Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
  • print Cetak

Catatan : Dahlan Batubara

Desa Pastap Julu berada di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Desa ini berposisi paling ujung jalur Pastap, sekitar 6 Km dari simpang jalan raya Lintas Sumatera.

Lebar badan jalan jalur Pastap rata rata sekitar 2,5 meter.

Waktu tempuhnya lumayan lama karena separoh jalan merupakan bebatuan bekas aspal lapen yang hancur. Separohnya lagi aspal yang masih bagus.

Jika kita berkendara menuju desa itu, maka di bagian kanan sepanjang jalan kita akan menikmati alam hutan dan semi hutan yang ditanami pohon pohon karet.

Di bagian kiri pemandangan liukan liukan Sungai Aek Mais disertai suara arus sungai yang eksotik.

Sungai ini pula yang menjadi satu dari sekian banyak potensi Eko Wisata yang digagas, diperjuangkan dan dipromosikan sang Kepala Desa.

Dan, kondisi badan jalan yang sempit dan hancur menjadi faktor kendala penting bagi Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis dalam membangun desa itu.

Padahal, potensi desa ini sangat bagus untuk dikembangkan bagi kemakmuran warganya. Mulai dari potensi eko wisata hingga agrobisnis.

Selain potensi alam itu, potensi penduduknya yang ramah menjadi daya dukung.

Juga tak kalah pentingnya adalah sang kepala desa yang sangat visioner yang sedang berjuang mengembangkan potensi desa dan mengubah mindset penduduknya untuk lebih visioner dan parsitipatif bagi kemajuan bersama.

Mandailing Online berkesempatan mengunjungi Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) tanggal 23 April 2020.

Mandailing Online tak sendirian memantau desa itu. Ada tokoh ekonom Madina, Arsidin Batubara yang kini menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina; ada Sobir Lubis tokoh enterpreneur dan mantan Ketua Kadin Madina yang kini menjabat Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Madina, ada pengusaha agrobisnis Madina Azwar Pulungan yang kini sukses menyuplai pepaya Calina dari Runding ke plaza plaza di Medan.

Alam Desa Pastap Julu yang ekosotis, masih alami, liukan sungai yang jernih membuat desa ini menjadi menarik.

Bahkan sang kepala desa telah berhasil membawa turis mancanegara dan wisatawan lokal menikmati River Tubing di sepanjang Sungai Aek Mais yang melintasi hutan dan desa ini.

Dan kepala desa faham betul sosio kultural warga desa yang religius, sehingga kepala desa memoles potensi eko wisata itu menjadi wisata syariah agar sesuai dengan norma norma dan kearifan lokal desa. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Bingung Mambagi Kartu BLSM

    Kepala Desa Bingung Mambagi Kartu BLSM

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kepala desa di Mandailing Natal (Madina) kebingungan tentang data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) konpensasi kenaikan harga BBM. Pasalnya, data warga penerima BLSM banyak yang tidak tepat sasaran. Banyak rumah tangga kategori dibawah garis kemiskinan tidak terdata, di sisi lain banyak rumah tangga mampu justru masuk dalam daftar penerima […]

  • 3 Bocah Hanyut di Sungai Batang Gadis, 1 Ditemukan Meninggal, 1 Selamat dan 1 Menghilang

    3 Bocah Hanyut di Sungai Batang Gadis, 1 Ditemukan Meninggal, 1 Selamat dan 1 Menghilang

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN- ( Mandailing Online)  – 3 orang bocah perempuan pelajar kelas 4 dan 6 SD bernama Wardah dan Naslah serta Wardiah warga Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) siang tadi 10.30 wib hanyut terbawa arus Sungai Batang Gadis saat sedang bermain di sungai. 1 diantaranya ditemukan meninggal dunia, 1 selamat dan satu lagi […]

  • Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Mandailing sangat diminati wisatawan keturunan Mandailing Malaysia. Hal itu diungkapkan pemandu perjalanan travel, Dahlan Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11/2016) di Panyabungan. “Yang paling diminati itu adalah lokasi peninggalan sejarah seperti Bagas Godang, makam raja-raja. Peringkat kedua adalah perkampungan asli Mandailing dimana mayoritas rumah-rumah penduduknya belum […]

  • Ijeck Maju Pilgub, Ketua AMPG Madina: Keputusan Tepat

    Ijeck Maju Pilgub, Ketua AMPG Madina: Keputusan Tepat

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keputusan Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada 2024 dipandang sebagai keputusan yang tepat. Pandangan itu disampaikan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sobir Lubis. “Kesiapan Pak Ijeck (sapaan akrab Musa Rajekshah-red) untuk maju Pilgub adalah keputusan tepat,” katanya […]

  • Tak Berkategori

    Waspadai Panglima Talam, Pasca Penangkapan Bupati

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – pasca penangkapan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh KPK, dimungkinkan akan muncul penglima talam di Pemkab Madina. Panglima talam ini dikhwatirkan akan bermain mengendalikan pemerintahan wakil bupati yang akan berdampak pada munculnya perpecahan dan pengkotak-kotakan di kekuatan serta politik adu domba di Madina. Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH,MH, Kamis […]

  • Susul Gempa, Gunung Lubuk Raya Keluarkan Asap Hitam

    Susul Gempa, Gunung Lubuk Raya Keluarkan Asap Hitam

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPSEL(Mandailing Online) – Gunung Lubuk Raya mengeluarkan asap hitam beberapa menit setelah gempa berkekuatan 5,5 skala richter, Jum’at pagi (14/72017). Sejumlah warga terkejut menyaksikan asap mengepul dari gunung yang berada di Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan itu. “Asap berwarna hitam campur pekat tiba-tiba muncul pasca gempa,” kata Ilyas, tokoh masyarakat Desa Sitaratoit, Angkola […]

expand_less