Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Aswan Hasibuan: Saipullah Itu Multitalenta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • print Cetak

M. Aswan Hasibuan. (foto:istimewa)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lagi-lagi dukungan memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus bergulir. Kali ini dukungan datang dari M. Aswan Hasibuan, SH, kepala Bapeda Madina pada masa pemerintahan Bupati Amru Daulay.

Pensiunan yang juga pernah menjabat kepala Bappeda Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ini menilai calon bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution merupakan sosok yang memiliki multitalenta.

“Dari jejak digital yang saya ikuti, Saipullah sosok seorang yang serba-bisa (multitalenta). Baca Al Qur’an dia bisa, jadi imam pun bisa, doa pun bisa, olahraga pun bisa. Memberikan kuliah di depan mahasiswa juga bisa,” sebut pria bergelar Baginda Batang Taris itu kepada wartawan, Senin (11/11/2024).

Selain mantan birokrat, menurut alumni USU ini, banyaknya kelebihan Paslon SAHATA membuat dirinya bergabung dengan tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua ini.

Dia menjelaskan, tagline yang diusung Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) dalam perhelatan Pilkada Madina 2024, yakni Sahata, Madina Maju, Madina Madani, sangat pas untuk Madina saat ini dan singkron dengan program nasional.

Frasa SAHATA sendiri merupakan akronim Saipullah-Atika. Sedangkan ‘Madina Maju’ mengartikan pasangan Saipullah-Atika akan membawa kabupaten ini sejajar dengan daerah lainnya di Sumatera Utara dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

“Madina Madani diartikan Madina yang memiliki masyarakat sosial dalam kedudukannya yang bermartabat. Madani adalah bumi yang penuh dengan ibadah, islamiyah dan relijius,” katanya.

Mantan pejabat di sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Madina ini mengungkapkan, untuk membangun Kabupaten Madina diperlukan sosok yang memiliki ilmu pengetahuan dan berpengalaman dalam birokrasi.

“Saipullah merupakan birokrat murni. Dilihat dari perjalanan kariernya ini merupakan calon pemimpin duniawi dan ukhrowi. Selama kariernya, dia sudah beberapa kali menjabat kepala Kanwil Bea Cukai. Beliau bintang tiga menjadi direktur di Bea Cukai. Ini kan suatu hal pengalaman yang luar biasa,” jelasnya.

Dia juga mencontohkan semasa kepemimpinan Bupati Amru Daulay. Bupati pertama Madina itu merupakan birokrat senior dan pada masanya banyak yang dia torehkan prestasi dalam membangun kabupaten ini.

“Saat ini Kabupaten Madina sangat memerlukan hal yang demikian. Mengerti birokrasi. Saya anggap Paslon Saipullah-Atika yang saat ini mampu menata kabupaten ini sehingga lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya.

Selain itu, Aswan juga melihat Atika Azmi Utammi sebagai sosok calon wakil bupati yang berhasil. Meski demikian, dia memaklumi jika Atika selama menjabat wakil bupati Madina belum selesai mewujudkan semua program pembangunan dalam waktu tiga tahun enam bulan, apalagi ada masa pandemi Covid-19 selama satu tahun enam bulan.

“Beliau sudah berhasil membangun infrastruktur jalan dan sebagainya,” katanya.

Aswan memaklumi bahwa seorang pemimipin tidak akan mampu memuaskan keinginan seluruh masyarakat. Namun, kata dia, Atika tetap berupaya peduli terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan rajin membantu warga yang sakit. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lengser, Kepala Daerah Dilarang Mutasi

    Jelang Lengser, Kepala Daerah Dilarang Mutasi

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Banyaknya praktik kecurangan yang dilakukan kepala daerah sebelum mengakhiri masa jabatan membuat Kemendagri menyusun aturan baru. Yakni, enam bulan sebelum masa jabatan berakhir kepala daerah dilarang mengeluarkan kebijakan strategis. “Sebelum mundur, mereka (kepala daerah) biasanya mengeluarkan kebijakan strategis yang menguntungkan diri sendiri dan kelompoknya,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenek. Pria yang […]

  • Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan. “Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi. Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya […]

  • Pelaku Ilegal Maining Asal Sumbar Diduga Jadi Biangkerok Kerusakan Kawasan TNBG di Madina

    Pelaku Ilegal Maining Asal Sumbar Diduga Jadi Biangkerok Kerusakan Kawasan TNBG di Madina

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online):Dari pengamatan melalui citra satelit google map, terlihat dengan jelas beberapa bukaan yang kuat dugaan adalah aktivitas operasi tambang emas ilegal di kawasan hutan konservasi Balai Taman Nasional Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal. Kerusakan kawasan hutan taman nasional batang gadis ( TNBG ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera […]

  • Cahaya Islam di Timor Leste

    Cahaya Islam di Timor Leste

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dakwah pada masa sekarang justru lebih mudah dibandingkan dulu. Timor Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia. Meski dari dulu di daerah ini umat IsLam menjadi minoritas, saat masih menjadi bagian Indonesia, banyak perhatian dan peningkatan aktivitas dakwah di sana. Timor Leste, dulu bernama Timor Timur,  juga sebagian daerah Nusa Tenggara Timur lainnya mayoritas penduduknya adalah […]

  • Gratifikasi seks lebih berbahaya

    Gratifikasi seks lebih berbahaya

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual. “Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini. Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan […]

  • Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat   Miris! Bebasnya terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mendapat sambutan meriah bak pahlawan. Terang saja hal ini dinilai berbagai pihak terlalu berlebihan, hingga mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Sebagaimana diberitakan, penyanyi dangdut, Saipul Jamil menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman selama […]

expand_less