Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
  • print Cetak

Berbiaya Rp38 M, Bisa Tampung 2.250 Orang
Setelah selama kurang lebih lima tahun masa pembangunan, Masjid Agung Nur Alannur Kabupaten Mandailing Natal akhirnya diresmikan Bupati H Amru Daulay SH didampingi seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Madina, Kamis (26/8) malam usai salat tarawih bersama. Peresmian masjid yang terletak di Desa Parbangunan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan ini dihadiri ribuan warga.

Data diperoleh METRO dari Pemkab Madina melalui Kepala Bagian Humasy, M Taufik Lubis SH, Jumat (27/8) menyebutkan, peresmian masjid agung yang berada di pinggir bendungan Aek Batang Gadis dan beseberangan dengan rumah dinas Bupati Madina itu dilakukan mengingat hampir rampungnya pembangunan masjid kebanggaan masyarakat dan Pemkab Madina tersebut.

Proses pembangunan masjid agung itu bertahap selama lima tahun, anggaran dana yang telah dihabiskan untuk pembangunannya lebih dari Rp38 miliar, meskipun dana itu belum juga menyelesaikan secara sempurna pembangunannya.

Taufik menyebutkan, pembangunan Masjid Nur Alannur digagas Bupati Madina H Amru Daulay SH pada tahun 2003 atau masa periode pertama kepemimpinannya sebagai Bupati Madina. Dari analisa yang dilakukan, letak atau lokasi di sepanjang aliran sungai ini sangat strategis untuk mendirikan masjid, tepatnya di sekitar bendungan Batang Gadis Aek Godang yang juga merupakan salah satu objek wisata di Panyabungan.

Adapun kontrak pembangunan sebagai konsultan perencanaan dilaksanakan oleh PT Birano Achamad Noe’man di Bandung. Sedangkan pelaksanaan konstruksi dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Selanjutnya tahapan pendanaan pembangunan masjid agung ini dilakukan dalam beberapa tahap.

Yakni tahap pertama dengan program pematangan lahan pada tahun 2005 hingga 2007. Untuk tahap kedua dengan program pembangunan masjid sejak tahun 2007 hingga tahun 2010. Sedangkan tahap berikutnya yang saat ini direncanakan adalah tahap pembangunan landscape, bangunan penunjang, dan penyempurnaan masjid yang direncanakan akan dikerjakan tahun 2010 hingga 2012.

“Sesuai data yang ada, pendanaan ini ada beberapa tahap. Yakni untuk anggaran tahun 2008 biaya yang dikeluarkan dari APBD sebesar Rp13.475.000.000, dan sudah selesai dikerjakan, sedangkan untuk tahap kedua tahun 2009 dengan anggaran Rp17.169.941.000, sudah selesai dikerjakan,” ujar Taufik saat ditemui di ruang kerjanya.

Untuk tahap berikutnya tahun anggaran 2010 yang memiliki dua nilai, yakni untuk nilai pertama sebesar Rp2 miliar dan telah selesai dikerjakan. Sedangkan untuk nilai kedua Rp6 miliar pada saat ini sedang persiapan pelaksanaan.

Dari data yang disebutkan Taufik, pembangunan masjid agung tersebut masih belum sempurna atau masih butuh biaya untuk dua kali anggaran lagi, yakni untuk tahap berikutnya sebagaimana yang telah direncanakan Pemkab Madina.

“Tahun anggaran 2011 untuk pembangunan tahap penyempurnaan masjid agung direncanakan dananya sebesar Rp10 miliar, dan tahun anggaran 2012 sebesar Rp8.033.108.000. Kita berharap pada dua tahapan ini Bupati Madina berikutnya menyambut baik rencana pembangunan atau penyempurnaan masjid agung supaya pembangunannya pada tahap sempurna. Dan total biaya yang sudah dikeluarkan hingga saat ini sebesar Rp38.644.941.000,” ungkapnya.

“Sedangkan kalau dijumlahkan dengan dana yang direncanakan untuk pembangunan masjid hingga tahun anggaran 2011 dan tahun 2012, maka total dana keseluruhan untuk pembangunan masjid hingga sempurna akan berjumlah Rp56.678.049.000,” tambahnya.

