Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika di kampung anda di kawasan Mandailing Natal (Madina) ada proyek yang tidak selesai dikerjakan pada Desember 2013 lalu, jangan terkejut. Itu karena kontraktornya tak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu.

Proyek-proyek yang tidak siap itu sudah diputuskontrak oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina.

“Diputus kontrak karena pihak kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaannya sesuai kontrak yang telah diberikan,” kata Kabid Program Dinas PU Madina, H. Samari Pulungan kepada wartawan, Kamis (9/1/2014) diruang kerjanya.

Dikatakan Samari, paket proyek fisik tahun anggaran 2013 sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ), Dana alokasi Umum ( DAU ) serta bersumber dari dana Bantuan daerah Bawahan ( BDB ).

Paket-paket proyek yang bersumber dari BDB meliputi, proyek peningkatan jalan Muara Parlampungan – Hadangkahan. Proyek ini hanya selesai 40,80 % sehingga dibayarkan hanya Rp. 76.396.320 dikerjakan oleh CV. Cendana.

Proyek peningkatan jalan (aspal lapen) Simpang Duhu Lombang – Duhu Dolok di Kecamatan Ulu Pungkut hanya selesai 78.56 % dibayarkan sekitar Rp. 62.348.880.

Proyek peningkatan jalan negara menuju Angin Barat Lama Kecamatan Tambangan hanya selesai 50.53% dibayar Rp. 397.111.790.

Proyek lanjutan peningkatan jalan simpang jalan negara menuju Angin Barat Baru Kecamatan Tambangan dikerjakan sekitar 94,10 % dibayarkan Rp. 1.883.424.894.

“Satu paket proyek yang sumber anggaran dari BDB yang kita final kuantiti yakni peningkatan jalan/lapen jalan simpang Pagur-Bandar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur yang dikerjakan oleh CV Natalindo, kemajuan fisik yang dikerjakan 82,33 % dibayarkan Rp. 558.400,000,” kata Samari.

Sementara yang bersumber dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK ) yang difinal kontrak diantaranya proyek peningkatan jalan Aek Godang – Huta Bargot volume kerja yang bisa diselesaikan sekitar 70.19 %.

Lalu proyek peningkatan jalan Simpang Gambir – Simpang Sordang yang bisa diselesaiakan hanya 37,70%.

Peningkatan jalan Sikara-Kara I menuju Sikara-kara II yang bisa diselesaikan hanya 50,07 %.

Proyek peningkatan jalan Muara Sipongi – Huta Julu yang bisa diselesaiakan 38,12 %.

Proyek peningkatan jalan Singengu – Batahan yang bisa dikerjakan 63,84 %. Proyek peningkatan jalan Rao-Rao Dolok yang bisa diselesaikan 56,34 %.

Dikatakan Samari, kontraktor yang telah menarik pembayaran dari sumber DAK sebesar Rp. 6.734.089.520,00 sehingga sisa anggaran DAK sebesar Rp. 4.677.349.480,00.

Untuk proyek fisik bersumber dana dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang final kontrak meliputi proyek peningkatan jalan Tangsi Atas – Kampung Sipirok (perbaikan lapen 300 meter ) masih kurang dari seratus persen.

Proyek peningkatan jalan Huta Raja – Huta Julu yang berhasil dikerjakan hanya 51,10 %.

Proyek pembangunan jembatan Aek Some Desa Rukun Jaya yang berhasil dikerjakan hanya 58,09 %.

Proyek pembangunan jembatan Desa Rukun Jaya – SMP 3 Natal masih kurang dari seratus persen.

Proyek pembangunan jembatan ruas jalan Desa Lubuk Samboa Kecamatan Batang Natal masih kurang seratus persen.

Proyek lanjutan peningkatan jalan Padang Silojongan – Lubuk Kancah sekitar 43,64 %.

Proyek peningkatan jalan Pasar Baru Batahan yang bisa dikerjakan sekitar 65,28 %.

Proyek pembangunan rambin Aek Batang Gadis Siluak Desa Tamiang Kotanopan yang bisa dikerjakan 78,26 %.

Di hari yang sama, Plt Sekda Madina, Marwan Bahkti Siregar kepada wartawan mengungkapkan sisa anggaran proyek fisik yang telah diputus kontrak tersebut akan menjadi sisa mati dan tidak lagi dipergunakan untuk APBD 2014 ini.

“Namun bisa dipakai untuk APBD apabila nanti didalam PAPBD ( perubahan ) anggaran 2014 bila disetujui oleh Pempropsu,” kata Marwan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ditetapkan zona merah Covid-19. Pemda Madina pun menerbitkan regulasi pencegahan dan penanggulangan sebaran virus corona, termasuk sanksi bagi warga yang tak bermasker di tempat umum. Salah satu sanksi yang diterapkan adalah hukuman push up 10 kali. Aturan itu ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun […]

  • FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina. Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih […]

  • Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pakar budaya Mandailing, Askolani Nasution menyatakan saat ini tak cukup 2 persen penduduk Mandailing Natal (Madina) yang menguasai aksara Tulak-Tulak. Hal itu diakibatkan aksara ini tak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Ini adalah sebuah kecemasan  dan memerlukan upaya dari semua pihak mengatasinya. Itu diungkap Askolani ketika menjadi narasumber di acara Konsolidasi Sosialisai […]

  • Otak Pembakar Hutan Masih Disidik

    Otak Pembakar Hutan Masih Disidik

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polri masih mendalami otak pelaku di balik kebakaran hutan di Riau yang mengakibatkan bencana asap. Saat ini, Polri telah menetapkan 24 tersangka dari 17 laporan (LP) yang masuk. “Polda Riau masih mencari pelaku yang menyuruh melakukan pembakaran. Pendalaman hasil pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat penyidikan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F […]

  • Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution serahkan bantuan pembangunan Masjid Al-Abshor di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Selasa (5/7). Atas bantuan ini, warga pun menyampaikan terima kasih. “Ini merupakan janji yang pernah Pak Sukhairi utarakan pada kami beberapa waktu yang lalu, untuk itu, saya beserta warga […]

  • Tak Ada Alasan Pemda Tunda THR dan Gaji ke-13

    Tak Ada Alasan Pemda Tunda THR dan Gaji ke-13

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2022. Maka tidak ada alasan lagi adanya penundaan.  Pemberian Tunjangan THR dan gaji ke-13 pegawai daerah dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang sumbernya antara lain berasal dari Dana Alokasi […]

expand_less