Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Pemkab Madina dan PT. ALN Kangkangi Putusan PTUN Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korwil VII Tabagsel LIRA Sumut, Madina Abdul Muis Pulungan menyatakan heran melihat belum adanya tindaklanjut putusan PTUN Medan terkait gugatan KP USU.

Dalam putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan memerintahkan kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) pihak terkait dengan objek sengketa untuk menunda pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Madina Hidayat Batubara No. 525/575/K/2012 Tanggal 26 Nopember 2012 tentang Izin Lokasi bagi PT ALN seluas + 5.600 Ha di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis.

Putusan PTUN Medan ini terkait gugatan Koperasi pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) terhadap kebijakan Pemkab Madina yang tak memperpanjang izin lokasi KP USU yang berlanjut keluarnya izin lokasi bagi PT ALN di atas lahan KP USU tersebut.

“Harusnya Pemkab Mandailing Natal melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan menghentikan kegiatan PT. ALN karena tidak mempunyai dasar untuk mengusahai lahan yang ditunjuk dalam izin lokasi itu, apalagi izin lokasi bukan izin perintah membuka lahan,” imbuhnya, Senin (30/12/2013) dalam rilis pers.

Namun, lanjut Muis, aneh bin ajaib, baik Pemkab Madina maupun PT. ALN tidak mengindahkan putusan PTUN tersebut, sementara presiden RI saja sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan wajib mematuhi putusan PTUN, karena sesuai Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI No. 115/M.PAN/4/2003 Tanggal 9 April 2003 memerintahkan kepada setiap pejabat tata usaha yang digugat agar mematuhi dan menaati putusan PTUN.

Menurut Muis, berdasar informasi yang diterima, bahwa PT. ALN telah memanfaatkan centeng-centeng di desa itu untuk merusak portal KP. USU dan membuat portal di jalan umum menuju lokasi KP. USU, melarang masuk bahan bakar minyak dan sembako serta keluar masuk anak sekolah yang menyebabkan karyawan yang bekerja di KP. USU tidak bisa melakukan akatifitas.

“Sekalipun untuk memasukkan sembilan bahan pokok atau mengantar anak ke sekolah, meskipun sudah dilaporkan hingga saat ini, tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum maupun pemkab Mandailing Natal,” katanya.

Belakangan, lanjut Muis, hari Kamis, 19 Desember 2013 yang dihadiri oleh oknum kepala desa Tabuyung, oknum kepala desa Singkuang II dan oknum pj. kepala desa Suka Makmur dan PT. ALN telah melakukan penanaman perdana di lahan yang bermasalah itu.

“Ini merupakan tindakan pembangkangan kepada hukum oleh aparat pemerintah walaupun di tingkat desa dan bibit konflik yang jika dibiarkan akan menyebabkan terjadinya konflik horizontal dikalangan masyarakat. Sungguh aneh di negara hukum ini ada perilaku atau perbuatan main hakim sendiri. “Hukum Rimba”, tetapi aparat yang berwenang belum mengambil langkah hokum,” tandas Muis.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi  Kapitalis Berkedok Wisata Medis?

    Investasi Kapitalis Berkedok Wisata Medis?

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sejumlah rumah sakit (RS) asing akan masuk ke tanah air. Mereka berasal dari Australia hingga Singapura. Hal itu disampaikan Luhut dalam acara Outlook 2021: The Year of Opportunity yang digelar secara virtual, Rabu […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 40)

    MARSIDAO-DAO (episode 40)

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I jolo bagas i, ielana mulak epeng na 15.000 i tingon cakukna, igolomna nangkan ilehensa tu inangna. Tai, dung tontang pintu i, nidasa ma anggina Si Pikek juguk manyuhung na tangis-tangis maniop kadak manareon mudar nanibatukkon inangna i pantar tonga i. Sibuk ni inang nia tungkap martungkol cikukna tu […]

  • dr. Rajamin bongkar Borok RSU Husni Thamrin Natal

    dr. Rajamin bongkar Borok RSU Husni Thamrin Natal

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online – Direktur Rumah Sakit Umum Husni Thamrin di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) akui tidak ada hubungan baik antara dirinya dengan Staf nya sehingga pekerjaan tidak berjalan lancar. Hal ini dikatakan dr. Muhammad Rajamin Nasution pada Mandailing Online lewat tlephon saat dikonfirmasi Kamis 11/7/2024. Dalam percakapan itu, awalnya Mandailing […]

  • Lintas Assosiasi Jasa Konstruksi Audiensi Dengan Bupati Madina

    Lintas Assosiasi Jasa Konstruksi Audiensi Dengan Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Mandailing Online : Sebanyak enam organisasi pengusaha jasa konstruksi aktif yang tergabung dalam Lintas Assosiasi Jasa Konstruksi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan audiensi dengan Bupati Madina H. Saipullah Nasution, Selasa (21/10) sekira pukul 15.00 Wib. Ke enam organisasi jasa konstruksi ini terdiri dari BPC Gapensi dengan Ketua Ahmad Budiman Borotan, DPC Aspeknas […]

  • Polres Madina Siap Bergandengan Tangan Dengan KNPI

    Polres Madina Siap Bergandengan Tangan Dengan KNPI

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal siap bergandengan tangan dengan DPD KNPI dalam menjaga Kamtibmas. Itu diungkap Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Andry Setiawan Sik ketika menerima audensi pengurus DPD KNPI Madina, Rabu (23/3/2016). Dikatakanyna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merupakan suatu organisasi kumpulan organisasi kepemudaan yang ada di Madina ini diharapkan dapat bergandengan […]

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

expand_less