Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

DPRD Madina Apresiasi Upaya Atasi Kebutuhan Air Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
  • print Cetak

air bersih 051212Kalangan DPRD Mandailing Natal (Madina) menyepakati perlunya keseriusan dalam upaya mengatasi kebutuhan air bersih secara jangka panjang di Panyabungan dan kawasan lain di Madina. Pembangunan air bersih dan potensi-potensi sumber air merupakan hal yang urgen.

Sikap DPRD Madina itu terkait adanya upaya Pemerintah Deerah Madina dengan pihak Pemprovsu dalam program penanggulangan air bersih di Madina guna untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Madina.

Anggota DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti, beberapa waktu lalu mengatakan sangat mengapresiasi Pemkab Madina dan juga Satker APBN Dinas Tarukim terkait rencana program pembangunan air bersih.

Pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara pada Oktober lalu terungkap bahwa pihak Dinas Tarukim berkomitmen meningkatkan anggaran dana dalam program air bersih di Madina pada tahun 2013.

Ali Mutiara pada intinya mengatakan, DPRD selaku pengemban amanah rakyat siap berjuang untuk mensukseskan program tersebut. Dan anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan yang diproyeksikan sebgai salah satu sumber air bersih diprediksi mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan.

Di tahap awal, sumber air bersih yang akan dikelola adalah Aek Nalan yang terletank di Panyabungan Selatan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution sudah membawa Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut meninjau langsung anak sungai Aek Nalan untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan air bersih di Madina.

“Pada rapat koordinasi Pemkab Madina dan Satker APBN itu, Pemkab Madina diharuskan mempersiapkan Desain Air Minum, Rencana Induk Sistim Penyediaan Air Minum, anggaran pendamping dan menyanggupi pembebasan tanah,” tegas Dahlan Hasan di sela peninjauan lapangan.

Dahlan Hasan menyatakan peninjauan lokasi itu dimkasudkan agar Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut dapat lebih jitu mendukung program pembangunan air bersih di Madina, baik dari sisi dukungan dana maupun dukungan lainnya.

Dengan begitu, tahun depan diharapkan program pembangunan air bersih yang bersumber daeri Aek Nalan ini sudah mulai jalan sehingga kebutuhan air minum bagi masyarakat semakin cepat tercapai. Sebab, selama ini kemampuan Pemkab Madina masih sekitar 5 persen menyediakan infrastruktur air bersih di daerah itu.

Selama ini sumber air yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Madina masih berasal dari anak sungai Siharimo-Rantopuran, Gunung Tua, Panyabungan.

Anak sungai Siharimo ini, selain tak akan cukup untuk jangka panjang terkait akan semakin bertambahnya jumlah penduduk kota Panyabungan, tingkat kebersihannya juga akan menurun karena adanya aktivitas perkebunan warga desa di hulu.

Dahlan Hasan mengungkapkan, rencana induk air minum yang direncanakan mulai digarap pada tahun 2013 diharapkan akan semakin tersahuti kebutuhan air minum bersih untuk konsumsi masyarakat Madina.


Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

Dari total 23 kecamatan di Madina, baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen.

Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Oktober lalu.

Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution itu membahas issu program air bersih, persampahan dan infrastruktur.

“Sesuai dengan target Provinsi Sumut bahwa masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya harus mencapai sekitar 71 persen, sementara untuk Madina masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya baru mencapai 5 persen,” kata Suherman, pejabat Dinas Tarukim Sumut.

Suherman berharap tercapainya peningkatan kerjasama antara Pemprovsu dengan Pemkab Madina, sebab pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina dalam bidang air bersih, begitu juga dengan program lainnya.

Secara spesifik Suherman mengungkapkan di tahun 2013 Dinas Tarukim Sumut akan membuatkan rencana induk air minum di Madina, sehingga dengan begitu masyarakat Madina dapat terlayani air minumnya.

Sementara Sarker APBN, Sahta Bangun dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Madina tersebut untuk mensosialisasikan rencana sejumlah program di Madina.

“Memang kami akui bahwa pada tahun yang lalu dana untuk Mandailing Natal ini sangat minim, namun ini semua akibat dari kurang siapnya Kabupaten Madina ini untuk menerima apa yang sudah kami rencanakan tersebut, sehingga dengan terpaksa dana tersebut kami alihkan ke kabupaten lain,” terangnya.

Secara tegas Sahta Bangun mengatakan bahwa jika Kabupaten Madina siap untuk menampung apa yang sudah direncanakan pihaknya, maka pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina.

“Untuk sama-sama kita ketahui bahwa di Tarukim tersebut juga ada program penanggulangan bencana untuk perkotaan dan juga ada pengolahan persampahan untuk perkotaan,” jelas Sahata. (dab/mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    Masyarakat Adat Lima Desa Ancam Duduki Kantor Bupati Palas

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas  – Terkait proses penyelesaian konflik tanah adat antara masyawakat lima desa di Kecamatan Sosa dan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dengan PT Victorindo Alam Lestari (PT VAL) yang tidak kunjung mendapat penyelesaian oleh Pemkab Palas, perwakilan masyarakat ancam akan duduki Kantor Pemkab Palas. Kordinator Umum masyarakat adat lima desa Syawaluddin didampingi […]

  • Digugat, Gambar Mengerikan di Bungkus Rokok

    Digugat, Gambar Mengerikan di Bungkus Rokok

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menurut para penggugat, gambar gigi busuk, jenazah, bisa membuat konsumen rokok depresi. Lima perusahaaan rokok menuntut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) karena tidak setuju dengan undang-undang baru yang mengharuskan mereka memasang gambar peringatan kesehatan di bungkus rokok. Menurut mereka, hal tersebut melanggar kebebasan berekspresi sebagai warga negara dan bisa membuat mereka kehilangan […]

  • Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma. Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap […]

  • Masyarakat Minta Kafe di Jalan STAIM Ditertibkan

    Masyarakat Minta Kafe di Jalan STAIM Ditertibkan

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan kafe di sekitar Jalan Sekolah Tinggi Agama Islam Madina (STAIM), membuat resah masyarakat Desa Hutabaringin, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Masyarakat berharap Satpol PP segera melakukan penertiban terhadap kafe tersebut. Apalagi di kawasan itu juga sering terjadi keributan. Demikian disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Madina Arminsyah Batubara setelah mendapat surat tembusan laporan […]

  • RPJM Madina Tahap Konsultasi Publik

    RPJM Madina Tahap Konsultasi Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Mandailing Natal saat ini berada di tahap konsultasi publik. Kegiatan konsultasi berlangsung di aula hotel Madina Sejahtera, Kamis (23/9/2021) dibuka Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution. Dalam pidatonya, Atika menekankan bahwa kebijakan publik yang dilahirkan pemerintah daerah harus berdasarkan data yang relevan. […]

  • Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ny. Patianur dan suami (saat suami masih hidup) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ny. Patianur (61 thn) warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sumut, akhirnya merasa lega setelah Gugatan Kewarisan yang diajukan terhadap dirinya berhasil di menangkan oleh Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madina Yustisia, di Pengadilan Agama Panyabungan. Gugatan harta warisan tersebut […]

expand_less