Adapun luas lahan dan bangunan Masjid Agung Nur Alannur dengan rincian yakni luas bangunan seluruh lantai seluas 4.172 M2, luasa lahan secara keseluruhan seluas 21.197 M2, sedangkan kapasitas jamaah di dalam gedung ruang salat utama berada di lantai 2 sebanyak 1.675 orang jamaah, untuk ruang shalat mezanine di lantai 3 sebanyak 575 orang. Jumlah kapasitas tampungnya sebanyak 2.250 orang.

Untuk komponen-komponen bagian bangunan, lanjut Kabag Humasy, memiliki banyak komponen. Dengan rincian lantai satu yakni tempat ruang serba guna atau fasilitas umum, tempat yang terdiri dari dua jenis, ruang peralatan sound system, menara utama dengan ketinggian kuran lebih 60 meter, sedangkan menara sayap setinggi 18 meter.

“Sedangkan komponen yang ada di lantai dua yakni terdiri dari ruang salat utama, ruang pengurus masjid, ruang peralatan sound system. Untuk lantai tiga terdiri dari ruang salat tambahan, ruang pengurus masjid, rangka atap baja berat. Sedangkan bangunan sebelah timur berada di luar masjid terdiri dari bangunan perumahan dan guest home, bangunan asrama putra dan putri, bangunan power house dan bangunan selasar, bangunan balai sidang dan perpustakaan, bangunan kampus, balai pengobatan, bangunan taman kanak-kanak Alquran, dan lain-lain,” tuturnya.

Dalam hal ini, sambung Taufik, Bupati Madina H Amru Dulay mengimbau kepada seluruh masyarakat Madina untuk sama-sama turut memakmurkan Masjid Agung Nur Alannur yang telah dicanangkan selama bertahun-tahun.

“Karena menurut Bupati Madina, masjid meskipun dengan kondisi yang sangat megah dan bagus namun bukanlah hanya keindahan dalam pandangan semata, tapi dengan kondisi fisik itu warga Madina menyesuaikannya dengan menggunakannya sebagai sarana beribadah baik amalan wajib maupun yang sunnah,” ucap Taufik mengakhiri. (wan)

sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengatakan semua daerah tidak bisa terlepas dari pers atau media. Hal itu disampaikan Erwin usai memberikan kejutan dengan mendatangi kantor PWI di Jl. Willem Iskander, Aek Galoga, Panyabungan pada Rabu (9/2). “Seperti yang saya sampaikan tadi, di semua daerah tidak bisa terlepas dari […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang)kemudian dipandang sebagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. […]

  • Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    Tim Pemenangan Harun- Ichwan Dicurhati Warga Terkait Minimnya Perhatian Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online) : Bertandang ke dusun air putih di desa Hadangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dicurhati warga desa. Mereka mengaku merasa terasing di Kabupaten Madina karena minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten. ” Kami di dusun air putih Desa Hadangkahan ini merasa […]

  • Jurnalis TVRI Madina Laporkan Teror Kedirinya Pada Polisi

    Jurnalis TVRI Madina Laporkan Teror Kedirinya Pada Polisi

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandaling Online ): Merasa terancam, Wartawan TVRI, Muhammad Agussalim membuat laporan pengancaman ke Polres Mandailing Natal, Sabtu sore 10/8/2024. Sejak Jum’at kemarin, korban mendapat pesan melalui WhatsApp dari seseorang yang menyebutkan 30 hingga 50 mobil massa akan mendatangi rumah korban akibat memberitakan SPBU menjual BBM ke pengguna jerigen diatas HET. Didampingi sejumlah wartawan, […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Ziarahi Makam Syekh Mahmud

    Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Ziarahi Makam Syekh Mahmud

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Keluarga Besar Darul Aziz Ziarahi Makam Syehk Mahmud Kotanopan, Mandailingonline Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Air Jambu Kotanopan melakukan Ziarah ke Makam Syekh Mahmud. Ziarah ini, berlangsung khitmad usai sholat Jumat (14/10) di jalan lingkar Kotanopan, desa Tombang Bustak, Kec. Kotanopan, Mandailing Natal. Turut Hadir dalam acara ini, Ketua Yayasan Darul Aziz Air Jambu, H. […]

expand_less