Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

Warga Tabagsel Bisa Daftar Memperoleh Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • print Cetak

Sahren Hasibuan saat penyerahan bantuan tahap lima di Medan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Penduduk Tapanuli Bagian Selatan yang kehilangan tangan dan kaki, tahun ini kembali memiliki peluang memperoleh kaki palsu dan tangan palsu secara gratis.

Tim penggiat sosial di Mandailing Natal (Madina), Sumut membantu penduduk bekerjasama dengan satu yayasan di Jakarta sebagai donatur yang menyediakan kaki palsu dan tangan palsu.

Tim ini sudah melakukan perbantuan sebanyak lima kali sejak tahun 2021.

Tahun 2025 ini adalah gelombang bantuan kali keenam.

Tim penggiat sosial di Madina, Sahren Hasibuan didampingi Maradotang Pulungan dan Seri Aidah Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (30/2/2025) menyatakan syarat yang diperlukan bagi calon penerima bantuan adalah fotocopy KTP, fotocopy Kartu Keluarga dan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah.

Kemudian, foto calon penerima secara utuh yakni terlihat seluruh tubuh dari kaki hingga kepala. Serta nomor WhatsAap calon penerima.

Untuk mendaftar cukup menghubungi nomor WhatsAap 085359274447 atas nama Sahrem Hasibuan.

Sahren mengungkap untuk tahun ini atau gelombang keenam pihaknya sudah menerima tujuh orang pendaftar calon penerima bantuan asal Madina.

Maradotang Pulungan (kiri) mendampingi penerima saat memasangkan kaki palsu di Medan

“Untuk wilayah Padangsidimpuan, Palas, Paluta dan Tapsel (Tabagsel) bisa juga mendaftar, bahkan kawasan Sibolga dan Tapteng juga kita terima. Hanya saja sejauh ini kita masih mencari tim di wilayah-wilayah itu sebagai tim kerja yang bisa mengurus di sana,” ujar Sahren.

Jadwal untuk gelombang enam tahun ini adalah pengukuran di Medan pada bulan Pebruari 2025.

Sahren mengungkap bahwa tahap serahterima bantuan dimulai dari kegiatan pengukuran. Ukuran diperlukan agar kaki palsu atau tangan palsu yang akan disalurkan sesuai dengan tubuh calon penerima.

Biaya transfortasi dan makan sejauh ini belum pasti. Tim penggiat masih mencari donatur. Tetapi jika tim penggiat tak berhasil mengumpul dana maka biaya transfortasi dan makan ditanggung calon penerima.

Penginapan tak dibutuhkan karena tim penggiat berupaya kegiatan pengukuran selesai satu hari sehingga calon penerima bisa pulang hari itu juga.

Sahren menyatakan bahwa kegiatan pengukuran bisa berlangsung di Madina, tetapi harus ada setidaknya 100 orang calon penerima di kawasan ini agar tim pengukur bisa didatangkan ke Madina. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    Gaji PNS Bakal Naik Lagi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KemenPAN-RB Usul Naik 15 Persen JAKARTA, – Kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri bakal jadi salah satu topik pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apalagi kebijakan tersebut selalu ditelorkan tiap tahunnya untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara sekaligus menyesuaikan inflasi. Menurut Karo Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Muhammad […]

  • Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kejadian di RSUD Husni Thamrin di Kecamatan Natal yang belakangan viral gegara  pasien tak dapat pelayanan dari petugas medis saat hendak berobat. Hal tersebut menimbulkan spekulasi tentang diduga adanya indikasi terkait gaji yang tak dibayarkan ataupun hal lainnya yang membuat para petugas enggan bekerja secara disiplin. Dari data yang […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

  • Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Arbiuddin Harahap menjenguk M.Sultan, siswa SD 116 Percontohan, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat, (21/1/2022) Sultan jatuh sakit usai mengkonsumsi jajanan yang diduga kadaluarsa diberikan oleh pihak sekolah. Peristiwa yang dialami Sultan ini  mendapat perhatian serius dari  Arbiuddin karena Sultan masih berbaring lemah di […]

  • Masa Muda Rasululloh dan Tetes Keringat Buruh

    Masa Muda Rasululloh dan Tetes Keringat Buruh

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Ivan Aulia Hasan Hampir tidak ada riwayat dari sumber-sumber tradisional yang secara lengkap menggambarkan masa muda Nabi Muhammad. Kita memang mengetahui masa kecilnya sejak lahir hingga berusia kira-kira 8 tahun ketika ia mulai diasuh pamannya, Abu Talib bin Abdul Mutalib. Tapi periode setelah itu, di umur sekitar 12-20 tahun, gambaran yang kita […]

expand_less