Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

Sejatinya hingga Desember 2011, Arnoud Van Doorn adalah Wakil Ketua Partai Kebebasan di Dewan Kota Den Haag. Sebagian orang tentu tahu kalau Partai Kebebasan sangat resisten dengan kaum Imigran, khususnya muslim.

Namun, Maret 2013, bapak dua anak ini dikutip dari Amsterdam Herald, mengumumkan awal yang baru melalui media Twitter. Ia mengaku menjadi seorang Muslim dan sempat menuliskan dua kalimat syahadat melalui Twitter.

”Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” sesuai dengan salah satu rukun Islam.

Meski resmi sudah keluar, pria berusia 47 tahun ini tetap berada di dewan. Ia menjadi anggota Dewan Kota dengan status independen.

Awalnya Van Doorn enggan membahas alasan ia masuk Islam. Bahkan, ia mengerti sebagian orang memandang skeptis alasan dia. Seperti ingin mencari sensasi atau bahkan simpati.

Ia pun mengungkapkan hal itu dalam wawancara dia dengan stasiun Al Jazeera. Tapi, sebenarnya teman dekat dia mengetahui kalau ia aktif mencari tahun tentang Islam. Khususnya melalui Alquran, Hadist, Sunnah dan buku-buku lainnya.

Hal itu, ungkap dia berawal dari ketika mengunjungi sebuah masjid di kota kelahiran dia.Ia mengatakan mendengar banyak cerita negatif tentang Islam. Namun, ia bukan orang yang mengikuti atau mudah percaya pendapat orang. Ia memilih melakukan riset atau merasakan sendiri apakah itu benar.

Sehingga jika disebut alasan mengetahui Islam, jawaban awal dia adalah penasaran. Untungnya, ia bertemu dengan salah satu anggota Dewan Kota di Den Haag, Abu Khoulani. Khoulani mengajak dia ke mesjid untuk mendapat bimbingan lebih baik.

Ketika dibawa ke masjid, alih-alih warga di sana marah karena ia menjadi produser film Fitna, ia justru diterima dengan sangat hangat. Mulai dari situ ia pun belajar hingga memeluk agama Islam.

Ketika ditanya, apakah ia menyesal masuk dalam Partai Kebebasan, ia menganggap hal itu adalah bagian dari pengalaman dia. ”Namun dengan pengetahuan yang saya miliki saat ini, saya pasti akan membuat pilihan berbeda,” tutur dia dikutip dari Twitter berdasarkan wawancara dengan Al Jazeera. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya Madina Melahirkan Pebisnis, Bukan Broker Anggaran

    Saatnya Madina Melahirkan Pebisnis, Bukan Broker Anggaran

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Episentrum     Gelombang efisiensi anggaran yang melanda pemerintah pusat hingga daerah memunculkan berbagai reaksi. Sebagian mengkhawatirkan perlambatan ekonomi karena proyek berkurang, belanja pemerintah menurun, dan perputaran uang tidak lagi seramai sebelumnya. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Namun, di balik situasi tersebut tersimpan sebuah pertanyaan yang jauh lebih mendasar: mengapa ekonomi daerah […]

  • Makna Lambang IMAMI

    Makna Lambang IMAMI

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI) yang dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia, bulan Juni 2014. Berdasar Anggaran Dasar IMAMI Pasal 18 tentang makna lambang […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Pelayanan publik masih jadi keluhan

    Pelayanan publik masih jadi keluhan

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Masih banyak warga di Kota Medan, khususnya Kecamatan Medan Amplas mengeluh terhadap buruknya pelayanan publik untuk mengurus akta lahir dan perekaman e-KTP. Hal ini disampaikan warga sewaktu Ketua DPRD Medan, Amiruddin melakukan reses di Medan Amplas, kemarin. Amiruddin mengakui selain mengeluh terkait pelayanan publik yang diberikan Pemerintah Kota (Medan) Medan, masyarakat juga […]

  • Polisi Temukan Ladang Ganja dari Helikopter

    Polisi Temukan Ladang Ganja dari Helikopter

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    10 Ribu Batang Ganja Dicabut dari Tor Sihite MADINA- Sedikitnya sepuluh ribu batang ganja dengan variasi usia dicabut dari tiga hektare lahan yang tersebar di pegunungan Tor Sihite, Madina, kemarin (12/1). Penemuan ini merupakan kali pertama sekaligus terbesar di awal Januari. Rencananya, polisi akan memberangus ladang ganja lainnya secara rutin selama dua bulan sekali. Sekitar […]

  • Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan negara dari sektor pajak, APBN yang bocor sekitar 25 persen dan subsidi yang tidak tahu kemana rimbanya, merupakan penyakit yang berdampak pada kerugian negara. Jika ketiga sektor ini diperbaiki secara radikal dipastikan akan sengat berdampak luar biasa bagi kemajuan negara dan capaian kesejahtraan rakyat. Itu diungkapkan Ketua DPD Partai Grindra […]

expand_less