Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak.

Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, dan peredaran narkoba yang sudah menyentuh kalangan anak-anak dan remaja. Dia meminta para orang tua untuk lebih mewawas aplikasi yang terinstal pada ponsel yang dipegang anak.

Dalam kesempatan itu, Atika mengingatkan bahwa permainan judi daring hanya akan menguntungkan bandar. Para pelaku hanya kebagian kemenangan kecil sementara kekalahan bisa bebera kali lipat dari yang didapatkan. “Dapat 100 ribu, hilang 200 ribu, menang 300 ribu, kalah 500 ribu,” katanya saat itu.

Setelah gong festival ditabuh, Atika kian masif menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak dari judi daring, narkoba, dan pornografi. Hampir di setiap kesempatan, saat menyampaikan sambutan, pesan itu diulang-ulang calon wakil bupati nomor 2 tersebut.

Salah satunya di tengah acara Peringatan Hari Anak Nasional medio Agustus 2024. Seperti biasa, Atika mengawali pesan itu dengan meminta orang tua membatasi anak dari penggunaan ponsel berlebihan. Sebab, anak-anak belum bisa memilah dan memilih informasi yang ada di internet.

Bahkan dia meminta para orang tua mengaktifkan mode anak pada ponsel. “Ini berfungsi untuk memfilter apa yang akan dilihat anak karena kadang ada selingan di media sosial atau YouTube yang tidak layak ditonton anak-anak,” pesannya saat itu.

Pada bulan yang sama ketika menghadiri acara perayaan HUT RI di Kecamatan Tambagan, dia kembali mengulang pesan serupa. Saat itu, dia meminta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi maupun pengawasan judi daring.

Menurutnya, dalam hal kerusakan, judi daring tak kalah dari narkoba. “Sudah banyak contoh kasus. Terakhir saya baca berita ada anak menganiaya ibu kandungnya karena modal untuk main judi online. Tidak ada satu pun hal baik dari narkoba maupun judi online,” tuturnya.

Pengulangan pesan itu terjadi dalam banyak kesempatan. Dia juga secara eksplisit menyampaikan keresahan terhadap hal-hal yang mulai menjerat anak di bawah umur itu. “Melenceng sedikit bapak-ibu, saya minta mari sama-sama kita awasi anak-anak dari judi online dan narkoba,” sebutnya dalam acara Maulidirrasul di Kotasiantar baru-baru ini.

Repetisi pesan itu menunjukkan kekhawatirannya pada masa depan anak-anak di kabupaten ini. Tidak ada pejabat atau tokoh lain di Bumi Gordang Sambilan yang menunjukkan kepedulian dan konsistensi serupa dengan Atika. Nalurinya, sebagai perempuan, untuk menciptakan generasi yang baik benar-benar terlihat.

Selain penggunaan ponsel berlebihan, ancaman pornorgrafi, judi daring, dan narkoba, hal lain yang terlihat sebagai prioritas Atika adalah kesehatan anak. Itu terlihat dalam banyak kesempatan.

Dia beberapa kali terdengar menyampaikan pesan agar orang tua lebih menjaga makanan anak. Sebab, di masa kini banyak anak yang mengalami gagal ginjal karena pengaruh makanan tidak sehat.

Tak heran, saat festival permainan leluhur di Kecamatan Tambangan dibuka pada Juni lalu, dia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi. Untuk itu, dia pun mendorong setiap desa yang belum memiliki alaman bolak (lapangan) agar segera diupayakan.

Atika menilai anak-anak mungkin berpikir hanya menikmati permainan, tapi esensinya mereka belajar banyak hal. “Orang tua harus mendukung program ini sehingga tidak hanya menjadi sebatas seremonial,” pungkas calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Langkanya tabung LPG 3 kilogram di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal beberapa minggu terakhir membuat sejumlah pedagang makanan tutup dari biasanya. Seperti warung makan, penjual gorengan, sate, warung kopi, dan mie ayam. Seminggu belakangan, mereka mengaku masih bisa mengirit penggunaan gas agar bisa memperpanjang durasi penjual. Sekarang mereka justru tidak bisa […]

  • 28 Masyarakat & Oknum Anggota Polri Ditangkap Polresta Padangsidimpuan

    28 Masyarakat & Oknum Anggota Polri Ditangkap Polresta Padangsidimpuan

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, : Sebanyak 28 masyarakat dan oknum anggota Polri yang ditangkap dan ditahan oleh satuan Polresta Padangsidimpuan di Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada tanggal 29 Januari 2012 yang lalu sekira pukul 17.00 wib, sedang tidak menyabung ayam. Demikian keterangan dua orang saksi pada sidang Praperadilan di PN Padangsidimpuan, Senin […]

  • Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peluang Arjun Nasution sangat besar untuk memimpin MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Organisasi ini akan menggelar Muscab dalam waktu dekat memilih ketua MPC pengganti almarhum Syahriwan Nasution. Gambaran peluang Arjun itu terlihat dari antusias sejumlah kader PP di 12 Kecamatan kepada mantan anggota DPRD Mandailing Natal ini. Kader […]

  • Mahalnya Rasa Aman, Penculikan Anak Merajalela

    Mahalnya Rasa Aman, Penculikan Anak Merajalela

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Herliana Tri M Maraknya kasus penculikan di negeri ini merupakan alarm PR keamanan yang belum terselesaikan. “Mahalnya” rasa aman menjadikan  pemilik uang saja yang dapat mendampingi buah hati dengan babysitter yang siap mengawal ke mana pun buah hati akan bermain. Mencuatnya kasus penculikan balita berinisial BR yang hilang sempat menghebohkan publik. Penculikan BR bermula […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (3)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (3)

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Pengaruh Hindu Terhadap Pribumi Mandailing Pada uraian yang di atas sudah dikemukan mengenai peninggalan-peninggalan dari zaman pra sejarah yang ditemukan di beberapa tempat di Mandailing. Peninggalan-peninggalan ini membuktikan bahwa sudah ada manusia yang mendiami wilayah Mandailing pada masa tersebut. Sebagai pribumi Mandailing, mereka terus berkembang sampai orang-orang Hindu datang dan […]

  • Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah, tinggal di Tapanuli Utara Kasus kebocoran data privasi rakyat kembali terjadi. Dilansir dari Liputan6.com, 21/08/22, 26 juta riwayat pencarian Indihome diduga bocor, nama dan NIK pelanggan terungkap dan dibagikan gratis di situs gelap. Isu ini mendapat komentar dari masyarakat, salah satunya dari akun di twitter Teguh Aprianto, yang mengatakan […]

expand_less