Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

SIHIR GAME ONLINE

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Riani, S.Pd.I
Guru di Medan

Kemajuan teknologi melesat tajam khususnya pada industri game. Begitupun kegiatan hiburan yang marak dilakukan di era digital ini yaitu bermain game. Ada sebagian orang yang bermain game hanya untuk mendapatkan rileks setelah melalui hari-hari yang padat atau melelahkan, namun ada juga yang memainkan game terus-menerus karena sudah menjadi adiksi. Bermain tanpa memperhatikan waktu, bahkan mengabaikan hal yang utama.

Dua anak usia SMP di Kota Cimahi terpaksa berhenti sekolah selama satu tahun lantaran harus menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan jiwa. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengungkapkan dua bocah kelas VII SMP itu mengalami kecanduan game online. “Ada dua siswa kelas VII SMP di Kota Cimahi berhenti sekolah selama satu tahun karena harus menjalani perawatan dan pemulihan akibat kecanduan game online,” kata Retno melalui keterangan tertulis. (24/3)

Wabah Kecanduan game menjadi penyakit generasi di era milenial saat ini. Kecanduan game merupakan salah satu gangguan jiwa. Dan dapat menimbulkan penyakit.

Pertama,  “Hazardous Gaming” dan yang kedua “Gaming Disorder”. Hazardous Gaming berisikan tentang game yang dapat menimbulkan potensi bahaya, misalnya game yang memainkan adegan kekerasan seperti peperangan, intimidasi, dan pelecehan seksual. Sedangkan Gaming Disorder berupa pola perilaku ingin memainkan suatu game dengan sangat berlebihan dan berulang atau bahkan terus menerus.

Selain dua siswi di Cimahi tentu banyak lagi rentetan dampak buruk dari game online  ini dan cukup menggambarkan bahwa demam game berpotensi menimbulkan resiko buruk. Sihir game online ini dapat merubah pola pikir dan pola sikap para gamernya. Negara seharusnya menjaga rakyatnya, khususnya generasi muda dalam kerangka membangun kepribadian (character building) dan sikap-mentalitas masyarakat, maka semestinya lebih peka mengamati dampak dan lebih tegas dalam penetapan kebijakan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meneladani Politik Para Nabi dan Rasul

    Meneladani Politik Para Nabi dan Rasul

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          Oleh : HM Jakfar Sukhairi Nasution   Politik dalam pandangan Islam bagian dari ibadah. Bagian dalam memperbesar kebaikan dan meminimalisir keburukan. Memudahkan urusan yang baik dan mempersempit ruang gerak keburukan. Intinya semua harus dalam panji amar ma’ruf dan nahi munkar melalui kekuasaan. Nabi Daud dan Sulaiman, mereka sebagai prototipe seorang penguasa yang […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama Lengkap                                : PARLINDUNGAN / ERIK KANTONA / LINDUNG 2. Tempat/tanggal lahir/Umur              : Panyabungan 15 Oktober 1973 / 40 tahun 3. Jenis Kelamin                                     : Laki-laki 4. Agama       […]

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penutupan Konjen Amerika Serikat akan berdampak pada investasi di kota Medan. “Lihat sekarang pemerintah Amerika Serikat sudah menutup konsulatnya di Medan. Sebenarnya kita malu tidak dapat memberi rasa aman di wilayah ini. Dengan begini, investor yang akan ke Medan juga takut,” Kapolda Sumut, Irjen Wisjnu Amat Sastro, hari ini. Menyikapi berbagai unjuk […]

  • Ketokohan dan Kepeloporan Marga Nasution Tak Diragukan Lagi

    Ketokohan dan Kepeloporan Marga Nasution Tak Diragukan Lagi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketokohan dan kepeloporan marga Nasution dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sudah tidak diragukan lagi. Demikian disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution ketika menyampaikan pidato sambutan pada acara Horja Godang dan Pelantikan Pengurus DPC Khusus Ikanas di Alaman Bolak Aek Lapan, Panyabungan. “Pengabdian (marga Nasution) kepada Bumi […]

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

expand_less