Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Remaja Dihimbau Hindari Seks Pranikah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN : Psikolog Universitas Medan Area, Mustika Tarigan meminta remaja harus menghindari seks pranikah

sementara orang tua dituntut mewaspadai buah hati mereka agar tidak terjerumus untuk berhubungan intim.

“Perbuatan seperti itu tidak hanya menyangkut moral seorang remaja, tetapi juga merupakan tindakan tidak terpuji

yang harus dijauhi,” katanya di Medan, Selasa 30 November 2010, ketika diminta komentarnya mengenai 52 persen

remaja Medan melakukan hubungan seks sebelum nikah.

Sebelumnya, data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2010 menunjukkan, 51 persen remaja di

Jabodetabek telah melakukan hubungan seks pranikah.

“Artinya dari 100 remaja, 51 sudah tidak perawan,” ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarif usai memberikan sambutan pada

acara grand final Kontes Rap memperingati Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI Monas, Minggu (28/11).

Beberapa wilayah lain di Indonesia, seks pranikah juga dilakukan beberapa remaja. Misalnya saja di Surabaya

tercatat 54 persen, Bandung 47 persen, dan 52 persen di Medan.

Mustika mengatakan, sebagai remaja semestinya tidak perlu melakukan hubungan seks sebelum melaksanakan pernikahan,

karena ini bukan hanya tabu atau dilarang dalam ajaran agama, tetapi juga menyangkut harkat martabat remaja

tersebut.

“Jadi tidak sewajarnya seorang remaja harus berhubungan intim, karena ini tidak hanya akan merusak kepribadian

mereka, tetapi juga akan menjadi trauma bagi kehidupan dirinya,” katanya.

Menurut dia, hubungan seks hanya bisa dilakukan oleh pasangan suami-isteri yang sah dan telah melakukan pernikahan

sesuai yang diatur oleh undang-undang.

Sementara itu, pasangan remaja melakukan hubungan seks hanya karena dasar cinta atau sama-sama suka.

“Disinilah peranan orang tua untuk mengarahkan anak remajanya agar tidak berbuat sejauh itu, apalagi mereka belum

melakukan pernikahan,” ujar Mustika.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil survei BKKBN yang menyebutkan banyaknya remaja tidak perawan atau kehilangan

“kegadisannya” tidak perlu membuat kalangan orang tua jadi cemas atau merasa bigung.

“Mari dijadikan hasil survei itu sebagai instropeksi diri atau selalu mewaspadai agar anak jangan sampai berbuat

seperti itu.Ini harus dihindari,” kata Mutika.

Selain itu, katanya, data yang diperoleh BKKBN tersebut ada juga benarnya, dan bisa juga terjadi kekeliruan.Namun

hal ini dapat dijadikan sebagai peringatan bagi orang tua untuk tetap mengawasi anak remajanya.

“Tanggung jawab dari orang tua cukup besar dan sangat diperlukan untuk menyelamatkan remaja agar tidak melakukan

hubungan sek sebelum nikah,”katanya. (an)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Tapsel, Kejatisu tetap ‘fair’

    Kasus Tapsel, Kejatisu tetap ‘fair’

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    .MEDAN – Surat izin pemeriksaan terhadap Walikota Medan, Rahudman Harahap menuai asumsi negatif terhadap kinerja Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Hal ini karena surat yang dilayangkan Kejatisu kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) dikembalikan karena belum lengkap. Insiden ini mengindikasikan jika surat yang dikirim oleh Kejatisu terkesan asal jadi, sehingga prosedur dalam surat tersebut tidak terpenuhi. Selain […]

  • Pemkab Madina Akan Melakukan Swab Corona Mulai Senin

    Pemkab Madina Akan Melakukan Swab Corona Mulai Senin

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina berencana melakukan rangkaian swab test massal di daerah ini. Pelaksanaan swab direncanakan dimulai sejak Senin (19/10/2020). Pjs Bupati Madina, Ir.H.Dahler Lubis,MMA menjawab wartawan di Bagas Godang Madina, Jum’at (16/10) menyebutkan swab ini dijadwal akan berlangsung selama dua pekan atau 14 hari. Target jumlah hari itu […]

  • Status Lahan Masih Kendala Bandara Madina

    Status Lahan Masih Kendala Bandara Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Direncakan Beroperasi Tahun 2015 Panyabungan (MO) – Dirjen Perhubungan RI sudah memerintahkan Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk menuntaskan beberapa hal yang masih menjadi kendala, agar bandar udara di Kecamatan Bukit Malintang bisa beroperasi pada tahun 2015. Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara, Kamis (16/2) menyatakan, kendala yang sedang dituntaskan meliputi status lahan […]

  • Banjir Terus Melanda, 1 Anak Dilaporkan Hanyut

    Banjir Terus Melanda, 1 Anak Dilaporkan Hanyut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Satu orang hanyut terbawa arus sungai, Rabu (26/11) di Desa Sale Baru Kecamatan Muara Batanggadis, Mandailing Natal (Madina) dalam peristiwa banjir di desa itu. Demikian data yang diterima dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Madina, Kamis (27/11). Sejauh ini belum diketahui nama orang yang hanyut tersebut, tetapi […]

  • Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Aksara tulak-tulak sebagai jati diri orang Mandailing harus dilestarikan semua pihak. Sebab aksara tulak-tulak merupakan produk kebudayaan etnis Mandailing. “Dari 7 jenis aksara yang ada di Indonesia, salah satunya adalah aksara Mandailing yakni aksara tiulak-tulak. Sementara bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa dari 746 bahasa di Indonesia,” ujar budayawan Mandailing, Muhammad […]

  • Citayam Fashion Week, Potret Salah Urus Generasi

    Citayam Fashion Week, Potret Salah Urus Generasi

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen dan Pengamat Politik Kini sedang ramai bicara soal Citayam fashion week yang viral di media sosial. Pasalnya, remaja atau anak-anak muda dari daerah SCBD (Sudirman-Citayam-Bojonggede-Depok)  suka berkumpul-kumpul dan melakukan atraksi fashion di jalan Sudirman tersebut. Hingga akhirnya, aksi mereka menjadi viral bahkan dijadikan sebagai spot membuat konten-konten khususnya fashion. Kabarnya, […]

expand_less