Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Komunitas Minang Kabau Saiyo Dukungan Paslon SAHATA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menyimak rekaman video debat publik Pilkada Madina, komunitas Minang Kabau Saiyo (MKS) Mandailing Natal (Madina) akhirnya beralih dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA).

Organisasi masyarakat Minang tertua di Madina itu mendeklarasikan dukungannya kepada Paslon SAHATA di Posko Rang Mudo MKS di Kelurahan Sipolupolu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Minggu (17/11/2024) malam. Deklarasi ini juga dihadiri puluhan anggota Rang Mudo dan Bunda Kandung, organisasi sayap MKS.

Mereka mengundang Paslon SAHATA untuk menyaksikan langsung deklarasi dukungan. Saipullah dan Atika pun hadir membawa rombongan Tim Pemenangan SAHATA.

“Kami memutuskan mendukung dan berupaya memenangkan Saipullah-Atika setelah kami menonton tayangan debat publik Pilkada Madina. Program yang digagas Paslon ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami sebagai perantau Minang yang sebagian besar pedagang, khususnya di sektor UMKM,” kata Dedi Saputra gelar Sutan Raja Alam, ketua Rang Mudo MKS.

Secara garis besar, ada empat poin permohonan yang diajukan komunitas MKS Madina yang memiliki anggota 1.500 kepala keluarga kepada Paslon SAHATA jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Madina periode 2025-2030.

Pertama, MKS berharap pemeritahan SAHATA nantinya peduli dan punya program yang jelas tentang pemberdayaan UMKM.

Kedua, MKS juga berharap SAHATA memfasilitasi pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner, untuk mendapatkan tempat yang layak seperti pusat jajanan malam yang tertata rapi.

Ketiga, MKS berharap pemerintahan SAHATA nantinya memperhatikan TPA -MKS yang merupakan TPA pertama di Panyabungan, tetapi selama ini terkesan luput dari perhatian pemerintah.

Keempat, MKS yang mayoritas pedagang berharap ada aturan yang jelas, khususnya di Pasar Baru Panyabungan, sehingga tidak merugikan pedagang.

Menanggapi dukungan dan harapan MKS itu, Cabup Madina Saipullah Nasution mengatakan Paslon SAHATA mempunyai program yang bisa meningkatkan nilai ekonomis produk UMKM dan mendukung pengembangan usaha kecil. “Kami melihat ada banyak hal yang bisa diberikan, mungkin bantuan pelatihan, kemudian mungkin dari sisi permodalan,” katanya.

Saipullah menuturkan pelaku UMKM cenderung masih menggunakan alat sederhana dalam mengolah produknya, sehingga pemerintah bisa hadir dengan memberikan pelatihan penggunaan alat yang lebih modern. Tujuannya agar produk yang diproduksi lebih banyak.

Untuk modal, saat ini banyak pelaku UMKM mengalami keterbatasan modal usaha. Untuk itu, pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi pinjaman modal melalui KUR atau badan usaha milik pemerintah yang mendukung pendanaan ini denga bunga rendah.

Paslon SAHATA juga berkomitmen melakukan pendampingan pemasaran produk UMKM melalui e-commerce. SAHATA juga membantu memfasilitasi pengurusan sertifikat halal, sehingga konsumen lebih yakin dengan produk yang ditawarkan.

Sementara Atika Azmi Utammi menyampaikan kesannya terhadap dukungan komunitas MKS Madina. “Pertemuannya yang sederhana, tapi kekeluargaannya sangat terasa. Semoga silaturahmi ini jangka panjang,” kata tokoh milenial Madina ini.

Masyarakat Minang bukan orang lain bagi Atika. Pasalnya, Atika mengaku suka jajan makanan yang pedangangnya moyoritas suku Minang. Sehingga, dia sering berinteraksi social dengan warga Madina dari suku Minang.

“Kami akan mengatensi pengembangan dan pembinaan UMKM seperti yang kami sampaikan dalam debat publik. Kami sangat sadar bahwa UMKM yang menggerakkan roda perekonomian,” kata peraih gelar akademik magister di bidang finansial ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, Paslon SAHATA bersama rombongan disuguhi teh talua, minuman khas Minangkabau, dan lontong padang.

Di tengah-tengah suasana akrab dan kekeluargaan itu, terdengar teriakan semboyan Minang ‘Saiyo Sakato’ berubah menjadi ‘Saiyo Sahata’. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

  • Mahasiswa Sosialisasi Peraturan tentang Jalan

    Mahasiswa Sosialisasi Peraturan tentang Jalan

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Puluhan mahasiswa tergabung Aliansi Mahasiswa Peduli Tertib Lalulintas mensosialisasikan Peraturan Pemerintah No 34/2006 tentang Jalan dan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penggunaan Jalan Sumatera. Kegiatan itu dilakukan mahasiswa sebagai bentuk keresahan atas seringnya dilewati jalan propinsi Jembatan Merah-Simpang Gambir yang berkelas III B yang beban maksimal 8 ton oleh kenderaan berat jenis tronton atau bersumbu […]

  • Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    Sukhairi: Surat Peringatan Sudah Dua Kali Dilayangkan ke PT Rendi

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Jafar Sukhairi Nasutiona dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima ratusan warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis, yang berunjuk rasa di halaman kantor bupati, Rabu (7/6/2023) menuntut hak kebun plasma dari PT Rendi Permata Raya yang hingga kini belum terealisasi. Sukhairi memaparkan upaya dan […]

  • 900 guru non PNS menanti tunjangan

    900 guru non PNS menanti tunjangan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sekitar 900-an guru non pegawai negeri sipil yang terdiri guru-guru madrasah di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menanti realisasi dicairkannya dana tunjangan fungsional dari Kantor Perbendaharaan Negara ( KPN) yang akan ditrasfer ke rekening masing-masing. Keterangan diperoleh dari para guru non PNS ini di Panyabungan, siang tadi mengakui, pihak kantor […]

  • KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi. Karena itu prosesnya juga tidak dapat […]

expand_less