Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

MERANTAU KE TANAH DELI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
  • print Cetak

Oleh: Basyral Hamidi Harahap

Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang)kemudian dipandang sebagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. Ketika itu perkebunan belum dibuka di Sumatera Timur. Sejak itu migrasi orang Mandailing terus berlanjut. (Pelly, 1994:42,55).

Tanah Deli atau Tano Doli yang kini lebih populer dengan Medan, adalah daerah rantau utama orang Mandailing-Angkola. Para perantau awal Mandailing-Angkola tampil di Medan sebagai guru, guru agama, kerani, kadhi atau pedagang. Pembauran mereka dengan masyarakat Melayu tidak mengalami kesulitan, karena terutama adanya persamaan agama. Keturunan mereka ditambah dengan para migran yang terus berdatangan sejak akhir abad XIX telah membentuk suatu komunitas tersendiri di Medan.

Hubungan mereka yang erat dengan kalangan feodal Melayu menempatkan mereka pada kedudukan yang terhormat di kalangan masyarakat. Banyak diantara mereka yang menjadi pejabat pejabat agama kesultanan. Salah satu bukti kehadiran mereka di Medan ialah adanya beberapa perkampungan orang-orang Mandailing dan Tanah Wakaf Mandailing di sungai mati, tidak jauh dari lingkungan Mesjid Raya Medan dan Istana Maimoon.

Keberhasilan perantau Mandailing di pesisir Sumatera Timur antara lain karena : kesamaan dalam agama dan keyakinan dengan suku Melayu, pendidikan yang lebih baik dengan suku Melayu, dan kurangnya persaingan kelompok-kelompok etnis lain.

Dalam hal ini perantau Mandailing memiliki dua keuntungan, yaitu; 1. Simpati kesultanan kesultanan Melayu, dan 2. Posisi ekonomik mereka yang lebih lama. (Castles,1972:187;Pelly,1994:61).

Perantau yang semakin banyak dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi pada tahun 1982 membentuk perkumpulan bernama Himpunan Keluarga Tapanuli Selatan (HIMKATAPSEL).

Perkumpulan ini memegang peranan penting dalam mengangkat marwah orang Mandailing-Angkola, misalnya sebagai panitia pengusul Hamonangan Harahap alias Tuanku Tambusai menjadi Pahlawan Nasional pada tahun 1995. Hal yang sama dilakukan perkumpulan ini pada bulan Februari 1998 sebagai pengusul agar Haji Adam Malik ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

Anggaran dasar perkumpulan ini dibuat oleh Notaris Ny. Sartutiyasmi Agoeng Iskandar, S.H., Notaris di Medan pada hari sabtu tanggal 12 Juni 1982. Penulis memuat dokumen ini, sebagai contoh bagaimana orang Mandailing- Angkola mengelola suatu perkumpulan. Jika disimak sungguh-sungguh, tanpak adanya kesadaran untuk menangkal konflik.

Pada bagian awal anggaran awal dimuat sebuah Deklarasi yang berisi uraian tentang filosofi pembentukan perkumpulan ini. HIMKATAPSEL juga tidak menunjukkan aktivitas yang secara berkesinambungan melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan yang sudah di gariskan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Kepengurusannya hampir tidak mengalami perubahan selama 16 tahun sejak didirikan pada tahun 1982. Program kerjanya terbengkalai, lebih-lebih banyak di antara pengurusnya yang sudah uzur atau meninggal dunia.

Tetapi sekalipun demikian, sekali-sekali organisasi ini masih melakukan kegiatan mengangkat marwah masyarakat Tapanuli Selatan. Pengurus organisasi ini mengusulkan pengukuhan dua tokoh yang berasal dari Tapanuli Selatan untuk menjadi Pahlawan Nasional, yaitu Hamonangan Harahap yang terkenal dengan nama Tuanku Tambusai dan Haji Adam Malik. (dikutip dari buku Madina Madani 2004)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mantan Ketua Bawaslu RI periode 2008-2012, Bambang Eka Cahya Widodo menyatakan Mahkamah Konstitusi (MK) dapat mendiskualifikasi calon kepala daerah terpilih yang terbukti melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Hal itu disampaikan menjelang Sidang Pleno pembacaan Putusan  MK soal sengketa Pemilukada. Rencananya MK akan mengeluarkan ketetapan tersebut tanggal 17-24 Maret 2021. Bambang […]

  • Merasa Hukum Mati Suri, IMA Madina Somasi Polres Madina

    Merasa Hukum Mati Suri, IMA Madina Somasi Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) menilai Polisi Resort Madina seakan mati suri dengan banyaknya kasus-kasus yang semestinya dituntaskan, namun diduga tidak adanya penyelesaian bahkan semakin merajalela. Berdasar itu, IMA Madina melayangkan somasi kepada Polres Madina dengan surat somasi nomor 113/SEK-DPP IMA MADINA/B/V/2014 yang ditujukan kepada Kapolres Madina, AKBP, Mardiaz Kusin […]

  • Hamidah Janda Miskin Akhirnya Bisa Berobat Tumor ke Medan

    Hamidah Janda Miskin Akhirnya Bisa Berobat Tumor ke Medan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya Nur Hamidah (38) memperoleh rezeki berangkat ke Medan untuk operasi pengangkatan tumor. Janda miskin dari Desa Gunung Manaon, Panyabungan, Mandailing Natal itu memperoleh sumbangan dana dari berbagai pihak. Dia berangkat Rabu malam (8/7/2020) menuju Rumah Sakit Umum Pirngadi, Medan. “Alhamdulillah sejak kedatangan wartawan ke sini ada beberapa orang dermawan yang […]

  • Madina Terima 228 CPNS

    Madina Terima 228 CPNS

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima 228 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Jumlah ini sesuai hasil penetapan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay AP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (29/9) menuturkan, jatah sebanyak 228 CPNS untuk […]

  • Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): pada uji pendaratan dan terbang pesawat  jenis Beechcraft Super Kings Air dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) kamis 21/3/2024, Kepala Bandara UPBU Aek Godang Abdul Rozak mengaku, pendaratan berjalan mulus. ” pendaratan berjalan mulus, uji coba ini sekaligus pilot menguji apakah ander shoot atau pesawat terbang mendarat sebelum badan […]

  • BPS Mencatat IPM di Madina Meningkat 0,48 Poin di Tahun 2023

    BPS Mencatat IPM di Madina Meningkat 0,48 Poin di Tahun 2023

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Index Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2023 meningkat. Angkanya mencapai 72,26 atau 0,48 poin setara dengan 0,67 persen. Dari data yang didapat Mandailing Online, pada tahun 2022 lalu persentasenya yakni 72,17 persen. Frits Fahridws Damanik Kepala BPS Madina mengungkapkan peningkatan IPM […]

expand_less