Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Tak Berkategori

Pengakuan blak-blakan anak buah Klewang soal seks bebas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
  • print Cetak

Pekan  Baru – Pengungkapan jaringan geng motor di bawah komando Mardirianto alias Anto Klewang (58) masih terus dikembangkan jajaran Polresta Pekanbaru.

Berselang dua hari setelah menangkap enam siswa anggota geng motor, kini giliran dua remaja perempuan berinisial Yn (15) dan Um (16) ditangkap di rumahnya, Rabu (15/5).

Saat diwawancara merdeka.com, kamis (15/5) di polresta pekanbaru, Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut keduanya terkait adanya seks bebas sesama anggota geng motor. Sampai memakai sabu-sabu.

Perbuatan terlarang, apalagi bagi remaja seumuran mereka ini dilakukan di base camp Klewang areal Stadion Utama Riau.

Yn (15) merupakan warga Jalan Cipta Karya, anggota geng motor Atit Abang dan tercatat pelajar SMP. Sedangkan Um (16), warga Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh adalah Anggota XTC Laser (Ladies Sex Road).

YN mengaku menyerahkan keperawanannya kepada JF, “pertama kali saya lakukan seks dengan Jefri,” ujar Yn saat merdeka.com.

Yn mengaku memiliki pacar berinisial Jf yang juga anggota geng motor B2R. Selain dengan Jf, ia mengaku pernah berhubungan badan dengan Ai, pacarnya sekarang. “Ai kenal sama Jf, tapi dia bukan geng motor,” akunya.

Areal Stadion Utama, dikatakan Yn, memang terjadi praktik pergaulan bebas. Di antara geng motor bebas saja membawa cewek ke bedeng base camp mereka, di lokasi Klewang ditangkap. “Ada juga saya lihat mereka ngelem dan ada yang nyabu,” terangnya.

Penangkapan dua remaja ini merupakan pengembangan atas penangkapan enam siswa dan Klewang. Yn diamankan di rumahnya Selasa (14/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara Um diamankan kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB juga di rumahnya.

“Keduanya kita amankan dari pengembangan atas penangkapan enam pelajar kemarin,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim, Kompol Arief Fajar Satria SH SIK MH kepada merdeka.com, Rabu (15/5).

Enam orang yang diamankan sebelumnya ditangkap setelah diketahui ikut serta dalam aksi perusakan warung internet (warnet) di Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukitraya dua pekan lalu.

Saat diamankan kemarin, Yn sempat berteriak histeris di depan orangtuanya. Namun setelah dijelaskan bahwa dia ditangkap atas keterangan tersangka lainnya, dia hanya bisa terdiam. Dari handphone-nya saat diamankan polisi juga menemukan rekaman video porno. Belum dipastikan apakah itu rekaman video porno geng motor atau tidak.

Terkait video porno itu, Yn membantah itu video geng motor yang berhubungan sex. “Bukan geng motor itu,” ujarnya.

Sementara Um, diketahui pernah ditahan karena terlibat penyerangan Mapolresta Pekanbaru pada Februari 2012. “Dia sempat ditahan di Lapas karena kasus itu,” ujar Kasat Reskrim.

Hal ini tak dibantah Um. Namun, ia mati-matian membantah dirinya adalah geng motor. “Semenjak kasus itu saya tidak ngumpul lagi,” ujarnya. Sementara itu, terkait perusakan warnet di Jalan Kelapa Sawit, Um mengaku berada di sana namun hanya melihat dan tak ikut merusak.

Bantahan Um ini berbeda temuan dari penyelidikan polisi. Um diketahui mengenal dekat Klewang. Bahkan di dalam handphone-nya ditemukan SMS yang dikirimkan ke Klewang mengatakan, “Klewang harus berhati-hati, sebaiknya menukar kartu handphone.” Um juga menyarankan agar Klewang tidak usah ke Pekanbaru karena dicari polisi.

