Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja Raja Mandailing memutuskan bahwa tidak akan mencabut panabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin.

Itu dicuatkan Raja Raja Mandailing keturunan Sutan Diaru dalam konferensi pers bersama di Sopo Godang Huta Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (5/9/2018).

Melalui juru bicaranya, Sutan Mandailing menyatakan bahwa pemberian marga ini tidak mengacu pada kepentingan politik..

Terkait isu akan adanya petisi untuk pembatakan marga terhadap Ngabalin, raja raja Mandailing tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun, karena Raja Raja Panusunan dan Raja Pamusuk yang ada di Mandailing tidak perlu rekomendasi dari manapun, Raja Panusunan dan Raja Pamusuk itu adalah keturunan yang jelas.

“Untuk itu perlu kami tegaskan, kami tidak akan pernah mencabut penabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin karena ini adalah hak oleh pemangku adat yaitu Raja Raja Panusunan. Kami berharap saudara-saudara kami yang ada di perantauan lebih mengerti dan memahami,” ujarnya.

Mangaraja Kumala Oloan menambahkan pemberian marga adalah menjadi hak dari pemangku adat yakni Patik Patik ni Paradaton, sidang kerapatan adat yang diikuti Raja Raja Panusunan, Raja Torbing Balok,  Anak Ni Namora, Kahanggi dan Anak Boru. Perlu penjelasan dalam sidang adat tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun,” tuturnya.

Turut hadir di konfrensi pers itu meliputi Patuan Mandailing Huta Siantar; Tuan Magaraja Panyabungan Tonga; Sutan Parluhutan Panyabungan Julu; Baginda Magaraja Soaloon Pidoli Lombang; Sutan Batara Pidoli dari Pidoli Dolok; Mangaraja Kumala Oloan Gunung Tua; Mangaraja Gunung Pandapotan Huta Siantar; Patuan Dilaut Huta Siantar;, Mangaraja Gunung dari Gunung Tua; Sutan Palembang Panyabungan Julu; Mangaraja Perhimpunan Huta Puli; Mangaraja Suangkupon Huta Puli; Sutan Mangatas Tua Barbaran; Mangaraja Porkas Panyabungan dan Sutan Kumala Huta Siantar.

 

Melalui Proses Sidang Adat

Sutan Mandailing menyatakan, prosesi pemberian marga Nasution pada Ngabalin sudah melalui proses sidang adat  yang ada sebagaimana dalam tatanan adat, yaitu musyawarah adat.

Proses itu dijalankan dengan sidang yang begitu alot dan pertimbangan yang matang.

“Kita melihat unsur manfaatnya ke depan untuk percepatan pembangunan Madina, lalu kita putuskan untuk pemberian marga tersebut dan itupun kita tidak mencederai tatanan adat yang ada”, ungkapnya.

Dijelaskannya, adapun pengertian tentang pemberian marga di wilayah hukum adat yakni ada empat perkara :

Pertama,  marga yang turun temurun patrineal. Kedua, pemberian marga karena status perkawinan (mambuat boru di wilayah adat). Ketiga, pemberian marga karena kehormatan. Keempat, pemberian marga kepada yang dianggap jasa luar biasa serta diputuskan oleh pemangku adat.

“Dalam kerapatan adat yang dihadiri enam Raja Panusunan dan Mora, Kahanggi, Anak Boru,  Raja Torbing Balok dan Raja Pamusuk diputuskan pemberian marga pada Dr Ali Muktar Ngabalin adalah  jasa. Dalam jasa ada dua hal, salah satunya jasa dimana orang tersebut berjasa untuk Mandailing. Beliau berpotensi penuh akan percepatan pembangunan di Madina, dari segi itulah kita beri penghormatan”, ungkapnya.

Sumber : Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kepala dinas dan asisten di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dimutasi pada pelantikan yang dipimpin Sekda Yusuf Nasution, Jum’at (22/8/2014) di aula kantor Bupati Madina. Sembilan pejabat eselon II yang dilantik adalah H.Samad Lubis,SE.MM diangkat menjadi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab.Madina. Sedangkan kadis sebelumnya Murnady Pasaribu, AP diangkat […]

  • Ratusan Hektar Padi Usia Panen Terrendam Banjir

    Ratusan Hektar Padi Usia Panen Terrendam Banjir

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Curah hujan yang tinggi dalam satu minggu terakhir mengakibatkan ratusan hektar padi siap panen di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terendam oleh banjir. Sejumlah petani menyebutkan, Minggu (21/10) bahwa tanaman padi mereka sudah terrendam sejak Jum’at. Hamparan sawah terrendam air akibat meluapnya dua sungai di kawasan itu, yakni […]

  • 3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga pekerja asal Cina di PT Sorikmarapi Geothermal Power di Mandailing Natal, Sumut menderita influenza dan demam. Ketiganya diketahui menderita influenza dan demam ketika tim medis dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal melakukan tes kesehatan kepada 24 pekerja asal Tiongkok di PT SMGP, Selasa (28/1/2020) mengantisipasi sebaran virus corona. Kepala […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Cs diperiksa KPK di Kantor Kejati Sumut

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online)- Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Medan ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (14/5) malam. Mereka melakukan pemeriksaan di tiga ruangan yang ada di gedung itu. Sebelum ke kantor Kejati Sumut, anggota tim KPK meninggalkan rumah mewah milik Bupati […]

  • Dana Pembangunan RSU Panyabungan Belum Jelas

    Dana Pembangunan RSU Panyabungan Belum Jelas

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) telah meminta Pemprovsu penundaan dana pembangunan RSU Panyabungan, namun sejauh ini belum rasionalisasinya, baik pemangkasan maupun pengurangan dana BDB (Bantuan Daerah Bawahan) tahun 2013. Rencana pembangunan RSU Panyabungan diproyeksikan bersumber dari BDB sebesar Rp.32 milyar. Plt. Sekda Madina, Marwan Bakti Siregar didampngi Kabag Humasy, Arbiuddin Harahap kepada […]

  • Soal Beasiswa, Pemkab Madina Diskriminatif

    Soal Beasiswa, Pemkab Madina Diskriminatif

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Madina dinilai diskriminatif karena hanya memperuntukkan beasiswa kepada mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi negeri. Kebijakan itu meng-anaktiri-kan para mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi swasta. “Kebijakan ini tidak masuk akal karena mahasiswa negeri maupun swasta itu sama-sama dilahirkan di bumi Gordang Sambilan,” kata Ketua Ikatan Keluara Pelajar Mahasiswa […]

expand_less