Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kerugian PT Sorikmas Mining Mencapai Rp70 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Demo warga Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berujung bentrok dan pembakaran camp milik PT Sorikmas Mining di Tor Sihayo, pada 29 Mei 2011 lalu.

Akibat pembakaran camp PT Sorikmas Mining yang dilakukan warga, kerugian PT Sorikmas Mining mencapai Rp70 miliar dan tuntutan masyarakat Desa Hutagodang Muda terhadap PT Sorikmas Mining dinilai perusahaan sangat berlebihan sehingga tidak mungkin bisa disanggupi.

Demikian keterangan pers CA Manager PT Sorikmas Mining Chris Koesoema Adhie kepada sejumlah wartawan di Panyabungan, Jumat (03/06/2011) terkait kerusuhan dan tuntutan masyarakat Desa Hutagodang Muda yang berujung pada pembakaran camp PT Sorikmas Mining.

Tuntutan warga Desa Hutagodang Muda tertanggal 1 Maret 2011 yakni, perusahaan menyediakan lahan 2 ha/KK lengkap dengan sertifikatnya, beasiswa dengan rincian tingkat SLTP Rp500.000/bulan/murid. SLTA Rp1.000.000/bulan/murid, S1 Rp2.500.000/bulan/mahasiswa dan S2 Rp5.000.000/bulan/mahasiswa. Kemudian pembangunan jalan pertanian, jalan desa dan jembatan gantung.

Perusahaan juga diminta menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 juta, biaya probatan sesuai dengan tagihan rumah sakit, dan biaya pembinaan desa sebesar Rp500 juta/triwulan.

Tuntutan tersebut merupakan kesepakatan masyarakat tergabung dalam panitia Aspirasi Masyarakat Desa (ASMASY) dan diketahui Kepala Desa Hutagodang Muda Zulkarnain SH, Kepala Desa Tanjung Sialang Ali Busro Matondang, BPD Hutagodang Muda Ahmad Suheiri SE dan BPD Tanjung Sialang Ismail Matondang.

Dijelaskan juga, PT Sorikmas Mining sudah pernah mengadakan pertemuan dengan masyarakat di Gedung SDN Desa Hutagodang Muda difasilitasi Muspika beberapa bulan lalu. Namun warga tetap bertahan pada tuntutan sehingga tidak ada kesepakatan.

Bahkan, dugaan intimidasi di antara sesama warga Desa Hutagodang Muda pernah terjadi dengan dilarangnya penduduk bekerja sebagai penganggkut barang-barang PT Sorikmas Mining. Jika ada warga yang melanggar akan dikenakan sanksi.

Itu terbukti dengan adanya surat kesepakatan bersama masyarakat Desa Hutagodang Muda, tanggal 30 Maret 2011, yang intinya memberikan sanksi kepada warga yang bekerja pada PT Sorikmas Mining, akan di keluarkan dari adat istiadat, dan tidak dilayani secara administrasi. Surat keputusan itu masing-masing ditandatangani perwakilan parkahanggian, Naposo Nauli Bulung (NNB), tokoh adat, tokoh ulama, Panitia Aspirasi Masyrakat (ASMASY) dan elemen masyarakat lainnya.

Chris berharap, aparat kepolisian dapat mengungkap dan menindak tegas secara hukum para pelaku yang terbukti bersalah terkait kerusuhan, sehingga camp PT Sorikmas Mining dibakar dan menelan kerugian diperkirakan lebih kurang Rp70 miliar.

“Kita akan berjuang di jalur hukum sampai masalah tuntas dan kebenaran ditegakkan. Karena, PT Sorikmas Mining merupakan perusahaan resmi yang telah memenuhi kewajibannya pada negara. Untuk itu Negara Indonesia wajib melindungi investasi investor,” ucap Chris.

Sementara Sekretaris LSM LIPPAD Henri Pulungan menilai, kerusuhan harus diproses detail secara hukum. Supaya aspirasi masyarakat bisa diketahui murni atau ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Karena setahu saya, situasi masyarakat mulai tidak harmonis dengan PT Sorikmas Mining setelah adanya rencana ganti rugi lahan/tanaman masyarakat oleh perusahaan. Dan kita ketahui bersama pemblokiran bahan logistik perusahaan beberapa kali pernah terjadi di kawasan itu,” jelas Henri. (BS-026)
Sumber : (beritasumut.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahaya Mercuri Limbah Galundung

    Bahaya Mercuri Limbah Galundung

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – Bahaya mercuri dari limbah gelondong batu emas (Galundung) sangat luar biasa terhadap manusia. Pemerintah Mandailing Natal harus melakukan langkah-langkah cepat terhadap unit-unit gelondong batu emas di kawasan pemukiman. “Lingkungan yang terkontaminasi oleh merkuri dapat membahayakan kehidupan manusia karena adanya rantai makanan. Merkuri terakumulasi dalam mikro-organisme yang hidup di air sungai dan […]

  • Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sembilan penggerak pramuka di Mandailing Natal (Madina) memperoleh Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa. Tanda Penghargaan itu berdasar Surat Keputusan Kwartir Daerah Sumatera Utara Nomor 42 Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa tanggal 24 Agustus 2021 ditandatangani Ketua Kwarda Pramuka Sumut, H. Nurdin Lubis, SH.MM. Penyematan dilakukan Asisten II Pemkab […]

  • Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

    Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 12 orang keturunan Mandailing di Malaysia melakukan muhibah ke tanah leluhur. Rombongan yang bertajuk “Mulak Tu Huta” itu berlangsung dari tanggal 27 November hingga 2 Desemeber 2017. Mereka mengunjungi berbagai tempat bersejarah di kawasan Padang Lawas, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal. “Di Mandailing Natal, mereka kami bawa ke Bagas Godang […]

  • Error Data Dinkes, Mertua Bupati Masih Hidup, Dinyatakan Ikut Wafat

    Error Data Dinkes, Mertua Bupati Masih Hidup, Dinyatakan Ikut Wafat

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kesalahan input data covid-19 oleh Dinas Kesehatan Madina benar-benar kacau. Sampai-sampai mertua bupati pun ikut dinyatakan meninggal dunia, padahal masih sehat wal’afiat. “Anggota keluarga saya ikut (dinyatakan) meninggal, termasuk mertua saya,” ungkap Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution geram. Itu diungkap bupati pada rapat Forkopinda Madina di aula kantor bupati, […]

  • Terkait Laporan Tim Paslon 1, KPU Siap Laksanakan Apapun Keputusan Bawaslu

    Terkait Laporan Tim Paslon 1, KPU Siap Laksanakan Apapun Keputusan Bawaslu

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) siap melaksanakan apapun keputusan yang dikeluarkan oleh Bawaslu. Hal ini dikarenakan keputusan yang dikeluarkan oleh Bawaslu adalah mutlak dan harus dilaksanakan oleh KPU. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Madina, M. Ikhsan Matondang melalui telepon, Jum’at (15/11/2024). Pernyataan Ikhsan ini disampaikan menanggapi […]

  • Ini Update Kondisi Warga Desa Aek Baru Julu Yang Diterjang Banjir Bandang

    Ini Update Kondisi Warga Desa Aek Baru Julu Yang Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala BPBD Mandailing Natal ( Madina ) Muksin Nasution memastikan, kondisi warga di Desa Aek Baru Julu, Kecamatan Batang Natal aman dari banjir bandang sungai aek baru Senin 13/11/2023. ” tim BPBD yang berada dilokasi telah melaporkan bahwa kondisi warga dipastikan telah aman, hanya satu rumah warga yang terendam banjir […]

expand_less