Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

MENDIDIK ANAK BERPUASA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Nurlela Sari
Aktivis dan ibu rumah tangga, tinggal di Madina

Pada saat ini kita sedang berada dalam sebuah bulan yang begitu mulia. Seperti yang diketahui, bulan Ramadhan disebut juga dengan  syahrul mubarak (bulan penuh berkah) dan sebagai syahrut tarbiyah (bulan pendidikan) karena mendidik umat untuk selalu mensyukuri nikmat, menumbuhkan sifat sosial juga melakukan pembinaan diri agar dapat mengendalikan marah, nafsu dan syahwat.

Mendidik Anak-anak Agar Suka Berpuasa

Kecintaan berpuasa harus ditanamkan sedini mungkin kepada anak sehingga pada akhirnya mereka menjadi orang yang pandai bersyukur dan bersabar.

Dalam hal ini ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk anak kita, yakni:

Pertama, dengan teladan. Teladan maksudnya adalah metode pendidikan yang paling utama kita terapkan kepada anak agar anak suka puasa, maka orang tua dan anggota keluarga yang lain harus melaksanakan puasa, karena sudah menjadi sifat alamiah kalau anak adalah peniru ulung. Akan lazim ditemui anak melakukan hal yang sama seperti orang terdekatnya, dalam hal ini orang tua.

Kedua, pembiasaan. Anak perlu dibiasakan bangun pada waktu sahur dan makan ketika sudah berbuka.

Ketiga, nasihat. Anak perlu diajak komunikasi tentang puasa dan ramadhan. Baik dia tentang hikmah, keistimewaan, pahala dan hal-hal lain yang berkaitan dengan puasa meskipun mungkin belum paham apa maksud dari yang kita katakan.

Keempat, perhatian. Orangtua harus memberikan perhatian penuh kepada anak, contohnya dengan menyajikan makanan yang disukai ketika berbuka puasa, memberikan hadiah bila anak melaksanakan puasa karena kebiasaan anak anak sangat suka dihujani dengan hadiah, maka dengan ini bisa dipastikan puasa ramadhan akan menjadi momentum yang amat ditunggu-tunggu oleh anak.

Dan yang kelima, hukuman. Bila memang kita ingin anak suka melaksanakan puasa tetapi anak masih meninggalkan maka orang tua dapat memberi hukuman. Namun ingat, hukumannya tidak dengan kekerasan fisik, akan tetapi dengan hukuman yang bermanfaat/ mendidik, contohnya: menghafal ayat ayat pendek, tidak diberi uang jajan dan lain lain.

Itulah cara yang bisa dilakukan kepada anak agar terbiasa melaksanakan puasa walau belum sepenuhnya terlaksana tapi insyaallah pasti akan lebih mudah dengan izin sang pencipta.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forwakot Gelar Diskusi Dampak Pergaulan Bebas

    Forwakot Gelar Diskusi Dampak Pergaulan Bebas

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan menggelar serial diskusi bertema Dampak Pergaulan Bebas dan Pencegahannya di Taman Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (11/7) siang. Hadir sebagai narasumber Efrida Nasution ,SP Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Sosial Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal dan Ust Raja Ritonga, Lc., MA Pemerhati Sosial […]

  • Laode Minta Pembuktian Terbalik Semua Buronan Tersangka Korupsi Tetap Diburu

    Laode Minta Pembuktian Terbalik Semua Buronan Tersangka Korupsi Tetap Diburu

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar menyatakan semua tersangka korupsi di Indonesia yang saat ini masih buron, tetap diburu. Hal ini dikatakan oleh Menkumham Patrialis Akbar ketika buka puasa bersama anak yatim se-Kota Padang di Masjid Taqwa Tanjung Sabar, di Padang, Sabtu. “Kita tetap mengejar semua para koruptor yang berhasil kabur ke luar […]

  • 20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Dugaan korupsi kembali digulirkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA). LSM itu menuding pemerintah daerah di 20 provinsi telah menyelewengkan dana Bantuan Sosial (Bansos) hingga Rp765,36 miliar sepanjang 2009. Sekretariat Nasional FITRA menilai ketidakjelasan prosedur dan peruntukan dana bantuan memicu penyimpangan. “Kecenderungannya, bantuan hanya dibagikan elit daerah kepada jaringan politik dan pengikutnya saja,” […]

  • Seluruh Desa di Batang Natal Diminta Bentuk Pengurus Air Bersih

    Seluruh Desa di Batang Natal Diminta Bentuk Pengurus Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal dihimbau membentuk pengurus air bersih. Pengurus air bersih itu mutlak diperlukan agar kegiatan pemeliharaan sarana air bersih tetap berlangsung secara kontiniu. Sejauh ini 95 persen dari 30 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Batang Natal sudah memiliki sarana air bersih. […]

  • Lasiak Lumban Dolok, di Gantian Air

    Lasiak Lumban Dolok, di Gantian Air

    • calendar_month Selasa, 19 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Lasiak dari Lumban Dolok termasuk cabai yang populer. Terutama di kalangan pedagang. Keterkenalannya itu serupa dengan keterkenalan lasiak Sibanggor. Lasiak dalam bahasa Mandailig. Cabai bahasa Indonesia-nya. Desa Lumban Dolok berada di Kecamatan Siabu. Mandailing Natal. Sumatera Utara. Lasiak Lumban Dolok tak sepedas lasiak Sibanggor. Tapi, tak sepedas Sibanggor ini […]

  • Zubaidah Nasution Desak Polisi Temukan Pembuang Bayi di Hutapungkut

    Zubaidah Nasution Desak Polisi Temukan Pembuang Bayi di Hutapungkut

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Zubaidah Nasution mendesak pihak kepolisian untuk segera menemukan pembuang bayi di Aek Pungkut, Hutapungkut. Zubaidah menilai perlu keseriusan polisi dalam memburu pelaku pembuang bayi tak berdosa itu. “Kita berharap polisi serius dan segera menemukan pelaku pembunuhan dan pembuang bayi yang tali pusarnya saja belum putus […]

expand_less