Senin, 20 Apr 2026
light_mode

PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • print Cetak

Ilustrasi: Limbah Sawit.

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8).

Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut.

Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka yang merupakan aliran sungai Marait

“Tiba-tiba saja, habis mandi, badan saya gatal-gatal,” terangnya sambil memperlihatkan tangannya kemerahan bekas digaruk.

Selain menyebabkan gatal-gatal, limbah itu juga mengakibatkan banyak ikan mati di permukaan Sungai Marait, termasuk anak Sungai Air Manis.

“Inilah ikan yang dapat di sungai. Banyak ikan yang tiba-tiba mengapung dan mati, ” ungkap DA sambil memperlihatkan ikan di dalam wadah.

Pelepasan limbah yang diduga berbahaya tersebut telah lama menjadi keluhan para nelayan di Desa Sikapas karena sejak perusahaan tersebut beroperasi keberadaan ikan kakap di sungai Marait menjadi langka.

“Mau cari seekor saja susah Bang,” keluh Gunawan di lokasi perkebunan PT. MAL, Kamis kemarin.

Bahkan, Sungai Marait yang biasanya jernih dan memiliki potensial dalam peningkatan ekonomi masyarakat bagi nelayan di sekitar Dusun Marait, Sikapas, kini lumpuh total..

Gunawan mengaku banyak masyarakat di dusun itu beralih pekerjaan dari nelayan menjadi buruh kasar atau tukang bengkel.

“Ada juga nelayan yang jadi buruh harian di kebun sawit milik warga di Desa Sikapas,” ujarnya.

Pengakuan Karyawan Perusahaan

Tahun lalu, sejumlah nelayan dari Desa Sikapas pernah melakukan unjuk rasa ketika melihat permukaan sungai Marait berubah menjadi hitam dan berbau.

Namun, tidak ada tindak lanjut atau solusi atas keluhan warga tersebut, meskipun telah dilakukan pertemuan dengan pihak perusahaan.

Salah seorang karyawan di perusahaan itu yang berhasil dihubungi media menerangkan perusahaan menanam pipa pembuangan ke sungai Marait. Keberadaan pipa ini, jelas karyawan dengan inisial MD itu, sengaja disembunyikan pihak perusahaan pengelola limbah, yakni PMKS milik STA Resource.

Melansir SumutNews, MD tidak tahu persis regulasi dan uji sampel laboratorium yang digunakan perusahaan pabrik minyak kelapa sawit yang juga mengelola manajemen PT. DAL di Desa Batu Mundam, Muara Batang Gadis itu dalam menangani limbah.

Hingga laporan ini dituliskan, ikan-ikan masih bermunculan di permukaan sungai.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Mandailing Natal Diminta Tegas.

Menanggapi hal ini, juru bicara Sumatra Ecosystem Partnership B. Hutasuhut di Panyabungan, pada Februari lalu telah meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menangani keluhan masyarakat terkait pengelolaan limbah pabrik.

“DLHK Mandailing Natal harus memberikan jawaban konkret terkait pembuangan limbah dan pengelolaan pabrik minyak kelapa sawit,” tegas Budi Hutasuhut.

Ia menambahkan, PMKS mestinya punya standarisasi pembuangan limbah yang steril, laporan zat sulfida, dan BOD dari laboratorium resmi bersertifikasi.

“PMKS itu harus mempunyai standar pembuangan, termasuk bagaimana kadar kimia sulfida dan BOD yang mereka laporkan per bulannya,” ujar Budi Hutasuhut.

 

Peliput: Roy Adam/Rls

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kami Terpaksa Makan Gandum

    Kami Terpaksa Makan Gandum

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stok Makanan di Mesir Mulai Habis Sudah 7 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka JAKARTA-Akibat krisis politik di Kairo, Mesir, kini sejumlah mahahasiwa asal Indonesia yang bertahan di kota Kairo mengaku kesulitan men dapatkan bahan-bahan makanan. Sementara, stok makanan mulai menipis. Para mahasiswa dan WNI di Mesir kini juga sudah dikumpulkan di satu tempat untuk memudahkan evakuasi. […]

  • Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MOMPANG JAE (Mandailing Online) – Untuk mencegah kenaikan level PPKM di Mandailing Natal (Madina) Wakil Bupati Atika Azmi Utammi mengajak masyarakat Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, mengikuti vaksinasi. “Level PPKM sekarang ditentukan capaian vaksinasi. Vaksin halal, saya mengajak masyarakat Mompang Jae secara khusus untuk ikut vaksinasi bagi yang belum,” katanya di gedung MDTA Tarbiyatul Athfal […]

  • Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Sumut, Leo Simanjuntak (kiri) dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Irwan Sinuraya (kanan) akhirnya menetapkan 3 orang tersangka dalam Kasus Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (19/7/2019). (foto : Tribun Medan)   MEDAN (Mandailing Online) – Kejati Sumut akhirnya menetapkan tiga orang […]

  • Bupati Lantik Polsus PKS dan UKS MAN 5 Madina

    Bupati Lantik Polsus PKS dan UKS MAN 5 Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H.M Ja’far Sukhairi Nasution melantik Polisi Khusus Patroli Keamanan Sekolah (Polsus PKS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 5 Mandailing Natal (Madina) di Kase Rao-rao, Kecamatan Batang Natal, Jumat (13/1). Bupati dalam sambutannya mengatakan, anggota Polsus PKS dan UKS harus mampu membawa perubahan di sekolah. Pembentukan […]

  • Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal diduga sunat Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS). Diketahui gaji anggota KPPS Sendiri sesuai dengan ketentuan PKPU Rp. 1.100.000 setiap anggota yang bekerja di setiap TPS dan Ketua PPS Rp. 1.200.000. Namun, Salah seorang anggota KPPS di […]

  • Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    Bupati: Tahun Depan Pemkab Alokasikan Dana untuk Pembangunan Darul Ikhlas

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DALAN LIDANG (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan pada tahun 2023 Pemkab akan mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ikhlas Dalan Lidang, Panyabungan. Bupati menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan ijazah santri dan santriwati tahun ajaran 2021-2022, Rabu (25/5). Bupati menjelaskan, banyak tokoh yang lahir […]

expand_less