Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Tak Berkategori

Kebun Kopi Mandailing Mulai Berkembang di Ulu Pungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan kopi di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat.

Dorongan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina terhadap warga di dua desa ini sejak tahun 2007 merangsang gairah penduduk mengembangkan kopi Mandailing di kawasan itu.

“Animo warga untuk berkebun kopi ini tumbuh sejak tahun 2007 lalu,” ungkap warga Simpang Banyak, Mursal didampingi temannya, Irwadi menjawab wartawan, Jum’at (3/5).

Kopi Mandailing sempat booming pada era 1840-an di daratan Eropa ketika kolonial Belanda menggalakkan penduduk Mandailing berkebun kopi di tanah Mandailing. Meski produk biji kopi meredup sejak Indonesia merdeka, namun nomenklatur kopi Mandailing hingga kini masih mendominasi produk bubuk kopi di berbagai negara.

Mursal mengungkapkan, munculnya kembali gairah berkebun kopi di kalangan penduduk dua desa itu bermula dari bantuan Dinas Kahutanan Perekebunan Madina seluas 50 hektar berlokasi di Payabolak, Desa Simpang Banyak Julu. Semuanya perkebunan yang dikelola warga.

Selanjutnya, kebun kopi di dua desa tersebut mencapai 160 hektar berada di beberapa lokasi. Dan peluang ke depan masih tinggi mengingat lahan kosong masih luas, terutama lahan-lahan yang berada di sepanjang jalan raya dari Desa Simpang Banyak Jae hingga ke perbatasan Sumatra Barat yang diperkirakan mencapai 800 hektar.

“Kalau untuk produksi rata-rata kopi di Desa Simpang Banyak sekitar 450 kilo gram per bulan per hektar yang dipanen setiap 10 hari. Dengan kata lain, dalam sekali penen mencapai 150 kilo gram per hektar,” katanya.

Harga kopi di tingkat petani saat ini lagi turun, sekitar 10.000 rupiah per kilo gram. Sebelumnya sudah sempat mencapai 22.000 rupiah per kilo gram pada bulan Oktober- Desember 2012 lalu.

Sementara itu, Kadis Kehutanan Perkebunan Madina, Mara Ondak melalui Kasi Perekebunan A.Yasir Lubis SP mengatakan, program bentuan dari pemerintah untuk kebun kopi Mandailing dimulai pada Tahun 2007 dengan tujuan selain untuk mengembalikan kejayaan kopi Mandailing juga untuk meningkatkan eknomi masyarakat.

Dikatakannya, pada awal program tersebut dimulai, tidak saja di Simpang Banyak, melainkan juga di beberapa daerah seperti Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur yang juga mulai menikmati hasilnya.

“Pengembangan budidaya perkebunan kopi mandailing ini ada kebanggaan tersendiri bagi kita, karena kopi mandailing bergerak bangkit meskipun secara bertahap. Sebab dari penelitian. kopi mandailing yang asli dari tanah Mandailing cita rasanya jauh beda dengan “kopi Mandailing” dari daerah lain. Hal itu karena unsur tanahnya dan iklimnya, jadi kita berharap kedepannya kopi Mandailing benar-benar berasal dari tanah Mandailing Natal,” harapnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kesamaan gender dengan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membuat sejumlah ibu rumah tangga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina, sepakat mendukung dan berkomitmen memilih pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024. Kesepakatan itu disampaikan […]

  • Bupati Madina Ajukan RPAPBD 999 Milyar

    Bupati Madina Ajukan RPAPBD 999 Milyar

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar 999.035.888.922 rupiah dalam rapat paripurna DPRD Madina, Senin (18/8/2014). Dalam nota pengantar yang dibacakan langsung Plt. Bupati menyebutkan bahwa pagu anggaran dalam PAPBD 2014 tersebut mengalami pertambahan sebesar 151.746.941.470 atau 17,9 persen dari APBD […]

  • Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina. Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan […]

  • Pemkab Palas akan Bangun Jalan Kawasan Agropolitan

    Pemkab Palas akan Bangun Jalan Kawasan Agropolitan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) akan membangun sarana infrastruktur jalan sepajang sekitar 3 kilo meter (km) dengan kucuran dana Rp 2,6 miliar bersumber dari APBN TA 2015. Pembangunan jalan untuk mendukung pembangunan daerah agropolitan yang dipusatkan di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Palas. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palas […]

  • Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Yuri Andry dinilai gagal dalam membina anggota nya pasca keterlibatan oknum pegawai honor satpol dalam kasus pemerasan dan perkosaan terhadap inisial SN ( 20 ) warga Pidoli  yang terjadi pada rabu lewat dan […]

  • Fenomena Resesi Seks, Mengancam Siapa?

    Fenomena Resesi Seks, Mengancam Siapa?

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Santer! Jagad dunia Barat kini sedang dihembuskan suatu fenomena yang dikabarkan menimpa beberapa negara maju kapitalis. Resesi Seks! Beberapa berpendapat bahwa fenomena resesi seks ini akan memberikan dampak yang begitu berbahaya. Seperi berita yang dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (08/12/2021) bahwa menurut sebuah penelitian terbaru dari […]

expand_less