Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pemkab Madina dan PT. ALN Kangkangi Putusan PTUN Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korwil VII Tabagsel LIRA Sumut, Madina Abdul Muis Pulungan menyatakan heran melihat belum adanya tindaklanjut putusan PTUN Medan terkait gugatan KP USU.

Dalam putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan memerintahkan kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) pihak terkait dengan objek sengketa untuk menunda pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Madina Hidayat Batubara No. 525/575/K/2012 Tanggal 26 Nopember 2012 tentang Izin Lokasi bagi PT ALN seluas + 5.600 Ha di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis.

Putusan PTUN Medan ini terkait gugatan Koperasi pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) terhadap kebijakan Pemkab Madina yang tak memperpanjang izin lokasi KP USU yang berlanjut keluarnya izin lokasi bagi PT ALN di atas lahan KP USU tersebut.

“Harusnya Pemkab Mandailing Natal melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan menghentikan kegiatan PT. ALN karena tidak mempunyai dasar untuk mengusahai lahan yang ditunjuk dalam izin lokasi itu, apalagi izin lokasi bukan izin perintah membuka lahan,” imbuhnya, Senin (30/12/2013) dalam rilis pers.

Namun, lanjut Muis, aneh bin ajaib, baik Pemkab Madina maupun PT. ALN tidak mengindahkan putusan PTUN tersebut, sementara presiden RI saja sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan wajib mematuhi putusan PTUN, karena sesuai Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI No. 115/M.PAN/4/2003 Tanggal 9 April 2003 memerintahkan kepada setiap pejabat tata usaha yang digugat agar mematuhi dan menaati putusan PTUN.

Menurut Muis, berdasar informasi yang diterima, bahwa PT. ALN telah memanfaatkan centeng-centeng di desa itu untuk merusak portal KP. USU dan membuat portal di jalan umum menuju lokasi KP. USU, melarang masuk bahan bakar minyak dan sembako serta keluar masuk anak sekolah yang menyebabkan karyawan yang bekerja di KP. USU tidak bisa melakukan akatifitas.

“Sekalipun untuk memasukkan sembilan bahan pokok atau mengantar anak ke sekolah, meskipun sudah dilaporkan hingga saat ini, tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum maupun pemkab Mandailing Natal,” katanya.

Belakangan, lanjut Muis, hari Kamis, 19 Desember 2013 yang dihadiri oleh oknum kepala desa Tabuyung, oknum kepala desa Singkuang II dan oknum pj. kepala desa Suka Makmur dan PT. ALN telah melakukan penanaman perdana di lahan yang bermasalah itu.

“Ini merupakan tindakan pembangkangan kepada hukum oleh aparat pemerintah walaupun di tingkat desa dan bibit konflik yang jika dibiarkan akan menyebabkan terjadinya konflik horizontal dikalangan masyarakat. Sungguh aneh di negara hukum ini ada perilaku atau perbuatan main hakim sendiri. “Hukum Rimba”, tetapi aparat yang berwenang belum mengambil langkah hokum,” tandas Muis.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Keamanan AS Sadap Data Pengguna

    Badan Keamanan AS Sadap Data Pengguna

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan K eamanan AS (NSA) terungkap telah melakukan penyadapan secara rahasia terhadap warga AS melalui berbagai jalur komunikasi. Baru-baru ini, Washington Post mengungkapkan empat slide baru yang menunjukkan bagaimana cara program PRISM bekerja menyadap data pengguna Internet warga AS. Dalam catatan di slide itu, surat kabar AS itu menyebutkan penentu informasi dapat disadap NSA tergantung […]

  • Korban Isu Penculikan Anak

    Korban Isu Penculikan Anak

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ali Marsuki, korban pengeroyokan warga Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari, dirawat secara intensif di Rumah Sakit Permata Madina, Panyabungan. Ali dan Ibrahim dikeroyok warga karena diduga komplotan penculik anak. Isu penculikan anak saat ini merebak di Madina. (Ist) Sumber : Beritasumut

  • MERINDUKAN PENGUASA YANG ADIL, AMANAH DAN TIDAK KORUP

    MERINDUKAN PENGUASA YANG ADIL, AMANAH DAN TIDAK KORUP

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di dalam al-Quran Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-Nya. Jangan pula kalian mengkhianati amanah-amanah kalian. Padahal kalian tahu (QS al-Anfal [8]: 27). Menurut Ibnu Abbas ra. ayat di atas bermakna, “Janganlah kalian mengkhianati Allah SWT dengan […]

  • Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Sanggar Amaloan resmi melaksanakan audisi terhadap pelajar dalam rangka menjaring bakat untuk bermain di film “Bioala Na Mabugang 2” dan produksi album musik asli Mandailing. Audisi berlangsung di aula KPU, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (10/2) untuk pelajar dari MAN Siabu, SMA 1 Panyabungan, SMA Plus Madina dan SMK Armina. Audisi juga akan dilanjutkan pada […]

  • Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Menanggapi adanya oknum Sipir Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ), Sumut yang melakukan tindakan kekerasan terhasap seorang pelajar Sekolah Dasar di Natal dan kasus nya sudah di tangani Polisi, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sumatera Utara Imam Suyudi mengaku menyerahkan proses hukum […]

  • Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    Polisi Masih Usut Motif Pembunuhan Abdullah

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Pihak polisi masih melakukan penyelidikan motif pembunuhan terhadap Abdullah, warga perumahan relokasi Afgas, Kecamatan Muarasipongi, Mandailing Natal. Jenazah Abdullah (21) ditemukan di dalam jurang jalan Lintas Sumatera sedalam 30 meter di kawasan Ai Molili, Bukit Dua Belas, Dusun Pinyongek, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muarasipongi, Senin (1/2) sekira pukul 06.30 Wib. […]

expand_less