Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Proses Kocok Ulang Alat Kelengkapan Dewan Sah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

10/02/2012

Panyabungan (MO) – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Madina, Riadi Husnan menyatakan bahwa proses kocok ulang alat kelengkapan DPRD Madina pada paripurna di hari Jumat tanggal 27 Januari lalu, sah dan tidak ada masalah.

Itu ditegaskannya kepada MO di gedung dewan, Kamis (9/2) menanggapi sejumlah isu yang memplintir proses kocok ulang itu tidak sah. Riadi menyatakan bahwa proses pergantian alat kelengkapan dewan pada waktu itu dihadiri oleh sebanyak dua puluh enam anggota dewan alias quorum pada rapat paipurna pengesahan program kerja DPRD Madina.

“Saat itu seluruh anggtoa dewan yang hadir menyepakati untuk dilakukan pergantian alat kelengkapan mulai dari komisi-komisi, badan legislasi, badan kehormatan dan alat kelengkapan lainnya. Nah pasca dilakukannya proses pergantian itu dan setelah fraksi-fraksi mengusulkan utusannya masing-masing, ada beberapa orang anggota dewan yang melayangkan surat ke pimpinan bahwa proses pergantian atau kocok ulang itu tidak sah karena tidak melalui agenda Badan Musyawarah,” ungkapnya.

“Ini kan kalau boleh dibilang sebagai jurus mabuk, karena proses pergantian itu sudah melalui mekanisme, yakni melalui rapat paripurna. Jadi tidak tertutup kemungkinan setiap ada rapat paripurna, ada pembahasan lain yang di luar agenda Bamus, dan itu tidak menyalahi aturan, karena seperti kita ketahui bersama paripurna itu merupakan rapat tertinggi di DPRD” jelas Riadi.

Riadi menegaskan bahwa selama ini pergantian alat kelengkapan dewan atas hasil di rapat paripurna yang tak mengagendakan kocok ulang, tetapi tidak ada yang dipersoalkan. “Kenapa saat ini ketika situasi tidak berpihak kepada mereka, mereka melakukan langkah-langkah seperti ini? Kalau boleh dibilang ini adalah jurus mabuk” ujarnya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara. Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja. “Orang […]

  • Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Sebanyak 49 ribu honorer kategori satu (K1) jangan gembira dulu. Pasalnya, meski sudah dinyatakan memenuhi kriteria (MK) oleh tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sudah mendapatkan formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan jaminan lantas bisa mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Terbukti hingga Selasa (10/9) sudah ribuan […]

  • Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    • calendar_month Selasa, 6 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan reses di dua kecamatan di Mandailing Natal, Selasa (6/3/2018). Di Kecamatan Panyabungan, politisi dari Partai Hanura ini berlokasi di Kelurahan Kotasiantar pada Selasa pagi. Dia disambut Raja-raja Mandailing Godang, yakni Patuan Mandailing Hutasiantar, Mangaraja Gunung dan Sutan Parluhutan serta tabuhan Gordang Sambilan. […]

  • Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

    Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Terkait Proyek Sanctuary Tapir di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mubazir dibantah satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). Melalui Bidang Sub Bagian Tata Usaha. Herbert Aritonang, didampingi Kepala seksi Siti Wahyuni selaku pengelola taman nasional wilayah 3 TNBG mengatakan proyek pembangunan […]

  • Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

    Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah kuatnya goyangan dan gangguan, geliat pergerakan konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal terus menguat. Fungsionaris yang abu-abu atau setengah hati, silahkan mengundurkan diri. Jangan menjadi duri di dalam tubuh partai. Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengutarakan sejak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan amanah […]

  • Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengalaman publik menghirup kebebasan memilih wakilnya di parlemen tidak juga mendongkrak simpati bagi politisi Senayan. Publik menilai mereka yang pernah menjadi anggota DPR atau DPRD tidak terlalu layak untuk dipilih kembali menduduki kursi parlemen. Hasil jajak pendapat Kompas di 13 kota dua pekan lalu memperlihatkan publik cenderung menolak tiga jenis profesi untuk menduduki kursi legislatif. […]

expand_less