Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Polisi Temukan Ladang Ganja dari Helikopter

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

10 Ribu Batang Ganja Dicabut dari Tor Sihite

MADINA-
Sedikitnya sepuluh ribu batang ganja dengan variasi usia dicabut dari tiga hektare lahan yang tersebar di pegunungan Tor Sihite, Madina, kemarin (12/1). Penemuan ini merupakan kali pertama sekaligus terbesar di awal Januari. Rencananya, polisi akan memberangus ladang ganja lainnya secara rutin selama dua bulan sekali.
Sekitar 100-an personel dari Polres Tapsel, Satpol PP, dan gegana, turun ke lokasi selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (12/1). Operasi ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Narkoba Poldasu, Polres Madina, dan Pemkab Madina.
Rombongan yang dipimpin Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Beni Mamoto, Kepala BNN Madina AKBP Eddy Mashuri, Wakil Bupati Madina Dahlan Nasution, dan Kasat Narkoba Polres Madina AKP Hendra, berangkat dari Polres Madina Rabu (11/1) pagi sekira pukul 09.00 WIB.
Sebagian lewat jalur udara dengan menggunakan Helikopter Polisi P-3101. Sebagian lagi lewat jalur darat, yakni dari Kecamatan Panyabungan Timur. Mengingat medan yang dipenuhi bukit terjal, tim yang berangkat lewat jalur darat terpaksa menginap di lokasi.
Lalu, pada Kamis (12/1), tim berhasil menemukan lahan ganja sekitar 3 hektare (akumulasi dari tempat terpisah). Dan, dari tiga hektare itu, tim menemukan sekitar 10 ribu batang ganja termasuk bibit yang masih berusia sekitar satu atau dua minggu.
Menurut Brigjen Pol Beni Mamoto didampingi Wakil Direktur Narkoba Polda Sumut AKBP Afriyanto SIK, Wabup Madina, operasi ini merupakan program pemberantasan narkoba secara nasional. Sebab, menurut BNN Kabupaten Madina merupakan pemasok ganja terbesar setelah Nangroe Aceh Darusallam (NAD).
Dijelaskan Beni, dampak produksi ganja bukan hanya untuk daerah tetapi itu akan berdampak luas, termasuk di Jakarta. BNN meyakini upaya pemusnahan ke sumber-sumber atau produksinya akan membantu proses penindakan dan peredaran narkoba.
BNN sendiri, terang Beni, akan melaksanakan operasi ini secara terus-menerus dan berkesinambungan. “Operasi ini merupakan tahapan dalam pemberantasan narkoba. Kami yakin ganja yang berasal dari Madina ini akan sampai ke Jakarta. Ngapain kita menguras tenaga memberantas ganja di Jakarta, kalau kita tahu di mana sumbernya? Artinya, prioritas pertama kita adalah pembasmian terhadap sumber-sumbernya. Kita akan jalan terus sampai tuntas hingga ke akar-akarnya. Sekali dalam dua bulan kami akan melakukan pemusnahan lahan ganja ke Madina,” jelas Beni.
Dilanjutkannya, apabila lahan-lahan telah berhasil dimusnahkan maka BNN akan melakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat di sekitar Tor Sihite, untuk mengalihkan profesi. Dan hal ini sudah dilakukan BNN Madina terhadap warga.
Beni juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Madina yang telah memfasilitasi bagaimana upaya untuk menyadarkan masyarakat sekitar penemuan lahan untuk mengalihkan profesinya. Misalnya bertani sayur-mayur, beternak, dan lainnya.
“Kita juga mempunyai program yang telah disosialisasikan kepada warga sekitar lahan ganja. Tujuannya, bagaimana agar mereka beralih profesi, dan meningkatkan kesadaran hukum berbangsa,” tambahnya.
Kepala BNN Madina AKBP Eddy Mashuri Nasution juga mengatakan hal senada tentang operasi lanjutan. Pihaknya sendiri juga telah melaksanakan penyuluhan-penyuluhan tentang narkoba ke seluruh masyarakat terutama bagi pelajar di Madina.
“Kami sudah melakukan penanganan masalah narkoba ini dengan melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat. Ini merupakan program nasional untuk mengantisipasi peredaran narkoba,” ungkapnya.
Untuk diketahui, tim baru tiba di Panyabungan pada Kamis (12/1) sekira pukul 13.00 WIB. Dan seluruh barang bukti dibawa ke Jakarta. (wan.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM selidiki kasus penganiayaan jurnalis

    Komnas HAM selidiki kasus penganiayaan jurnalis

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pekanbaru, (MO)- Tim yang terdiri atas dua anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) langsung turun ke Provinsi Riau untuk menyelidiki kasus penganiayaan terhadap jurnalis dan warga yang dilakukan oknum TNI AU di lokasi jatuhnya pesawat Hawk 200. Tim yang terdiri atas Plt Kabag Pengaduan Eko Dahana dan Penyelidik Pelanggaran HAM Firdiansyah, melakukan pemeriksaan […]

  • Limbah Pengolahan Emas atau Tong Beroperasi Bebas. Warga Mulai Resah Dampak Kimia nya

    Limbah Pengolahan Emas atau Tong Beroperasi Bebas. Warga Mulai Resah Dampak Kimia nya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- tong raksasa untuk pengolahan material pasiran mengandung emas di jalan irigasi desa panyabungan jae, kecamatan panyabungan kota, kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mersahkan masyarakat. Pasalnya pengolahan emas ini beroperasi dengan menggunakan bahan kimia berbahaya. Inisial ND diduga menjadi pengusaha nya. Aparat penegak hukumpun terkesan tak berani menyentuh nya meski […]

  • DAMPAK MERCURY (AIR RAKSA) TERHADAP LINGKUNGAN

    DAMPAK MERCURY (AIR RAKSA) TERHADAP LINGKUNGAN

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Khoiruddin Faslah Siregar Dampak Merkuri terhadap lingkungan Mercury dapat terakumulasi dilingkungan dan dapat meracuni hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Acidic permukaan air dapat mengandung signifikan jumlah raksa. Bila nilai pH adalah antara lima dan tujuh, maka konsentrasi raksa di dalam air akan meningkat karena mobilisasi raksa dari dalam tanah. Setelah raksa telah mencapai permukaan […]

  • Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 2)

    Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 2)

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Otonomi Daerah menuntut setiap kepala daerah untuk lebih visioner dan gesit serta inovatif dalam menggenjot laju pembangunan daerah. Di sisi lain, memajukan sektor-sektor penting di daerah serta upaya memakmurkan penduduk bukan perkara mudah. Itu membutuhkan kemauan luar biasa dari pemimpin suatu daerah. Dan, semua orang pasti satu pemahaman bahwa […]

  • Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air terus mengalir. Hingga tadi malam puluhan WNI terus berdatangan baik dengan penerbangan reguler dari Jepang. Sebagian ikut dalam rombongan evakuasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) namun ada juga yang pulang dengan biaya pribadi. Salah seorang WNI bernama Susi misalnya, dia mengatakan bahwa banyak WNI yang panik […]

  • Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari 2012 harga rata-rata gabah kualitas kering panen di tingkat petani naik 7,86% dari bulan sebelumnya menjadi Rp4.406 per kilogram (kg). Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPS, Suryamin, di Jakarta, Rabu (1/2), harga rata-rata gabah kualitas kering panen di penggilingan selama Januari 2012 juga naik 7,82% dari bulan sebelumnya […]

expand_less