Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Pangadaan Pakaian Olah Raga di Sekratariat DPRD Madina Belum Rampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Sejumlah staf pada Kantor DPRD Kabupaten Mandailing Natal mengeluhkan pengadaan pakaian olah raga yang sebagian tidak mendapat alias belum rampung sehingga menyampaikan persoalan ini kepada Portibi DNP untuk diberitakan agar hal yang sama tidak terulang kembali. Informasi diterima Portibi DNP dari sejumlah staf mengatakan bahwa pengadaan pakaian olah raga dananya dicairkan pada triwulan kedua namun hingga saat ini sebagian staf tidak diberikan dengan alasan yang tidak jelas sehingga mereka merasa adanya permainan antara PPTK pengadaan pakaian dengan oknum Sekwan.
Pengadaan pakaian olah raga tersebut hingga kini yang mendapat jatah pakaian tersebut masih kurang yakni baju untuk pakaian olah raga tersebut belum diberikan. Hanya jaket, sepatu dan traning saja yang diserahkan dan itupun hanya kepada sebagian orang saja dan sekira lima belas orang lagi belum menerima pakaian tersebut sementara anggaran tahun 2011 telah berakhir dan dikemanakan PPTK sebenarnya anggaran untuk pakaian tersebut. “Kami memang pernah mempertanyakanya pada PPTK pengadaan pakaian tersebut yang juga Kasubbag Perawatan, namun Kasubbag Perawatan hanya mengatakan bahwa dananya sebagaian telah terpakai tunggu sajalah nantinya akan saya upayakan untuk pakian olah raga tersebut dan melengkapi kekurangan,” kata para staf menirukan ucapakan Kasubbag Perawatan.
Kasubbag Perawatan yang dihubungi via telepon Selasa (3/1) mengakui bahwa hingga saat ini masih terjadi kekurangan untuk pakaian olah raga kepada staf di DPRD Kabupaten Madina. Dan ketika dipertanyakan apakah menyalahi aturan karena telah berakhirnya tahun anggaran 2011, dijelaskanya, memang ini merupakan kesalahan karena keterlambatan dalam melaksanakan pengadaan pakaian olah raga itu dan hari ini kekurangan pakaian olah raga tersebut akan dijemput. “Memang betul masih ada yang belum menerima pakaian olah raga tersebut, ini terjadi akibat dari kesalahan mengenai ukuran karna ukuranya berbeda-beda sehingga hanya sebagian staf saja yang mendapat pakaian tersebut dan sebagian lagi tinggal menunggu waktu,” kata Kasubbag Perawatan via telepon.
Seketaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mandailing Natal, Zulkarnain Siregar SH yang dihubungi via telepon mengatakan bahwa persoalan pakaian tersebut yang membidanginya adalah Kasubbag Perawatan, Pak Salam. “Coba tanya Pak Salam,” kata Sekwan. “Karena saya tidak menguasai persoalan tersebut dan saya sendiri pun belum mendapat pakaian tersebut. Coba tanyakan saja Pak Salam karena dia yang menjadi PPTK pengadaan pakaian olah raga.”nPD04(portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mandailing Natal melaporkan bahwa Gunung Sorik Marapi masih dalam status Level II (Waspada) per 04 April 2026. Dalam 6 jam terakhir, tercatat 16 kali gempa vulkanik dalam (VA). Masyarakat dan wisatawan dilarang keras beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah puncak. Pos Pengamanan Sibanggor Tonga dan Sibanggor […]

  • “Berkawan” dengan Pers (Bagian 1)

    “Berkawan” dengan Pers (Bagian 1)

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Belajar dari Kasus Malintang Pos) Oleh : Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos* Pers (press) adalah bagian integral dari dinamika masyarakat sehingga penerbitan pers diangap sebagai institusi sosial (UU Pokok Pers, Pasal 1). Dari cakupan isinya, atau luasan magnitude-nya, ada perbedaan yang khas antara pers global, nasional, regional dan lokal. Di sisi lain, ada kategori pembaca media […]

  • Kecurangan CPNS diusut

    Kecurangan CPNS diusut

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kalangan DPRD Kota Medan menunjukkan keseriusannya mengusut dugaan permainan dalam penerimaan CPNS Kota Medan 2010. Sejumlah anggota dewan mulai mengumpulkan tandatangan dukungan untuk menjalankan hak angket terhadap permasalah ini. Salah seorang inisiator hak angket DPRD Kota Medan, Ahmad Arif, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memudahkan dilakukan investigasi atas dugaan kecurangan seleksi CPNS. “Hak […]

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

  • Tim Musrembang Kabupaten Kunjungi Panyabungan Timur

    Tim Musrembang Kabupaten Kunjungi Panyabungan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tim Musrembang Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (25/2) kunjungi Kecamatan Panyabungan Timur. Musrembang di Panyabungan Timur ini  dihadiri oleh beberapa instansi dari Kabupaten yakni  Bapeda Madina, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Parawisata, Bapedalda,Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Polsek Panyabungan.(hol)

  • Partuturan di Dalam Masyarakat Mandailing

    Partuturan di Dalam Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bahasa adalah refleksi dan identitas yang paling kokoh dari sebuah budaya. Bahasa Mandailing merupakan identitas orang Mandailing yang dipelihara dan dikembangkan sebagai pengemban kebudayaan dan tata kemasyarakatan Mandailing. Asal bahasa Mandailing merupakan perkembangan dari Proto- Malayo-Polinesia yang selanjutnya diklasififikasikan ke dalam sub kelompok Malayo Polinesia Barat (Western Malayo-Polynesia) menurut Robert Blust. Fungsi bahasa Mandailing menurut […]

expand_less