Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Presiden Undang Dua Orang Guru Madina Ikuti HUT RI di Jakarta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang guru SD dari Mandailing Natal (Madina) akan mengikuti HUT RI di Istana Negara Jakarta atas undangan Presiden SBY pada 17 Agustus mendatang.

Nama kedua guru itu masing-masing Ismar AMPd, guru SD Negeri 347 Kecamatan Batahan dan Annaita Siregar S.Pd.SE guru di SD 352 Bintungan Bejangkar II Kecamatan Batahan.

Kepastian undangan terhadap dua guru itu disampaikan Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron Lubis, Selasa (12/8/2014).

Dikatakannya, berdasar surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara tanggal 22 Juli lalu, kedua guru ini akan diberangkatkan ke Jakarta menghadiri HUT RI. Sebanyak 3 orang akan berangkat dimana diantaranya 2 dari Madina.

Keduanya juga akan mendapat penghargaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Kementerian Pendidikan.

Sayangnya, baik bupati Madina maupun Dinas Pendidikan belum menerangkan secara detail apa saja prestasi kedua guru itu sehingga harus mendapatkan penghargaan tersebut.

Belum adanya ekspos detail prestasi kedua guru ini menimbulkan dugaan liar bahwa presetasi kedua guru ini bisa saja direkayasa oleh Dinas Pendidikan Madina, sebab saat ini situasi perebutan jabatan di Pemkab Madina lagi panas terkait adanya rencana mutasi sejumlah kepala dinas.

Kondisi ini menyebabkan posisi Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron Lubis menjadi rentan dalam ekskalasi rebutan jabatan menjelang mutasi di tubuh Pemkab Madina.

Sejauh ini, sekolah-sekolah yang dinaungi Dinas Pendidikan Madina terlihat melorot prestasi jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah yang dinaungi Kantor Departemen Agama Madina, sebab raihan prestasi demi prestasi di tingkat provinsi maupun nasional semisal olimpiade justru diborong oleh siswa siswi MAN maupun TK Adnani yang swasta.

Itu masih skala Madina, belum bicara skala Provinsi dimana terdapat ribuan guru. Dua guru dari Madina ini berada diantara ribuan guru di Sumatera Utara yang juga memiliki prestasi tinggi yang memperoleh panilaian dari Pemprovsu. Dan selama ini sudah menjadi rahasia umum bahwa “epeng do namangatur” di lembaga-lembaga pemerintah di Sumatera Utara menjadi salah satu liarnya nalar menyikapi undangan kepada dua guru tersebut.

Oleh karenanya, pemerintah Provinsi Sumut dan Dinas Pendidikan Madina harus menjelaskan secara detail prestasi dua guru ini serta gambaran kualitas pelajar yang mereka didik di sekoleh meraka.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intelijen harus kupas konflik Aceh

    Intelijen harus kupas konflik Aceh

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tjahjo Kumolo pertanyakan apakah hanya masalah kriminal atau ada ekses-ekses terkait, seperti ekses internasional, pilkada, atau masalah yang belum diselesaikan dengan baik. Menurut dia, pemerintah jangan cepat memberikan pernyataan bahwa peristiwa penembakan itu merupakan kriminal murni, namun perlu dicari latar belakang di balik peristiwa ini. Berdasarkan hasil pencermatannya, konflik di Aceh ini terjadi karena ada […]

  • Realisasi PBB Masih 40 Persen

    Realisasi PBB Masih 40 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian realisasi penerimaan PBB P2 di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2012 hanya berkisar 40 persen, dengan potensi terget sebesar 1 milyar rupiah. Posisi itu juga sama di tahun 2011. Rendahnya capaian realisasi tersebut akibat nama wajib pajak tidak sesuai dengan objek pajak. Itu terjadi akibat belum ada pemutakhiran data pada […]

  • PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- PT Sawit Sukses Sejati ( SSS ) yang berlokasi di Kecamatan Muara Batang Gadis , Mandailing Natal( Madina )akhirnya menyerahkan hak karyawannya yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja pada rabub27/9/2023 lewat. Penyerahan hak karyawan itu sendiri berlangsung Senin 2/10/2023 di rumah duka yang diterima langsung oleh istri korban Hendriani . […]

  • KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN) menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Film ini didasarkan pada sebuah riset ilmiah yang cukup panjang. Sebagaimana judulnya, film ini mengungkap jejak Khilafah di Nusantara dari sisi sejarah. Adanya jejak Khilafah di Nusantara antara lain terungkap dalam sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) […]

  • Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaruh politik uang dalam Pemilu cenderung menurun. Itu diungkap Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti dalam Sosialisasi Diskusi Publik Hasil Fakta Integritas Caleg Madina 2019 di Aula Mitra Tani, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Senin (1/4/2019). Meski politik uang masih tetap bermain dalam Pemilu 2019 nanti, tetapi pengaruhnya terhadap keterpilihan relatif menurun. […]

  • Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Acara di radio membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih dalam. Hartono (25 tahun) lahir dari keluarga Islam. Namun, ia besar tanpa pendidikan agama. Hal ini membuat jiwanya kosong. Ia mengaku selama itu ia tak pernah mendalami Islam secara sungguh-sungguh. “Saya blank sama sekali tentang Islam,” ujarnya kepada Republika lewat sambungan telepon, pekan lalu. Ia merasa pemahaman […]

expand_less