Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Ketua TP-PKK Sumut Berbagai Makanan Bergizi dengan Penderita Stunting di Madina

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Sumatera Utara (Sumut) Ny. Nawal Lubis memberikan makanan bergizi kepada penderita stunting atau gagal tumbuh akibat kurang gizi di Bagas Godang, Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (15/6).

Pemberian makanan bergizi itu dihadiri Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahani, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, Kadis Kesehatan Sumut drg. Ismail Lubis, Kadis Kesehatan Madina dr. Syarifuddin Nasution, dan anggota TP PKK lainnya.

Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis berharap di setiap desa harus memiliki pendamping agar orangtua yang malas membawa anak ke posyandu terhindar dari gagal tumbuh akibat gizi yang buruk.

“Saya berharap anggota PKK desa ikut membantu petugas-petugas sehingga jika ada ibu-ibu misalnya yang malas ke posyandu atau yang lainnya mereka bisa tetap bergerak,” kata Nawal.

Dengan begitu, kata Nawal orangtua tetap bisa memeriksa kondisi anak ke posyandu setiap bulannya. Dengan begitu, stunting dapat berkurang dengan cepat.

“Disini ada kriteria baru yang dilakukan oleh pusat bahwa sanitasi itu termasuk menjadi salah satu indikator untuk stunting. Kita tahu bersama, kita tidak bisa berdiri, sanitasi di Madina itu sangat tidak baik,” lanjutnya.

Nawal mencontohkan kebiasaan masyarakat Madina yang sering membuang kotoran di sungai dan hal tersebut berpengaruh kepada kesehatan masyarakat.

“Kami telah berkoordinasi dengan Ketua PKK, semuanya untuk kita, jika sama-sama kita bisa melakukan sanitasi yang lebih baik lagi,” kata Nawal.

Selain itu, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan pada Februari 2022 telah membentuk tim percepatan penurunan stunting. Selain itu, telah dibentuk juga tim korektor untuk mengoreksi data.

“Pengambilan sampelnya itu semacam big point tidak menyeluruh di seluruh Madina. Kita bekerja dua arah yang pertama penurunan stunting, yang kedua untuk mengoreksi data, fokus utama kita adalah penurunan,” kata Atika.

Penurunan stunting, kata Atika terus dipelajari bagaimana perubahannya. “Hari ini kita di informasikan bahwa ada indikator baru, yaitu sanitasi, hari ini masyarakat merasakan kehadiran pemerintah terhadap pertumbuhan anak-anak kita,” lanjutnya.

Atika menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan disiplin dalam bersanitasi. Pemerintah Daerah Madina akan terus berupaya membangun sarana sanitasi yang layak untuk menurunkan angka stunting di Madina.

 

Peliput: Roy Adam/Rls

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    Lelang Mobil Dinas Bupati Madina Masih Dalam Proses

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan mobil dinas Toyota Land Cruiser warna hitam yang dipakai Bupati Mandailing Natal (Madina) yang lama Amru Daulay dipertanyakan keberadaannya apakah sudah dilelang atau tidak. Hasil konfirmasi beritasumut.com kepada Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan dan Aset Ardani di Panyabungan, Senin (27/09/2010), mobil dinas Bupati Madina Land Cruiser hitam belum dilelang. Dijelaskan, menurut peraturan daerah, […]

  • Pedagang Prediksi Harga Daging 170 Ribu Jelang Idul Fitri

    Pedagang Prediksi Harga Daging 170 Ribu Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pedagang memprediksi harga daging sapi menyentuh Rp170 ribu per kg menjelang Hari Raya Idul Fitri.  Prediksi itu berdasar pergerakan harga daging sapi saat ini yang merangkak naik dari Rp110 ribu per Kg. “Daging sapi ya normalnya Rp110 ribu per Kg. Tapi makin ke sini, pelan-pelan naik jadi Rp130 ribu per Kg. Kadang bisa […]

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

  • Biaya Melimpah Untuk Menikah

    Biaya Melimpah Untuk Menikah

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pernikahan merupakan salah satu tahap dalam hidup setiap manusia. Sebagai bentuk kasih-sayang antar laki-laki terhadap perempuan, ikatan pernikahan dilakukan berdasar ajaran setiap agama dan Negara. Dalam Undang-undang tentang Perkawinan disebutkan, suatu perkawinan dapat dinyatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan pasangan yang melakukan pernikahan. Suatu pernikahan wajib dicatat oleh Negara. Bagi warga […]

  • 18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Desas desus Camat Siabu Syukur Soripada di mosi 18 Desa karena tidak adanya hubungan baik beredar luas di kalangan masyarakat di Kecamatan Siabu. Surat mosi tidak percaya  pada Camat Siabu itu kabarnya sudah sampai ke Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution. Para Kepala Desa meminta Bupati mencopot jabatan Camat Syukur Soripada […]

  • Irasionalitas Perppu Ormas

    Irasionalitas Perppu Ormas

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. Refly Harun, SH.MH   Pembelahan politik atas kanan-kiri, yang kembali mencuat saat dan pasca-Pilkada DKI 2017, membuat masyarakat kehilangan rasionalitas, termasuk kelompok kelas menengah terdidik. Irasionalitas tersebut sangat tertangkap kala menyimak debat soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, […]

expand_less