Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
  • print Cetak

Massa Gemasu saat diterima pihak Kejatisu dalam unjukrasa mendesak Kejatisu mengusut dugaan korupsi Taman Raa Batu dan Tapian Sirisri di Madina, Selasa (6/3/2018) (foto : Medan Bisnis / muchlis)

 

MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (Gemasu) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera  Utara (Kejatisu), Selasa (6/3).

Massa menyatakan mendukung penuh terhadap langkah Kejatisu dalam penyelidikan dugaan korupsi pembangunan objek wisata  Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diduga melibatkan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution

Kordinator aksi Abdurrahman Simanjuntak dalam orasinya menyebutkan, “Kami dukung Kejatisu mengusut kasus korupsi ini, segera lakukan penetapan tersangka. Apabila tidak bisa, maka kasus ini akan kami laporkan ke KPK,” ucap Abdurrahman.

Dikatakan Abdurrahman, kasus dugaan korupsi tersebut sarat masalah sehingga mestinya  menjadi prioritas kejaksaan.

“Kasus ini harus ditindak serius, jangan biarkan berlarut-larut sehingga nantinya tidak ada kejelasan. Kami minta, Kejatisu jangan bermain mata dalam kasus ini,” ujarnya.

Usai berorasi,  massa diterima  Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu Sumanggar Siagian.  Di hadapan massa Sumanggar mengatakan, kasus dugaan korupsi tersebut masih terus didalami Kejatisu.

“Kasus ini tidak kita diamkan, kami justru sedang mendalaminya lagi,” katanya.

“Terakhir kami telah mengirim pihak penyidik ke lokasi proyek Tapian Siri-siri dan Taman Batu Raja untuk melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. Tak ada yang kita diamkan, siapapun yang terlibat pasti kita proses”, ungkap Sumanggar

Sumanggar mengatakan, sejauh ini penyelidikan  kasus tersebut masih terus berjalan, namun pihaknya belum mendapatkan rincian adanya kerugian negara.

“Kita belum tahu berapa besar kerugian negara, nanti semua akan terungkap, saat ini kita masih mendalami kasus ini. Kita sangat serius dalam mendalami setiap kasus, khususnya dalam masalah kerugian negara, tak terkecuali kasus ini”, jelasnya.

Sumber : Waspada.co.id / Medan Bisnis Dayli / Sentral Berita

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Kota Padangsidimpuan meminta KPU segera mengubah Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang dibagikan kepada anggota dewan. KPU juga diminta untuk meminimalisir anggaran dari setiap pos yang telah disusun. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Khoiruddin Nasution, sesuai hasil perhitungan DPRD Psp, untuk putaran I dana sebesar Rp5 miliar dianggap cukup. Dan, untuk putaran II sebesar […]

  • Kejari Madina Akui Terima Penanganan Smart Village Dari Kejati Sumut

    Kejari Madina Akui Terima Penanganan Smart Village Dari Kejati Sumut

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )Terkait penanganan kasus dugaan korupsi desa digital smart village tahun 2023, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) mengakui telah menerima perlimpahan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Hal itu dijelaskan Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal, SH, MH melalui Kasi Intelijen, Jupri W Banjarnahor, SH, MH kepada wartawan, Rabu (07/05/2025). Jupri […]

  • Amrun Daulay Diadili Usai Lebaran

    Amrun Daulay Diadili Usai Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay dalam kasus dugaan korupsi di Departemen Sosial. Pemanggilan Amrun untuk menandatangani berkas pelimpahan kasus dari penyidikan ke penuntutan. Seperti dilansir detik.com, Amrun tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (25/8/2011) sekitar pukul 09.00 WIB. Kurang […]

  • MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    MUI Madina Kecam Pembuang Janin Bayi di Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengecam keras tindakan pelaku yang membuang janin bayi berusia sekitar bulan di Jalan Lintas Barat, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (24/05/2011) kemarin. Tindakan membuang janin bayi adalah dosa besar! Hal itu disampaikan Ketua MUI Madina H Mahmudin Pasaribu saat dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (25/05/2011). […]

  • Mandailing di Kaki Perbukitan

    Mandailing di Kaki Perbukitan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        LEMBAH MANDAILING – Gumpalan awan mulai bergerak dari arah kawasan Putusan menuju lembah Mandailing. Tanah Mandailing berada di lembah sistem Bukit Barisan pulau Sumatera. Mozaik dan liukan-liukan perbukitan nan indah menjadikan tanah Mandailing sangat eksotis. Peliput: Holik Nasution / Editor: Dahlan Batubara

  • Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Aparat kepolisian diminta untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambang emas ilegal yang beroperasi di lahan bekas tambang M3 Simpang Durian dan Kelurahan Tapus  di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Berikut adalah daftar inisial nama yang diduga pemilik tambang emas ilegal sekaligus alat berat yang beroperasi di lokasi: AM, AD, […]

expand_less