Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pangadaan Pakaian Olah Raga di Sekratariat DPRD Madina Belum Rampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Sejumlah staf pada Kantor DPRD Kabupaten Mandailing Natal mengeluhkan pengadaan pakaian olah raga yang sebagian tidak mendapat alias belum rampung sehingga menyampaikan persoalan ini kepada Portibi DNP untuk diberitakan agar hal yang sama tidak terulang kembali. Informasi diterima Portibi DNP dari sejumlah staf mengatakan bahwa pengadaan pakaian olah raga dananya dicairkan pada triwulan kedua namun hingga saat ini sebagian staf tidak diberikan dengan alasan yang tidak jelas sehingga mereka merasa adanya permainan antara PPTK pengadaan pakaian dengan oknum Sekwan.
Pengadaan pakaian olah raga tersebut hingga kini yang mendapat jatah pakaian tersebut masih kurang yakni baju untuk pakaian olah raga tersebut belum diberikan. Hanya jaket, sepatu dan traning saja yang diserahkan dan itupun hanya kepada sebagian orang saja dan sekira lima belas orang lagi belum menerima pakaian tersebut sementara anggaran tahun 2011 telah berakhir dan dikemanakan PPTK sebenarnya anggaran untuk pakaian tersebut. “Kami memang pernah mempertanyakanya pada PPTK pengadaan pakaian tersebut yang juga Kasubbag Perawatan, namun Kasubbag Perawatan hanya mengatakan bahwa dananya sebagaian telah terpakai tunggu sajalah nantinya akan saya upayakan untuk pakian olah raga tersebut dan melengkapi kekurangan,” kata para staf menirukan ucapakan Kasubbag Perawatan.
Kasubbag Perawatan yang dihubungi via telepon Selasa (3/1) mengakui bahwa hingga saat ini masih terjadi kekurangan untuk pakaian olah raga kepada staf di DPRD Kabupaten Madina. Dan ketika dipertanyakan apakah menyalahi aturan karena telah berakhirnya tahun anggaran 2011, dijelaskanya, memang ini merupakan kesalahan karena keterlambatan dalam melaksanakan pengadaan pakaian olah raga itu dan hari ini kekurangan pakaian olah raga tersebut akan dijemput. “Memang betul masih ada yang belum menerima pakaian olah raga tersebut, ini terjadi akibat dari kesalahan mengenai ukuran karna ukuranya berbeda-beda sehingga hanya sebagian staf saja yang mendapat pakaian tersebut dan sebagian lagi tinggal menunggu waktu,” kata Kasubbag Perawatan via telepon.
Seketaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mandailing Natal, Zulkarnain Siregar SH yang dihubungi via telepon mengatakan bahwa persoalan pakaian tersebut yang membidanginya adalah Kasubbag Perawatan, Pak Salam. “Coba tanya Pak Salam,” kata Sekwan. “Karena saya tidak menguasai persoalan tersebut dan saya sendiri pun belum mendapat pakaian tersebut. Coba tanyakan saja Pak Salam karena dia yang menjadi PPTK pengadaan pakaian olah raga.”nPD04(portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih Jadi Panglima, Jenderal Moeldoko Janji Ubah Kultur TNI

    Terpilih Jadi Panglima, Jenderal Moeldoko Janji Ubah Kultur TNI

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Setelah terpilih menjadi Panglima TNI, Jenderal Moeldoko mengaku sudah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dilakukannya. Salah satunya adalah mengubah kultur prajurit TNI yang masih dipandang negatif oleh masyarakat. Moeldoko mengakui, kultur TNI masih menjadi masalah di tengah publik. “Ini yang masih menjadi fokus reformasi TNI antaranya kultur.Masih adanya prajurit saya yang ugal-ugalan […]

  • Wapres Akan Tinjau Perbatasan RI-Malaysia

    Wapres Akan Tinjau Perbatasan RI-Malaysia

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebatik, Wakil Presiden Boediono, Selasa esok meninjau Pulau Sebatik, Kalimantan Timur, yang terletak di garis perbatasan Indonesia dan Malaysia. “Direncanakan Wapres akan berada di Sebatik selama dua jam untuk meninjau sejumlah lokasi yang memiliki perbatasan dengan Malaysia,” kata Kepala Biro Media Massa pada Deputi Administrasi Setwapres Is Budi Santoso di Pulau Sebatik, Senin. Kunjungan Wapres […]

  • RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Rumah Sakit Umum Panyabungan terus berupaya meningkatkan Klass C menuju Klass B. Untuk meningkatannya, RSU Panyabungan terus melakukan pembinaan pelayanan. Demikan dikatakan Kepala RSU Panyabungan drg Bidasari di Panyabungan, Selasa (21/02/2012). Dikatakannya, saat ini pihaknya masih fokus kepada penambahan sarana dan prasarana, karena untuk menuju Klaas B maksimal kamar rawat di RSU harus […]

  • Kepala Sekolah Jangan Risau Jabatan, Harus Fokus Mendidik

    Kepala Sekolah Jangan Risau Jabatan, Harus Fokus Mendidik

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Sekolah di Madina jangan merisaukan jabatan. Harus memfokuskan diri meningkatkan kualitas pendidikan. Itu ditekankan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di hadapan para kepala sekolah se-Madina di acara tausiah kepada para kepala sekolah se-Madina di halaman Dinas Pendidikan Madina, Jum’at (17/12/2021). Dia menegaskan bahwa selaku bupati, tidak pernah terlintas dipikirannya mengutak-atik […]

  • Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    Banjir Aek Rantopuran Gunungtua

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran Mandailing Online, Panyabungan. Kondisi di Daerah Aliran Sungai Aek Rantopuran di desa Gunungtua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masa kejayaan Jeruk Huta Sibanggor yang sempat terkenal hingga ke Sumatera Barat agaknya kian hari kian mengalami kepunahan. Kekhasan rasa jeruk yang terbilang lebih manis dari jeruk kebiasaannya tersebut dikhawatirkan akan tinggal nama, akibat adanya hama CCPD atau jamur batang merah yang menyerang tanaman sejak 2001 dan hingga kini belum dapat diatasi. Wajar saja masyarakat […]

expand_less