Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
  • print Cetak

H. Fahrizal Efendi Nasution,SH menyampaikan paparan di hadapan santri

Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh.

Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya.

Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja.

“Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan kalangan  pesantren mau berada di garda terdepan,” kata H. Fahrizal Efendi Nasution,SH, anggota DPRD Sumut.

Ia menyebutkan hal itu pada pembukaan Sosialisasi Perda  Provinsi Sumut Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Madina pada, Sabtu petang (10/7/2021).

Dihadapan para santri, Fahrizal yang didampingi Kepala “Aliyah” Roihanul Jannah Ustad Burmawi, mengatakan dalam kaitan menghapus stigma tersebut perlu dukungan semua pihak, terutama eksekutif dan legislatif.

“Malu kita sebenarnya, di satu sisi Madina kabupaten santri, di sisi lain, daerah ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil ganja. Sangat bertolak belakang,” katanya.

Politisi dari Partai Hanura tersebut, menyatakan semua pihak harus sepakat menggaungkan tak ada kompromi bagi narkoba atau NAPZA (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) di Madina.

Hal itu bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, lingkungan dan masyarakat.

Dan pesantren, lanjutnya, yang diharapkan sebagai benteng pertahanan penting peredaran narkoba di Madina. Bahkan mereka mampu menjadi penggerak melawan peredaran serta budaya tanaman ganja.

Menurut Fahrizal, BNN diharapkan mampu melahirkan program yang melibatkan OKP (organisasi kepemudaan), dan berbagai elemen masyarakat seperti ulama, tokoh masyarakat, dan lainnya yang punya pengaruh di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, Fahrizal juga menyatakan perlu ada upaya nyata bidang ekonomi agar warga yang tadinya menggantungkan ekonomi dari tanaman ganja, tidak lagi melakukan budidaya tanaman itu. Perlu ada solusi bagi penopang ekonomi rumah tangga mereka,” katanya.

H.Fahrizal Efendi Nasution,SH menyampaikan paparan di hadapan santri

Pesantren menjadi basis penting Sosialisasi Pencegahan Narkoba yang dilakukan DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution SH di Mandailing Natal.

Dia juga menggandeng sayap Nahdatul Ulama, sperti GP Ansor, IPNU,IPPNU dan Patayat NU. Selian itu juga melibatkan Alwasliyah.

Rangkaian sosialisasi yang berlangsung dalam sepekan terakhir terlaksana di Al-Mandili, Darul Ikhlas,

Ma’had Izzul Risalah (ketiganya di Panyabungan), Roihanul Jannah di Lembah Sorik Marapi. Selain pesantren, sosialisasi juga dilangsungkan di Dalan Lidang dihadiri pelajar, mahasiswa, ormas dan masyarakat luas. (tim)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Akan Tinjau Perbatasan RI-Malaysia

    Wapres Akan Tinjau Perbatasan RI-Malaysia

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebatik, Wakil Presiden Boediono, Selasa esok meninjau Pulau Sebatik, Kalimantan Timur, yang terletak di garis perbatasan Indonesia dan Malaysia. “Direncanakan Wapres akan berada di Sebatik selama dua jam untuk meninjau sejumlah lokasi yang memiliki perbatasan dengan Malaysia,” kata Kepala Biro Media Massa pada Deputi Administrasi Setwapres Is Budi Santoso di Pulau Sebatik, Senin. Kunjungan Wapres […]

  • Selesai Bimtek, Dana Desa di Madina Kembali “Disedot” Untuk Kegiatan Life Skill

    Selesai Bimtek, Dana Desa di Madina Kembali “Disedot” Untuk Kegiatan Life Skill

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Selesai Pelaksanaan Bimbingan Teknis( Bimtek ) aparat desa tahun 2023, kali ini dana desa kembali “disedot”untuk kegiatan Life Skill padahal Dana Desa melalui Menteri Keuangan Republik Indonesia menekankan agar penggunaan Dana Desa Tahun 2023 fokus ke beberapa kegiatan yang menjadi penekanan pemerintah diantaranya penanganan kemiskinan ekstrim serta penguatan ketahanan pangan. […]

  • Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd   Akhir-akhir ini masyarakat dicengangkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut negara-negara yang menganut pemerintahan otokrasi atau oligarki lebih efektif menangani pandemi virus corona (Covid-19). (CNNIndonesia.com) Tito menyebut negara dengan pemerintahan seperti itu mudah mengendalikan perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemi karena kedaulatan negara dipegang oleh satu atau […]

  • Golkar Manfaatkan Momen Ramadan Perkuat Soliditas Pengurus Partai

    Golkar Manfaatkan Momen Ramadan Perkuat Soliditas Pengurus Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanfaatkan momen Ramadan untuk memperkuat soliditas antar pengurus partai. Adapun acara yang digelar adalah buka bersama, konsolidasi organisasi, dan salat berjamaah. Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Ketua DPP Airlangga Hartarto yang meminta setiap pengurus meningkatkan silaturahmi dan ubudiyah di bulan puasa ini. […]

  • Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara saat ini tengah berjuang di Jakarta untuk mengembalikan kawasan Madina yang tercaplok oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005. SK 44 adalah Surat Keputusan Menteri Kahutanan Nomor 44/ Menhut – II/ 2005 tentang Penunjukan kawasn Hutan di Wilayah Sumatra Utara. SK 44 ini menetapkan 115 pemukiman […]

  • Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Madina, Sumatera Utara, hidup dalam ketakutan. Kepala Desa (Kades) Riswan Haedy diduga memaksa mereka menyerahkan material pasir dan batu kali untuk membangun kembali jalan lingkungan yang dirusaknya sendiri. “Katanya kalau gak bawa, kena sanksi dari tokoh masyarakat dan desa,” kata seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya. […]

expand_less