Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Gender: Racun Kapitalisme!!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Sri Handayani, ST 
Guru tinggal di Padangsidempuan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa APBN sebagai instrumen keuangan negara juga mengenali pentingnya kesetaraan gender. Salah satu inisiatif baru pada tahun 2021 adalah mengenalkan sebuah dana alokasi khusus nonfisik yang didedikasikan untuk dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak.(16/12/2020 Kemenkeu)

Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk mendorong partisipasi perempuan dalam pasar tenaga kerja adalah dengan memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk memasuki lapangan usaha tertentu.

Di sisi lain, budaya patriarki yang masih melekat hingga saat ini memberikan sekat bagi perempuan untuk lebih bertanggungjawab di bidang domestik atau pekerjaan rumah tangga. Sementara peran publik diberikan kepada laki-laki. Pembebanan peran domestik mengakibatkan secara umum perempuan menjadi kurang produktif secara finansial.

Oleh karena itu, pemerintah sudah semestinya terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pasar tenaga kerja tanpa terkecuali. Dengan demikian, diharapkan capaian dimensi ekonomi akan meningkat dan akhirnya berdampak pada meningkatnya IPG di Indonesia.

(kumparan.com)

Kapitalisme adalah ideologi yang saat ini diemban oleh barat dan beberapa negeri muslim. Yang melahirkan ide memisahkan urusan kehidupan dengan agama dan tolak ukur kebahagiaan berdasarkan materi.

Racun isu keperempuanan memang tidak terasa mematikan. Program kesetaraan gender terus dan akan diadopsi Indonesia menjadi bukti bahwa penjajahan Barat terhadap perempuan masih berlangsung. Akibat propaganda yang luar biasa manis. Program-program yang ditawarkan mampu mengatasi diskriminasi, menumbuhkan kewirausahaan dan kepemimpinan perempuan terasa merdu. Mereka telah meminggirkan agama untuk mengatur masalah perempuan.

Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi mantra sakti yang dianggap menyelesaikan semua masalah perempuan. Tipuan kesetaraan gender sudah berulang kali digaung oleh kapitalis bahwa perempuan adalah penyelamat ekonomi keluarga dan pendidikan anak-anaknya. Ini merupakan jargon untuk menjerumuskan perempuan dalam kubangan ekonomi yang eksploitatif. Asas sekuleris yang dianut kapitalis tidak pernah ragu untuk menjadikan perempuan sebagai obyek komoditi, dieksploitasi dan dimanfaatkan untuk meraih keuntungan materialistik. Inilah nilai kemuliaan di mata kapitalis.

Kesetaraan gender yang disusun oleh kapitalis untuk mencapai yang pasti tadmir usrah al muslimin (penghancuran keluarga muslima). Ini adalah sasaran yang dibuat oleh para imperialis membuat keluarga-keluarga muslim tidak berdaya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu perempuan menjadi alat dan solusi praktis untuk menyelematkan kebutuhan keluarga. Dan akhirnya  muncul masalah  perceraian dan KDRT. Begitulah kapitalisme mendompleng kesetaraan gender.

Selama isu gender digaungkan dan diadopsi maka kondisi kian memburuk terhadap perempuan, anak dan keluarga. Masalah mendasar atas persoalan ini adalah penerapan sistem kapitalis-sekularis. Hanya satu kondisi yang mampu menuntaskan masalah yang solusitif dan fundamental adalah kembali kepada aturan  Allah swt yaitu islam secara kaffah yang diterapkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Islam kaffah mampu mewujudkan perlindungan dan penghormatan serta memuliakan atas peran perempuan. Wallahu’alam bishowwab.

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah: 208)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramli Lubis Berharap Polda Sumut Selesaikan Kasusnya

    Ramli Lubis Berharap Polda Sumut Selesaikan Kasusnya

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Mantan Wali Kota Medan, Ramli Lubismasih sempat menunggu hak yang dijanjikan pihak Maslin dan Ivan Batubara, terkait profit pengelolaan perkebunan kelapa sawit miliknya, seluas 10.500 hektar di Madina. Namun, karena tak kunjung tiba, Ramli membuat laporan ke Mabes Polri. “Nah, pada saat itu, Maslin datangi saya langsung. Ia dengan memelas dan bilang : […]

  • Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    Penunjukan Komisaris BUMN: Antara Keahlian dan Jasa Dukungan

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Jagad sosial media baru saja dihebohkan dengan pengangkatan komisaris BUMN terbaru. Sosok yang tidak pernah diketahui terjun ke dunia politik, bisnis, atau jabatan pemerintahan sekalipun. Tiba- tiba saja menerima jabatan sebagai komisaris BUMN. Posisi yang sangat bergengsi tentunya. Baik dari gelar jabatan hingga gaji yang akan diterima. […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sastra Klasik Seni sastra Mandailing ditularkan melalui tradisi yang khas, misalnya melalui medium berikut: [4] 1. Marturi.  Tradisi bercerita dalam konteks sosial Mandailing yang dilakukan secara verbal. Cerita ditularkan secara turun-temurun. Plot menggunakan alur maju dan banyak memuat ajaran tentang budi pekerti. 2. Ende Ungut-ungut dibedakan atas temanya. Ende merupakan ungkapan hati, ekspresi kesedihan karena […]

  • Dua Tersangka Lainnya Ditetapkan

    Dua Tersangka Lainnya Ditetapkan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online)  –  Pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan ada 4 oknum yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek pembangunan gedung dan aula sekretariat daerah Madina Tahun Anggaran 2012. Setelah menangkap SF dan ZN, ada dua tersangka lainnya yang ditetapkan, yakni mantan Kadis PU Madina KAD sebagai kuasa pengguna anggaran  ZA sebagai kontraktor. […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi III) Hari : Rabu, Pukul : 13.15 s/d 15.15 wib Tanggal : 10 desember 2014 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000081 Sofyan Yakub Siregar 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000082 ALI ABDANSYAH HASIBUAN 3 BKD MANDAILING NATAL Gedung […]

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

expand_less