Senin, 18 Mei 2026
light_mode

PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • print Cetak

Ilustrasi: Limbah Sawit.

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8).

Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut.

Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka yang merupakan aliran sungai Marait

“Tiba-tiba saja, habis mandi, badan saya gatal-gatal,” terangnya sambil memperlihatkan tangannya kemerahan bekas digaruk.

Selain menyebabkan gatal-gatal, limbah itu juga mengakibatkan banyak ikan mati di permukaan Sungai Marait, termasuk anak Sungai Air Manis.

“Inilah ikan yang dapat di sungai. Banyak ikan yang tiba-tiba mengapung dan mati, ” ungkap DA sambil memperlihatkan ikan di dalam wadah.

Pelepasan limbah yang diduga berbahaya tersebut telah lama menjadi keluhan para nelayan di Desa Sikapas karena sejak perusahaan tersebut beroperasi keberadaan ikan kakap di sungai Marait menjadi langka.

“Mau cari seekor saja susah Bang,” keluh Gunawan di lokasi perkebunan PT. MAL, Kamis kemarin.

Bahkan, Sungai Marait yang biasanya jernih dan memiliki potensial dalam peningkatan ekonomi masyarakat bagi nelayan di sekitar Dusun Marait, Sikapas, kini lumpuh total..

Gunawan mengaku banyak masyarakat di dusun itu beralih pekerjaan dari nelayan menjadi buruh kasar atau tukang bengkel.

“Ada juga nelayan yang jadi buruh harian di kebun sawit milik warga di Desa Sikapas,” ujarnya.

Pengakuan Karyawan Perusahaan

Tahun lalu, sejumlah nelayan dari Desa Sikapas pernah melakukan unjuk rasa ketika melihat permukaan sungai Marait berubah menjadi hitam dan berbau.

Namun, tidak ada tindak lanjut atau solusi atas keluhan warga tersebut, meskipun telah dilakukan pertemuan dengan pihak perusahaan.

Salah seorang karyawan di perusahaan itu yang berhasil dihubungi media menerangkan perusahaan menanam pipa pembuangan ke sungai Marait. Keberadaan pipa ini, jelas karyawan dengan inisial MD itu, sengaja disembunyikan pihak perusahaan pengelola limbah, yakni PMKS milik STA Resource.

Melansir SumutNews, MD tidak tahu persis regulasi dan uji sampel laboratorium yang digunakan perusahaan pabrik minyak kelapa sawit yang juga mengelola manajemen PT. DAL di Desa Batu Mundam, Muara Batang Gadis itu dalam menangani limbah.

Hingga laporan ini dituliskan, ikan-ikan masih bermunculan di permukaan sungai.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Mandailing Natal Diminta Tegas.

Menanggapi hal ini, juru bicara Sumatra Ecosystem Partnership B. Hutasuhut di Panyabungan, pada Februari lalu telah meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menangani keluhan masyarakat terkait pengelolaan limbah pabrik.

“DLHK Mandailing Natal harus memberikan jawaban konkret terkait pembuangan limbah dan pengelolaan pabrik minyak kelapa sawit,” tegas Budi Hutasuhut.

Ia menambahkan, PMKS mestinya punya standarisasi pembuangan limbah yang steril, laporan zat sulfida, dan BOD dari laboratorium resmi bersertifikasi.

“PMKS itu harus mempunyai standar pembuangan, termasuk bagaimana kadar kimia sulfida dan BOD yang mereka laporkan per bulannya,” ujar Budi Hutasuhut.

 

Peliput: Roy Adam/Rls

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Rumah Sakit Umum Daerah Mandailing Natal ( Madina ) kedatangan pasien Sirosis Hepatitis. Ia adalah Sawiyah (43) warga Desa Gading Bain, Kecamatan Kota Nopan. Sawiyah di tangani medis setelah viral dimedia sosial tentang kondisi perut yang membesar. Lewat Camat Kota Nopan, Bupati Mandailing Natal H.M.Jakfar Sukheri Nasution memerintahkan untuk di rawat […]

  • Madina Butuh Parit antara Panyabungan – Pagur

    Madina Butuh Parit antara Panyabungan – Pagur

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Saat ini sedang berlangsung pembangunan dan rehabilitasi pemeliharaan jalan antara (Madina). Nilai proyeknya Rp1,038 milyar. Hanya saja rencana pembangunan jalan tersebut tidak disertai pembuatan parit, sehingga dikhwatirkan umur jalan tidak akan lama. “Kita mengharapkan Pemkab Madina untuk membangun parit jalan sepanjang proyek tersebut,” ujar Abdul Kholik Nasution, tokoh masyarakat Panyabungan Timur kepada MedanBisnis, Senin […]

  • MARJAGO TARUTUNG

    MARJAGO TARUTUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Trimanto B. Ngaderi*) Musim durian telah tiba. Sudah menjadi kebiasaan penduduk huta, mereka marjago tarutung, siang dan malam. Mereka berlindung dari hujan dan angin malam di sopo, dangau atau biasa disebut bandar. Sebuah balai-balai terbuat dari bambu yang dibelah dan kayu diletakkan di dangau itu. Mereka tidur atau duduk santai di atas balai […]

  • Bantuan 500 Kartu BPJS Kerja: Ilusi Perlindungan atau Jurus Selamat?

    Bantuan 500 Kartu BPJS Kerja: Ilusi Perlindungan atau Jurus Selamat?

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Ketua Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) NU Mandailing Natal     Ada yang terasa janggal setiap kali buruh dirayakan dengan angka. Bantuan 500 kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan di Mandailing Natal dari Pemprov Sumut, memunculkan dugaan buruk. Seremoni dalam suasana yang rapi, penuh simbol, dan tentu saja […]

  • SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya mengenalnya tahun 2009 di radio Start 102.6 FM Panyabungan ketika masih di Lintas Timur, beliau penyiar di radio itu dan saya sering ke sana untuk sekedar minum kopi. Lalu dengan Pak Khoiruddin Faslah Siregar dan Romi Hidayat, kami juga sama-sama menulis buku biografi Amru Daulay. Saya bagian […]

  • Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dewi Nasution Pegiat Literasi   Disebutkan dalam riwayat Imam At-Turmudzi: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami […]

expand_less