Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
  • print Cetak

Berbiaya Rp38 M, Bisa Tampung 2.250 Orang
Setelah selama kurang lebih lima tahun masa pembangunan, Masjid Agung Nur Alannur Kabupaten Mandailing Natal akhirnya diresmikan Bupati H Amru Daulay SH didampingi seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Madina, Kamis (26/8) malam usai salat tarawih bersama. Peresmian masjid yang terletak di Desa Parbangunan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan ini dihadiri ribuan warga.

Data diperoleh METRO dari Pemkab Madina melalui Kepala Bagian Humasy, M Taufik Lubis SH, Jumat (27/8) menyebutkan, peresmian masjid agung yang berada di pinggir bendungan Aek Batang Gadis dan beseberangan dengan rumah dinas Bupati Madina itu dilakukan mengingat hampir rampungnya pembangunan masjid kebanggaan masyarakat dan Pemkab Madina tersebut.

Proses pembangunan masjid agung itu bertahap selama lima tahun, anggaran dana yang telah dihabiskan untuk pembangunannya lebih dari Rp38 miliar, meskipun dana itu belum juga menyelesaikan secara sempurna pembangunannya.

Taufik menyebutkan, pembangunan Masjid Nur Alannur digagas Bupati Madina H Amru Daulay SH pada tahun 2003 atau masa periode pertama kepemimpinannya sebagai Bupati Madina. Dari analisa yang dilakukan, letak atau lokasi di sepanjang aliran sungai ini sangat strategis untuk mendirikan masjid, tepatnya di sekitar bendungan Batang Gadis Aek Godang yang juga merupakan salah satu objek wisata di Panyabungan.

Adapun kontrak pembangunan sebagai konsultan perencanaan dilaksanakan oleh PT Birano Achamad Noe’man di Bandung. Sedangkan pelaksanaan konstruksi dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Selanjutnya tahapan pendanaan pembangunan masjid agung ini dilakukan dalam beberapa tahap.

Yakni tahap pertama dengan program pematangan lahan pada tahun 2005 hingga 2007. Untuk tahap kedua dengan program pembangunan masjid sejak tahun 2007 hingga tahun 2010. Sedangkan tahap berikutnya yang saat ini direncanakan adalah tahap pembangunan landscape, bangunan penunjang, dan penyempurnaan masjid yang direncanakan akan dikerjakan tahun 2010 hingga 2012.

“Sesuai data yang ada, pendanaan ini ada beberapa tahap. Yakni untuk anggaran tahun 2008 biaya yang dikeluarkan dari APBD sebesar Rp13.475.000.000, dan sudah selesai dikerjakan, sedangkan untuk tahap kedua tahun 2009 dengan anggaran Rp17.169.941.000, sudah selesai dikerjakan,” ujar Taufik saat ditemui di ruang kerjanya.

Untuk tahap berikutnya tahun anggaran 2010 yang memiliki dua nilai, yakni untuk nilai pertama sebesar Rp2 miliar dan telah selesai dikerjakan. Sedangkan untuk nilai kedua Rp6 miliar pada saat ini sedang persiapan pelaksanaan.

Dari data yang disebutkan Taufik, pembangunan masjid agung tersebut masih belum sempurna atau masih butuh biaya untuk dua kali anggaran lagi, yakni untuk tahap berikutnya sebagaimana yang telah direncanakan Pemkab Madina.

“Tahun anggaran 2011 untuk pembangunan tahap penyempurnaan masjid agung direncanakan dananya sebesar Rp10 miliar, dan tahun anggaran 2012 sebesar Rp8.033.108.000. Kita berharap pada dua tahapan ini Bupati Madina berikutnya menyambut baik rencana pembangunan atau penyempurnaan masjid agung supaya pembangunannya pada tahap sempurna. Dan total biaya yang sudah dikeluarkan hingga saat ini sebesar Rp38.644.941.000,” ungkapnya.

“Sedangkan kalau dijumlahkan dengan dana yang direncanakan untuk pembangunan masjid hingga tahun anggaran 2011 dan tahun 2012, maka total dana keseluruhan untuk pembangunan masjid hingga sempurna akan berjumlah Rp56.678.049.000,” tambahnya.

Adapun luas lahan dan bangunan Masjid Agung Nur Alannur dengan rincian yakni luas bangunan seluruh lantai seluas 4.172 M2, luasa lahan secara keseluruhan seluas 21.197 M2, sedangkan kapasitas jamaah di dalam gedung ruang salat utama berada di lantai 2 sebanyak 1.675 orang jamaah, untuk ruang shalat mezanine di lantai 3 sebanyak 575 orang. Jumlah kapasitas tampungnya sebanyak 2.250 orang.

