Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Aswan Hasibuan: Saipullah Itu Multitalenta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • print Cetak

M. Aswan Hasibuan. (foto:istimewa)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lagi-lagi dukungan memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus bergulir. Kali ini dukungan datang dari M. Aswan Hasibuan, SH, kepala Bapeda Madina pada masa pemerintahan Bupati Amru Daulay.

Pensiunan yang juga pernah menjabat kepala Bappeda Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ini menilai calon bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution merupakan sosok yang memiliki multitalenta.

“Dari jejak digital yang saya ikuti, Saipullah sosok seorang yang serba-bisa (multitalenta). Baca Al Qur’an dia bisa, jadi imam pun bisa, doa pun bisa, olahraga pun bisa. Memberikan kuliah di depan mahasiswa juga bisa,” sebut pria bergelar Baginda Batang Taris itu kepada wartawan, Senin (11/11/2024).

Selain mantan birokrat, menurut alumni USU ini, banyaknya kelebihan Paslon SAHATA membuat dirinya bergabung dengan tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua ini.

Dia menjelaskan, tagline yang diusung Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) dalam perhelatan Pilkada Madina 2024, yakni Sahata, Madina Maju, Madina Madani, sangat pas untuk Madina saat ini dan singkron dengan program nasional.

Frasa SAHATA sendiri merupakan akronim Saipullah-Atika. Sedangkan ‘Madina Maju’ mengartikan pasangan Saipullah-Atika akan membawa kabupaten ini sejajar dengan daerah lainnya di Sumatera Utara dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

“Madina Madani diartikan Madina yang memiliki masyarakat sosial dalam kedudukannya yang bermartabat. Madani adalah bumi yang penuh dengan ibadah, islamiyah dan relijius,” katanya.

Mantan pejabat di sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Madina ini mengungkapkan, untuk membangun Kabupaten Madina diperlukan sosok yang memiliki ilmu pengetahuan dan berpengalaman dalam birokrasi.

“Saipullah merupakan birokrat murni. Dilihat dari perjalanan kariernya ini merupakan calon pemimpin duniawi dan ukhrowi. Selama kariernya, dia sudah beberapa kali menjabat kepala Kanwil Bea Cukai. Beliau bintang tiga menjadi direktur di Bea Cukai. Ini kan suatu hal pengalaman yang luar biasa,” jelasnya.

Dia juga mencontohkan semasa kepemimpinan Bupati Amru Daulay. Bupati pertama Madina itu merupakan birokrat senior dan pada masanya banyak yang dia torehkan prestasi dalam membangun kabupaten ini.

“Saat ini Kabupaten Madina sangat memerlukan hal yang demikian. Mengerti birokrasi. Saya anggap Paslon Saipullah-Atika yang saat ini mampu menata kabupaten ini sehingga lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya.

Selain itu, Aswan juga melihat Atika Azmi Utammi sebagai sosok calon wakil bupati yang berhasil. Meski demikian, dia memaklumi jika Atika selama menjabat wakil bupati Madina belum selesai mewujudkan semua program pembangunan dalam waktu tiga tahun enam bulan, apalagi ada masa pandemi Covid-19 selama satu tahun enam bulan.

“Beliau sudah berhasil membangun infrastruktur jalan dan sebagainya,” katanya.

Aswan memaklumi bahwa seorang pemimipin tidak akan mampu memuaskan keinginan seluruh masyarakat. Namun, kata dia, Atika tetap berupaya peduli terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan rajin membantu warga yang sakit. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontraktor Jembatan Gantung di Kampung Baru Ngeluh, Masyarakat Banyak Permintaan

    Kontraktor Jembatan Gantung di Kampung Baru Ngeluh, Masyarakat Banyak Permintaan

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN-( Mandailing Online ) : Pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di desa kampung baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal mulai berjalan, saat ini progres pembangunan jembatan gantung sendiri sudah dikisaran 10 persen, namun kontraktor mengaku banyak persoalan yang di hadapi salah satunya adanya warga meminta ganti rugi dan sewa lahan meski lokasi nya […]

  • Yusuf-Imron Temui Hidayat Batubara

    Yusuf-Imron Temui Hidayat Batubara

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BERTEMU MANTAN BUPATI MADINA – Pasangan Calon bupati/wakil bupati Madina Yusuf Nasution-Imron Lubis menemui mantan bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di LP Tanjung Gusta, Medan, kemarin. Kunjungan ini merupakan silaturrahim pasangan ini ke berbagai tokoh pasca pendaftaran mereka sebagai calon bupati/wakil bupati ke KPU Madina, Minggu (26/7) lalu. Sebelumnya, pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis […]

  • Rapat Perdana TP2D, Bahas Potensi Pendapatan Daerah dan Percepatan Program Pembangunan

    Rapat Perdana TP2D, Bahas Potensi Pendapatan Daerah dan Percepatan Program Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Rapat perdana Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (1/3/2023) sore. Prof. Todung Mulia Lubis selaku ketua TP2D memimpin langsung rapat itu. Hadir dalam pertemuan tersebut M. Azhar Lubis, Saipullah Nasution, Bupati Ja’far Sukhairi Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, […]

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

  • MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) : MAN Panyabungan akan mengikuti kompetisi Raja Majestic Marching Band  tahun 2016 yang akan berlangsung dari tanggal 7-9 Oktober 2016 di Unimed Medan. Tim dari MAN Panyabungan ini adalah Marching Band Gita Nada Pratama Madina (GNPM). Menyongsong keberangkatan tim ini, MAN Panyabungan menggelar konser pamit yang diselenggarakan di lapangan footsal MAN Panyabungan, […]

expand_less