Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

PBB Akui Negara Palestina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
  • print Cetak


Ramallah, (MO)- Warga Palestina, Jumat (30/1), meluapkan kegembiraan setelah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan status Palestina sebagai negara merdeka.
Keputusan Majelis Umum yang bersejarah Kamis malam untuk menerima “Palestina” sebagai satu negara pengamat bukan anggota, mengabulkan tuntutan kemerdekaan atas 4,3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Jalur Gaza.

Israel masih menduduki dua wilayah tadi dan melanjutkan pembatasan akses menuju Gaza, yang dikuasai oleh kelompok militan Hamas

Dengan meraih persetujuan pada forum dunia itu, warga Palestina berharap hal ini dapat membuat sulit Israel untuk melawan tekanan dunia untuk membahas perbatasan atas masa depan Palestina berdasarkan pada garis yang Israel kuasai sebelum merebut Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Gaza pada 1967.

Pengakuan secara besar-besaran internasional atas hak Palestina menjadi sebuah negara – hanya sembilan dari 193 negara anggota Majelis Umum yang memilih menentang opsi tersebut – memberikan mereka harapan bahwa haluan berpihak pada mereka.

“Kami merasa senang menjadi sebuah negara, meski hanya sebuah nama,” kata pegawai negeri Mohammed Srour (28), mengibarkan bendera di antara kerumunan lebih dari 200 orang di alun-alun kota Ramallah, Tepi Barat.

“Mimpi paling indah setiap manusia adalah memiliki negara merdeka, terutama bagi kami warga Palestina yang tinggal di bawah pendudukan sejak lama.”

Sementara itu,pesawat-pesawat tempur Israel terus berputar di udara di atas pusat Gaza, Palestina kendati telah dicapai gencatan senjata.

“Manuver pesawat militer Israel setiap saat selalu mengawasi seluruh wilayah Jalur Gaza,” kata Ibrahim Dally, warga Gaza, di Kota Gaza, Jumat.

“Israel memang selalu mengkhianati perjanjian dan tidak peduli gencatan senjata,” ujar Ibrahim, merujuk pada gencatan senjata Israel-Hamas yang dimediasi Mesir baru-baru ini.

Wilayah Gaza-Tepi Barat merupakan hasil dari pembagian wilayah antara Palestina-Israel secara sangat tidak adil di masa penjajahan Inggris.

Israel kemudian memproklamirkan kemerdekaannya di atas Palestina pada 1948.(AP/echo/Ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis Anak-anak merupakan aset suatu bangsa. Mereka adalah insan hebat yang akan melanjutkan estafet perubahan bangsa. Maka, seharusnya pertumbuhan dan perkembangan mereka wajib dikawal ketat agar tercipta generasi cemerlang nan gemilang. Namun apa jadinya, jika kesehatan mereka pun berada dalam lingkaran bahaya. Penyakit diabetes melitus yang biasanya menyerang orangtua, kini telah […]

  • HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Syaikh Abdullah bin Husain bin Thahir al-Ba’alawi al-Hadhrami asy-Syafi’i (w. 1272 H) menyatakan di dalam kitabnya Sullam at-Tawfîq: “Setiap Muslim wajib menjaga dan melindungi keislamannya dari apa saja yang merusak, membatalkan dan memutusnya, yaitu riddah, wa al-‘iyâdz billâh. Sungguh telah banyak di zaman ini sikap menggampangkan dalam ucapan sampai keluar dari sebagian mereka ucapan-ucapan yang […]

  • Basmi korupsi, ketegasan Istana penting

    Basmi korupsi, ketegasan Istana penting

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Negara dan masyarakat di era Presiden SBY harus berperang melawan korupsi secara tegas dan tandas. Karena itu, genderang perang terhadap tindak pidana korupsi yang telah ditabuh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Istana) sejak lama, harus digelorakan. Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (CICAK), misalnya, menegaskan, belakangan ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai tidak […]

  • Camat Minta Calhaj Doakan Panyabungan Timur Jauh dari Bencana

    Camat Minta Calhaj Doakan Panyabungan Timur Jauh dari Bencana

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Camat Panyabungan Timur,  Aidil Faturrahman S.Sos mengharapkan kepada para calon haji dari Panyabungan Timur mendoakan kecamatan itu jauh dari bencana dan musibah. Harapan itu disampaikan camat pada acara pelepasan jamah haji asal Panyabungan Timur  Rabu, (3/8). Selain itu camat juga mengharapkan kepada  para jamaah juga mendoakan agar  Panyabungan Timur kedepannya […]

  • FN dari Aceh Dibarter AK 47 di Medan Penyelundup Senjata Aceh-Medan Ditangkap di Langkat

    FN dari Aceh Dibarter AK 47 di Medan Penyelundup Senjata Aceh-Medan Ditangkap di Langkat

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    FN dari Aceh Dibarter AK 47 di Medan LANGKAT- Jajaran Polres Langkat berhasil membekuk Wahyudi (39) dan Syaiful (39), dua warga Biruen, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), yang diduga anggota sindikat penyelundup senjata Aceh-Medan. Keduanya digelandang ke Mapolresta beserta barang buktisenjataapi(senpi) jenis FN tanpa izin serta 18 peluru. Turut pula diamankan, mobil rental Toyota Avanza BK […]

  • Ketua Umum IMPM Ahmad Husein Nasution: Perjuangan terhadap Kepentingan Masyarakat Harus Diutamakan

    Ketua Umum IMPM Ahmad Husein Nasution: Perjuangan terhadap Kepentingan Masyarakat Harus Diutamakan

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ketua umum Ikatan Masyarakat Peduli Madina (IMPM) Ahmad Huzein Nasution menyatakan perjuangan organisasi terhadap kepentingan masyarakat merupakan yang utama sehingga memiliki poin-poin tujuan sebagai katalisator terhadap semua kebijakan pemerintah daerah. Demikian disampaikan Ketua umum Ikatan Masyarakat Peduli Madina (IMPM) Ahmad Huzein Nasution kepada Analisa Jumat, (5/11) di Panyabungan sehubungan baru terbentuknya wadah kebersamaan dalam […]

expand_less