Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

Panyabungan ( Mandailing Online ): Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution melalui kuasa hukumnya, Achmad Sandry membantah pernyataan Miswaruddin Daulay dalam konferensi pers, Senin lewat (24/11/2025) terkait hutang pada masa kampanye pilkada 2024 lalu.

Dikutip dari laman StartNews, Achmad Sandry Kuasa hukum Saipullah Nasution menuding tim gordang sambilan yang diketuai Miswaruddin Daulay telah melanggar asas praduga tidak bersalah ( presumtion of innocence ) sebab Miswaruddin Daulay dkk mengampaikan somasi secara terbuka kepada publik melalui konprensi pers.

” Sebagai respon, kuasa hukum Saipullah Nasution balik melayangkan somasi atau peringatan pada Miswaruddin dkk,” kata Ahmad Sandry dalam pernyataan tertulis yang di terima redaksi StartNews pada Rabu 26/11/2025.

Ahmad Sandry yang mendapat surat kuasa dari Saipullah Nasution pada 23 november 2025, menuntut Miswaruddin Daulay dkk untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada masyarakat Mandailing Natal melalui media yang membuat berita somasi sebelumnya.

“Perminta maafan ini harus dipenuhi paling lama dalam waktu 1×24 jam sejak peringatan ini kami sampaikan dan terima,” tegasnya.

Menurut dia, somasi atau surat peringatan adalah mekanisme hukum yang ditujukan kepada pihak yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum, sebelum ditempuh upaya hukum pidana maupun perdata.

“Bahwa somasi atau peringatan tersebut bukan untuk disampaikan secara terbuka kepada publik melalui media, oleh karena belum tentu kebenarannya,” katanya.

Dia mengatakan kliennya, H. Saipullah Nasution, telah memberikan jawaban atau tanggapan secara tertulis terhadap somasi yang disampaikan oleh Miswaruddin Daulay dkk melalui kuasa hukum yang ditunjuk.

Documentasi tim Gordang Sambilan saat mendampingi Paslon Saipullah Nasution -Atika Azmi Utammi saat debat kandidat Pilkada Madina 2024 ( doc Tim Gordang Sambilan )

Sebelumnya, Tim Gordang Sambilan yang merupakan tim sayap pemenangan pasangan Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024 melayangkan somasi kepada Saipullah Nasution yang saat ini menjabat bupati Madina.

Tanggapan Miswar Daulay

Adanya pemberitaan di media online yang menyebutkan Ketua Gordang Sambilan Centre (GSC) harus meminta maaf kepada H Saipullah Nasution yang saat ini menjabat sebagai Bupati Madina merupakan sikap yang sangat keliru dan salah alamat.

Hal itu ditegaskan Ketua Gordang Sambilan Centre, Miswaruddin Daulay, S. Pd dalam pers relisnya menanggapi pemberitaan yang meminta dirinya harus meminta maaf, Rabu (26/11/2025).

“Seharusnya Bupati Madina yang meminta maaf. Sebab, Gordang Sambilan Centre sudah berjuang banyak untuk memenangkannya dalam Pilkada Madina 2024 lalu,”ujarnya.

“Seharusnya Bupati Madina yang harus meminta maaf kepada Gordang Sambilan centre dan Relawan lainnya. Karena Gordang Sambilan Centre sudah berjuang habis-habisan dengan mengorbankan materil dan moril untuk memenangkan Bupati Madina saat itu,”sambungnya.

Lalu Miswar pun menyebutkan dengan sikap yang ditunjukkan Bupati Madina hari ini telah membuat pendukung merasa kecewa, karena Pendukung yang setia malahan dituduh dan difitnah.

Partai partai pengusung pun kami dengar sudah banyak yang dikecewakan, dibohongi dan dijanji-janjikan. Sedangkan pendukung saja dikecewakan apalagi masyarakat biasa. Hal ini bisa dijadikan bahan renungan bagi masyarakat Madina.

“Kabupaten kita sudah kehilangan sosok pemimpin yang menjadi suri tauladan yang baik dan mengayomi masyarakatnya,”ujarnya kesal.

Ketua Gordang Sambilan centre sangat menyayangkan rilis berita tersebut, karena dari rilis berita tersebut menunjukkan sikap arogansi dari seorang Bupati yang tidak mau dikritik.

“Jika tidak mau dikritik lebih baik mundur saja. Dalam hal ini kami juga menyayangkan somasi yang dilayangkan Bupati Madina. Didalam somasi itu yang menurut kami membungkam awak media untuk memberitakan kritikan terhadap Bupati,”tandasnya.

Bersama dengan itu tambahnya, dengan situasi Madina hari ini yang dilanda musibah banjir, tanah longsor dan hal ini hampir menyeluruh di Sumatera utara seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga dan daerah lainnya .

Gordang Sambilan Centre masih berfokus untuk membantu Masyarakat yang terkena dampak dari musibah tersebut.

“Gordang Sambilan Centre mengajak seluruh Masyarakat Madina agar berdoa kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari Mara Bahaya, dan tentunya berdoa agar Hujan ini menjadi berkah bagi Masyarakat Madina,” tutup Ketua Gordang Sambilan Centre, Miswaruddin Daulay, ( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah: Integritas dan Profesionalitas Kunci Utama Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    Saipullah: Integritas dan Profesionalitas Kunci Utama Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) dohot anakboruna, H. Saipullah Nasution, SH, MM menjadi pemateri pada kegiatan kuliah tamu di Akademi Kebidanan (Akbid) Armina Centre Panyabungan, Madina, Sabtu (19/10/2024). Saipullah yang juga sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 itu terlihat mahir memberikan materi kuliah. Dia […]

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (2)

    Mengenal Bahasa Mandailing (2)

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam)     BAHASA DAUN Prof. C.A. Van Ophuysen, ahli bahasa Melayu dan bahasa Mandailing menulis sejumlah artikel tentang bahasa Mandailing. Salah satu diantaranya ialah tulisan berjudul  De Poezie in het Bataksche Volksleven, 1886. Tulisan ini membahas bahasa daun dan 80 ende dan ungkapan tradisional Mandailing. Van Ophuysen pernah menjadi […]

  • PLN Gratiskan Penambahan Daya

    PLN Gratiskan Penambahan Daya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    jakarta : PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia menyediakan layanan tambah listrik (tambah daya) gratis bagi pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA. Siaran pers PLN, Minggu (6/3) menyebutkan setiap pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA yang naik daya atau tambah listriknya ke 1300 VA […]

  • 28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAMBAS – Polres Sambas menyita sebanyak 28 pucuk senjata rakitan dari tangan masyarakat yang merupakan sisa dari kerusuhan etnis di Sambas beberapa tahun lalu. “Sebanyak 28 pucuk senjata api ini, merupakan hasil kesadaran masyarakat untuk memberikannya kepada pihak kepolisian untuk dimusnahkan,” ujar Kapolres Sambas, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjataitan, Kamis (28/04/2011). Menurutnya 28 pucuk senjata […]

  • "Balita Diculik di Teras Rumah"

    "Balita Diculik di Teras Rumah"

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

expand_less