Doktrin agar jangan mengakui diri sebagai geng motor tampaknya masih melekat dalam diri dua remaja putri ini. Perilaku yang ditunjukkan Um serupa dengan Yn. Saat ditanya terkait keterlibatannya di geng motor, Yn mengaku hanya ikut bergaul, namun ia bukan geng motor.

“Saya ngumpul-ngumpul saja sama mereka,” ujarnya.

Ia mengaku sering berkumpul bersama geng motor Atit Abang. Saat berkumpul, mereka biasanya duduk-duduk di depan SD di Tarai Bangun, Kampar. Setelahnya lalu konvoi dan jalan-jalan ke Sungai Pagar. Yn ikut berkumpul mereka di Stadion Utama Riau baru dilakoni sekitar dua bulan terakhir.

Yn mengaku orangtuanya tak tahu bahwa ia ikut geng motor. Untuk keluar rumah, orangtuanya biasa dikelabui dengan alasan dijemput oleh temannya, Ni. Ni ini adalah panglima Atit Abang.

“Kadang izinnya tidur di rumah teman,” lanjutnya.

Dengan kasus yang menimpanya, Yn mengaku menyesal. Apalagi dia kini harus menanggung malu di depan orangtuanya karena terlibat geng motor.

Sementara itu, orang tua Yn, He (46) mengaku tak tahu anaknya ikut kegiatan terlarang seperti itu. “Dia di depan kita tidak pernah bilang. Kita sebagai orangtua tidak bisa memantau setiap hari,” kata He.

Setelah semua terjadi, He mengaku pasrah. “Biar polisi yang membuktikan,” katanya.

Sementara itu, Klewang diancam pasal berlapis. Kepolisian menemukan beberapa bukti dan unsur-unsur terlibat berbagai tindak pidana di Riau.(merdeka)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Napi Narkoba Yang Kabur Gunakan Sarung Manjat Tembok LP

    Napi Narkoba Yang Kabur Gunakan Sarung Manjat Tembok LP

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Nara Pidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP ) yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Panyabungan pada senin pagi 1/8/2023 kemaren diduga menggunakan sarung untuk memanjat tembok. Hal ini di ungkapkan Kepala Lapas kelas II B Panyabungan Mustafa Kamal Simamora Rabu 02/8/2023 saat di konfirmasi. ” dugaan kami, dia […]

  • UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    UPTD Puskesmas Longat Gelar Lokakarya di Silangitkoi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – UPTD Puskesmas Longat menggelar lokakarya mini bulanan Lintas Program di tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan. Acara ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai bidang dan dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) dr. Melvariani. Melva mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas yang […]

  • Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Desa Sikara-kara IV diperkirakan sebagai banjir terparah di Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Desa yang diapit dua sungai besar dan dihuni sekitar 400-an kepala keluarga ini terendam banjir dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa. Akses jalan terputus total. Warga minta untuk dievakuasi dan kiriman bantuan pangan segera. Kawasan desa ini digenangi […]

  • Gratifikasi seks lebih berbahaya

    Gratifikasi seks lebih berbahaya

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual. “Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini. Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan […]

  • Lanjutan Jalan Madina-Sumbar, Pemkab Madina Diminta Lobi Sumbar

    Lanjutan Jalan Madina-Sumbar, Pemkab Madina Diminta Lobi Sumbar

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Onine) – Masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina melakukan lobi kepada pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar jalan tembus Madina-Sumbar dari titik Desa Simpang Banyak, Ulu Pungkut ke daerah Pasaman bisa terealisasi. “Untuk wilayah Madina,  pembukaan jalan tembus dari Desa Simpang Banyak ke perbatasan  Sumatera Barat walaupun […]

  • BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima sertifikat tanah pembebasan lahan bandara Mandailing Natal dari Badan Pertanahan Nasional Madina. Penyerahan sertifikat dilaksanakan di kantor Bupati, Selasa (07/12). Adapun luas lahan yang akan dibebaskan sebanyak 28 hektare ditambah 5 hektare untuk akses menyusul yang tertinggal. Bupati Sukhairi mengatakan […]

expand_less