Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering curi-curi pandang terhadap siswinya yang terbilang cantik.

Alhasil, dia berhasil membuat salah satu siswinya yang duduk di bangku kelas 3 jatuh hati kepadanya. Digoda sedikit saja oleh sang guru pujaan, langsung berbunga-bunga. Singkat kata, sang guru dan siswinya ini menjalin asmara secara sembunyi-sembunyi. Kisah asmara terlarang ini terus berlanjut dengan mulus. Kedua insan berlainan jenis ini berusaha untuk berdua bila kesempatan memungkinkan.

Awalnya hubungan keduanya hanya sebatas pacaran biasa, namun akhirnya berlanjut ke hubungan yang tidak pantas. Korban mengaku pertama kali disetubuhi oleh gurunya itu di sebuah pondok, tepat di salah satu kebun milik orangtua KS.

Namun korban sudah lupa tanggal dan waktunya. Awalnya korban sempat menolak ajakan kekasihnya itu, tetapi akhirnya mau. Sejak saat itu, kata korban, mereka terus melakukan perbuatan terlarang ini di setiap ada kesempatan.

“Dia terus merayu saya, dan berjanji akan bertanggungjawab. Saya sudah tidak ingat berapa kali kami melakukannya” akui korban dengan lugu, tadi malam. Terbongkarnya kasus amoral ini bermula dengan kecurigaan orangtua korban terhadap anak gadisnya itu. Korban belakangan sering melamun dan bersikap tidak seperti biasanya.

Orangtua korban setelah berulangkali akhirnya mendapat pengakuan yang mengejutkan. Akhirnya peristiwa asusila yang menimpa anak gadisnya ini dilaporkan ke Polres Madina, pada 15 November lalu. Sementara, Rabu (01/12) malam, polisi mengamankan tersangka dan menjebloskannya ke balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim AKP Sarluman Siregar, membenarkan kasus ini. Menurutnya, polisi sudah mengamankan pelaku. “Pelaku sudah kita amankan dan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” katanya. (mag)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN Kondisi jalan lintas penghubung 18 desa di Kecamatan Batahan sangat memprihatinkan. Pasalnya, hingga saat ini jalan tersebut belum diaspal dan sangat menyulitkan transportasi warga, baik dari Batahan ke Kecamatan Sinunukan maupun Batahan ke Natal. Kepada METRO, Minggu (3/4), sejumlah warga merasa mereka dianaktirikan oleh pemerintah. Akibat kondisi ini, warga merasa kesulitan dalam menjalankan usahanya, […]

  • Instansi Rawan Korupsi di Indonesia

    Instansi Rawan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk lebih fokus memantau instansi-instansi pemerintah yang sangat rawan dengan tindakan korupsi. Pernyataan Presiden itu disampaikan Wakil Ketua KPK M Jasin dalam keterangan pers seusai diterima oleh Presiden di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (30/11/2010). Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah menteri terkait, Jasin menyampaikan […]

  • Bupati Madina Didesak Tuntaskan Defisit Rp43 Miliar

    Bupati Madina Didesak Tuntaskan Defisit Rp43 Miliar

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puluhan pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2 Madina) berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Madina, Selasa (05/07/2011). Massa menuntut Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution merealisasikan janji politik pada saat kampanye yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja baru. “Seperti pendidikan gratis, […]

  • PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKS tetap teguh pada sikapnya sebagai partai penyeimbang (oposisi-red) di Indonesia. Jika tidak ada penyeimbang, ibarat kapal, negara bisa oleng, dan arah kebijakan negara juga bisa melenceng dari kepentingan rakyat. Itu dinyatakan Kordinator Wilayah Tabagsel DPTD PKS Sumatera Utara, H. Awaluddin, Senin (22/2/2021) dalam sambutannya pada reses TS II 2020-2021 anggota […]

  • Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola. Berdasar data Mandailing Online, […]

  • Presiden: Jangan Biarkan Setiap Upaya Ingin Robek Perdamaian Aceh

    Presiden: Jangan Biarkan Setiap Upaya Ingin Robek Perdamaian Aceh

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banda Aceh, Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, duduk di kursi perdamaian yang diserahkan oleh rakyat Aceh kepada Presiden, Senin (29/11). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengajak seluruh rakyat Indonesia dan Aceh khususnya untuk terus mempertahankan dan menjaga perdamaian yang dicapai setelah melalui jalan panjang dan perjuangan yang […]

expand_less