Untuk komponen-komponen bagian bangunan, lanjut Kabag Humasy, memiliki banyak komponen. Dengan rincian lantai satu yakni tempat ruang serba guna atau fasilitas umum, tempat yang terdiri dari dua jenis, ruang peralatan sound system, menara utama dengan ketinggian kuran lebih 60 meter, sedangkan menara sayap setinggi 18 meter.

“Sedangkan komponen yang ada di lantai dua yakni terdiri dari ruang salat utama, ruang pengurus masjid, ruang peralatan sound system. Untuk lantai tiga terdiri dari ruang salat tambahan, ruang pengurus masjid, rangka atap baja berat. Sedangkan bangunan sebelah timur berada di luar masjid terdiri dari bangunan perumahan dan guest home, bangunan asrama putra dan putri, bangunan power house dan bangunan selasar, bangunan balai sidang dan perpustakaan, bangunan kampus, balai pengobatan, bangunan taman kanak-kanak Alquran, dan lain-lain,” tuturnya.

Dalam hal ini, sambung Taufik, Bupati Madina H Amru Dulay mengimbau kepada seluruh masyarakat Madina untuk sama-sama turut memakmurkan Masjid Agung Nur Alannur yang telah dicanangkan selama bertahun-tahun.

“Karena menurut Bupati Madina, masjid meskipun dengan kondisi yang sangat megah dan bagus namun bukanlah hanya keindahan dalam pandangan semata, tapi dengan kondisi fisik itu warga Madina menyesuaikannya dengan menggunakannya sebagai sarana beribadah baik amalan wajib maupun yang sunnah,” ucap Taufik mengakhiri. (wan)

sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Pertiwi kembali berduka, SN (18) seorang adik kandung korban dengan terpaksa membunuh abang kandungnya sendiri AN (34). Pelaku menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya lalu memukul abangnya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian. SN adik kandung korban […]

  • Pilkada Palas Dijadwalkan 11 September

    Pilkada Palas Dijadwalkan 11 September

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas (Palas) dijadwalkan menghelat pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Rabu, 11 September 2013 mendatang. Penjadwalan ini setelah KPU Palas menerima surat dari KPU Pusat dalam hal pelaksanaan pemilukada Bupati dan Wakil Bupati periode 2014-2019.Menurut Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Palas Ali Atas Siregar Sag, KPU […]

  • Pemkab Madina Tak Mampu Jawab Soal Dana Covid

    Pemkab Madina Tak Mampu Jawab Soal Dana Covid

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab tak mampu menjawab kesiapan dana penanggulangan Covid-19 di Mandailing Natal (Madina). Bahkan untuk biaya puding dan honor para petugas posko pemeriksaan di perbatasan Madina saja hingga kini tak jelas nasibnya. Nasib anggaran dana ini terungkap di Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 4 DPRD Madina dengan tim Gugus Tugas […]

  • Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    Kepsek SDN Tambang bolos ngajar

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal, Musaddad Daulay, diminta menindak tegas oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 142632 Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, berinisial M yang tidak disiplin dan telah bertahun-tahun tidak mempedulikan kelangsungan proses belajar di sekolah itu. “Kadisdik harus segera menindaklanjuti keluhan para orangtua murid tersebut. Tindakan tegas sudah pantas diberikan kepada […]

  • Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    Masih Adakah Polisi Baik di Negeri Ini?

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pertanyaan dalam judul di atas kian populer menyusul ramainya pemberitaan sejumlah skandal terkait insitusi Polri akhir-akhir ini. Meski jawabannya masih ada polisi baik, namun acap kali keberadaan mereka tertutup oleh aksi polisi-polisi nakal. Akibat tindakan-tindakan tak terpuji ini publik pun semakin ragu dengan moral aparat penegak hukum. Upaya Kepolisian membangun public trust dengan meluncurkan program […]

  • Agar Istiqomah dalam Hijrah

    Agar Istiqomah dalam Hijrah

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Hijrah itu tak semudah yang dibayangkan. Hijrah itu butuh perjuangan. Hijrah juga butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Bahkan hijrah akan mudah semudah melangkah jika kita bisa istiqomah. Fenomena artis hijrah, fenomena milenial hijrah dan fenomena nonmuslim hijrah ke dalam islam kini seperti jamur di musim hujan. […]

expand_less