Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Bupati dan Wabup Madina Zoom Meeting Dengan Presiden RI di Sela Panen Raya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti zoom meeting panen raya padi pada Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah Rawa).

Zoom meeting berlangsung secara serentak oleh 14 provinsi bersama Presiden RI H. Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025).

Untuk Kabupaten Madina sendiri, panen raya padi Oplah Rawa ini dilakukan di lahan pertanian masyarakat wilayah Huraba, Kecamatan Siabu.

Hadir mendampingi bupati dan wabup, Dandim 0212/TS Letkol Delli Yudha, pejabat teras Pemkab Madina seperti Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar, Forkopimcam Siabu, perwakilan Bulog, Pupuk Indonesia, kelompok tani, 11 tim Brigade Pangan, dan petani lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pertanian Madina Siar Nasution melaporkan bahwasanya Madina tahun 2024 mendapat kuota dari pemerintah pusat seluas 2.300 hektare untuk program Oplah Rawa.

“Dapat saya laporkan pak bupati, ibu wabup, Alhamdulillah Madina kebagian kuota dalam Oplah Rawa ini. Untuk Kecamatan Siabu ada 900 hektare, dan sisanya di wilayah Panyabungan Utara dan Pantai Barat ada sekitar 1.200 hektare,” kata Siar.

Kadis Pertanian menjelaskan, pasca adanya Oplah Rawa ini, Indeks Prestasi (IP) pertanian wilayah Madina meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Sebelumnya kita di Madina memiliki IP 2,0, dan setelah adanya Oplah Rawa menjadi 2,5. Kita berkomitmen akan meningkatkan ini,” ucap dia.

Dandim 0212/TS Letkol Delli Yudha dalam pidatonya mengakui bahwa kehadiran TNI dalam pertanian adalah sebagai pendamping. Delli meminta kepada petani agar tidak khawatir atas kehadiran mereka.

“Kami dari TNI, terus mendampingi, masyarakat tidak perlu khawatir, kami membantu sehingga program dari komandan, terutama dari Presiden bisa berjalan optimal di wilayah ini,” ungkap Dandim.

Komandan Kodim ini mengajak para petani untuk saling bergandengan tangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madina melalui padi ini.

“Pada intinya progam ini bisa berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Terima kasih atas kepercayaan kepada kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Madina Saipullah Nasution menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan Madina dalam panen raya serentak bersama Presiden RI. Bupati mengaku hanya 176 kabupaten/kota di Indonesia yang ikut dalam panen raya tersebut.

Bupati menerangkan, IP yang dicapai saat ini sudah mendekati ambang batas IP yakni 3.0, atau sama dengan 3 kali panen dalam setahun.

“Tentu ini bisa kita pelajari kembali, yang jelas bahwa kita bersyukur Madina ini bisa berkontribusi mencukupi kebutuhan beras di Madina ini. Tetapi Harapan kita, Madina bisa mengekspor beras ke tetangga lain yang tidak cukup akan produktifitas berasnya,” ujarnya.

Di sisi lain, bupati juga mengharapkan agar dalam setiap panen bisa menghasilkan 6 ton per hektare agar bisa menjadi sesuatu yang membanggakan untuk Madina. Pemkab Madina, kata bupati, akan terus melakukan peningkatan produktivitas padi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi.

“Saya dan Wabup Atika ingin betul-betul agar optimalisasinya berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan,” tegas bupati.

Bupati Madina tidak ingin lahan yang produktif dijadikan sebagai areal komplek perumahan atau pemukiman masyarakat. Hal itu apabila terjadi akan mempengaruhi hasil panen di wilayah Madina.

“Tentu ini juga menjadi perhatian kami, lahan pertanian yang bagus diupayakan dipertahankan, jangan sampai penambahan rumah ini ke sawah yang produktifitas, sehingga lahan kita cukup untuk pertanian,” jelasnya.

“Mari kita dukung program presiden ini, mudahan-mudahan dengan adanya kekuatan kita di Madina, masalah ketahanan pangan, kita kuat,” tutup bupati. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lengser, Kepala Daerah Dilarang Mutasi

    Jelang Lengser, Kepala Daerah Dilarang Mutasi

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Banyaknya praktik kecurangan yang dilakukan kepala daerah sebelum mengakhiri masa jabatan membuat Kemendagri menyusun aturan baru. Yakni, enam bulan sebelum masa jabatan berakhir kepala daerah dilarang mengeluarkan kebijakan strategis. “Sebelum mundur, mereka (kepala daerah) biasanya mengeluarkan kebijakan strategis yang menguntungkan diri sendiri dan kelompoknya,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenek. Pria yang […]

  • Kawasan Mandailing Julu Butuh Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    Kawasan Mandailing Julu Butuh Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pada reses ke III DPRD Mandailing Natal (Madina) di wilayah Mandailing Julu menemukan beberapa desa membutuhkan perbaikan infrastruktur jalan dan pengadaan air bersih. Anggota DPRD dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan II Madina, Ir.Zubeir Lubis, Kamis (19/9/2013) mengatakan usulan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur jalan penghubung antara Desa Rao-rao menuju Desa Panjaringan, sekitar […]

  • Dinar-Dirham Mata Uang dengan Ragam Keunggulan

    Dinar-Dirham Mata Uang dengan Ragam Keunggulan

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Beberapa minggu terakhir publik dihebohkan dengan beredarnya isu penangkapan salah satu pegiat pasar muamalah. Menurut pemberitaan, penangkapan itu disebabkan dalam transaksinya di pasar tersebut tidak digunakan mata uang rupiah, melainkan jenis logam mulia berupa Dinar (emas) dan Dirham (perak). Bareskrim Polri menahan pegiat gerakan Dinar-Dirham tersebut pada Selasa (2/2/2021) malam. Tersangka dijerat berdasarkan dua […]

  • Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Kasus kekeringan ribuan hektar tanaman padi di 6 desa Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) ternyata sudah berlangsung lama. Petani selama ini hanya pasrah berapapun pendapatan dari sawah harus diterima. Banyak petani berupaya tidak tergantung pada irigasi yang dibangun pemerintah di era tahun 90-an itu, melainkan berupaya mencari aliran tradisional […]

  • DCS Dapil 1 Golkar Madina

    DCS Dapil 1 Golkar Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Golangan Karya ( GOLKAR ) Dapil 1 Madina

  • Biaya BPJS Kades dan Perangkat Desa Tahun 2024 di Madina Hampir Tembus diangka 3 Miliar

    Biaya BPJS Kades dan Perangkat Desa Tahun 2024 di Madina Hampir Tembus diangka 3 Miliar

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Madina anggarkan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Senilai Rp. 2.899.418.544 Miliyar untuk Belanja pembayaran pelayanan BPJS kesehatan Kades dan 5 Perangkat Desa di seluruh Kabupaten Mandailing Natal. Kadis PMD Madina Irsal Pariadi melalui Kabid Pemerintahan dan Desa Anjur Berutu yang dikonfirmasi […]

expand_less