Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pelacur Remaja Merebak di Madina, Ludfan Nasution Tawarkan Strategi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
  • print Cetak

Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyakit Masyarakat (Pekat) jenis pelacuran yang melibatkan remaja sudah menjadi permasalahan besar dan kompleks di Mandailing Natal.

Setidaknya sudah mencuat dari beberapa postingan di medsos selama sepekan terakhir dan bahas bersama MUI dan Pemkab Madina.

Anggota DPRD Madina dari PKB, Muhammad Ludfan Nasution,S.Sos mengungkapkan tanggapannya melalui akun pribadinya.

Menurutnya, permasalahan ini bukan lagi gejala, melainkan sudah tampak jelas, bahkan terlihat semakin terang-terangan.

“Aksi ‘sakit’ ini telah menyeret tidak hanya 30 anak remaja putri (SMP/SMA) ke dalam kubangan jorok dan memalukan. Bahkan sudah termasuk ancaman terhadap nasib dua-tiga generasi ke depan. Ini, sungguh2 meresahkan,” katanya.

Semua elemen masyarakat, utamanya yang terkait secara formal, harus ambil peran untuk segera menelisik, meneliti, mengurai dan memberikan solusi paling mungkin.

Lebih jauh lagi, Ketua BKM Mesjid Jami’ Darussalam Kotasiantar ini juga menyebutkan, “Fakta ini muncul dari penyebab berantai di belakang dan manjadi akibat beruntun di kemudian hari.”

Karena itulah, dia mengajak agar semua stake holder harus melakukan tiga jurus secara simultan (serentak dan saling menopang).

Pertama : Identifikasi permasahan pekat secara explorer dan ambil solusi tuntas. Kedua  runut, urai dan ambil langkah penanggulangan, termasuk penyegelan operasi Hotel Rafiq. Ketiga : Antisipasi rentetan problematika yang pasti muncul sebagai akibat dari keadaan sekarang.

“Selanjutnya, ketiga jurus itu dikemas spesial sebagai satu aksi sosial masyarakat berbasis holong (kasih sayang), bukan sebagai sanksi atau hukuman,” tambahnya.

Kemudian, strategi tiga jurus itu perlu dipadukan dalam satu pendekatan (konsep) terpadu dan berkesinambungan, termasuk Raperda tentang Pemberantasan Total Penyakit Masyarakat.

Dalam pandangannya, dengan begitu, upaya memberantas ‘pekat’ itu menjadi satu gerakan sosial.

“Harus kita ingat bersama, gerakan ini bukan pekerjaan atau kegiatan semusim. Kita harus konsisten dan komit (istiqomah).

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS protes kebijakan Wabup

    PNS protes kebijakan Wabup

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LIMAPULUH – Aksi demo PNS di gedung DPRD Kabupaten Batubara memprotes kebijakan Wabup Gong Matua Siregar, berbuntut panjang. Kerana hal itu mengarah penghinaan kepada Wabup sesuai isi poster yang dibawa massa pada aksi tersebut. ”Ini merupakan penghinaan terhadap diri saya,” tukas Wakil Bupati (Wabup), Gong Matua Siregar, pagi ini, seraya mengaku telah memanggil Sekda, sekaligus […]

  • Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Dua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se […]

  • KERAJAAN PANAI

    KERAJAAN PANAI

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Askolani Nasution   Memang, sampai saat ini amat sedikit referensi tentang Kerajaan Panai yang diyakini berpusat di Padang Lawas ini. Salah satu referensi tentang Panai adalah Kitab Negarakertagama di masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit. Kitab yang bertajuk tahun 1365 M itu menyebutkan penaklukan Majapahit atas beberapa kerajaan di Sumatera, termasuk Kerajaan Mandailing […]

  • Harga Ekspor Karet Sumut Sentuh Titik Terrendah

    Harga Ekspor Karet Sumut Sentuh Titik Terrendah

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Harga ekspor karet SIR 20 Sumatera Utara pada November 2015 yang sebesar 1,171 dolar AS per kilogram tercatat sebagai terendah dalam tujuh tahun terakhir. Kondisi ini menyebabkan pendapatan keluarga petani karet di Mandailing Natal masih tetap berada di garis rendah. Sekitar 80 persen penduduk bermatapencaharian dari hasil menyadap karet. Hal ini […]

  • Bupati didesak mutasi pejabat

    Bupati didesak mutasi pejabat

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Elemen mahasiswa dari Satma PP dan HMI di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendesak Pj Bupati Madina, Aspan Batubara, memutasi secepatnya tingkat eselon II,III, dan IV. Tujuannya, supaya efektivitas kerja aparatur pemerintah pasca penggabungan sejumlah instansi jadi satu (Suorta), telah mengakibatkan lemahnya pelayanan publik di sejumlah instansi pemerintah. Ketua Satma PP Madina, Tan Gozali, […]

  • Konsisten Tanpa Biaya Tambahan, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain di Madina menjadi Pilihan Jamaah Untuk Brangkat Umroh

    Konsisten Tanpa Biaya Tambahan, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain di Madina menjadi Pilihan Jamaah Untuk Brangkat Umroh

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Travel Umroh Sultan Andalus Haromain yang berpusat di Kabupaten Mandailing Natal terus menunjukkan eksistensinya sebagai biro perjalanan umroh terpercaya. Tiap bulan, travel ini memberangkatkan 2 hingga 3 grup jamaah umroh ke Tanah Suci. Menurut pengakuan sejumlah jamaah, Travel Umroh Sultan Andalus Haromain melayani tamu Allah dan Rasulullah dengan baik. Selain […]

expand_less