Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Peresmian transaksi uang kartal antar bank (tukab) di wilayah Sumatera Utara dan Aceh tahap pertama di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

Deputi Gubernur Ronald Waas menyampaikan sambutan sekaligus meresmikan mekanisme TUKAB di Medan Pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2012 bertempat di Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh, telah dilakukan peresmian kegiatan Transaksi Uang Kartal Antar Bank (TUKAB) tahap pertama di Indonesia oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas. Peresmian transaksi perdana ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia sekaligus sebagai proyek rintisan yang jika berjalan dengan baik akan dilaksanakan di seluruh Kantor Bank Indonesia. Peresmian ini juga diikuti dengan penandatanganan bye laws atau kesepakatan antar kantor cabang bank yang berpartisipasi dalam kegiatan TUKAB di wilayah Sumatera Utara dan Aceh yang disaksikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas dan Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh Bapak Nasser Atorf beserta Pemimpin Kantor Bank Indonesia Banda Aceh, Lhokseumawe, Pematang Siantar, dan Sibolga.
Mekanisme TUKAB atau kalangan perbankan lazim menyebutnya dropshot adalah kegiatan saling memenuhi persediaan uang kartal layak edar sesama bank. Jika salah satu kantor cabang bank mengalami posisi kas yang kurang, maka kantor cabang bank tersebut bisa meminta uang kartal kepada salah satu kantor cabang bank yang posisi kasnya berlebih. Kegiatan ini dilakukan agar uang kartal yang ada dapat beredar merata di masyarakat dan tidak menumpuk di satu bank atau satu wilayah tertentu saja. Kegiatan ini merupakan proyek rintisan atau prototype dari Bank Indonesia sehingga baru dilakukan antar wilayah Kantor Bank Indonesia dalam satu wilayah Kantor Koordinator. Selain Sumatera Utara dan Aceh, proyek rintisan ini juga akan dilaksanakan di Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Padang dan Makassar. Jika proyek rintisan ini berjalan dengan baik, tidak tertutup kemungkinan akan dapat dilakukan antar wilayah Kantor Koordinator Bank Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas dalam sambutan peresmiannya mengatakan bahwa dengan adanya TUKAB ini diharapkan kebutuhan masyarakat akan uang layak edar akan dapat terlayani dengan baik. Hal ini sejalan dengan penerapan Undang-undang Mata Uang dimana seluruh transaksi yang dilakukan dalam negeri wajib menggunakan mata uang Rupiah. Dengan mekanisme TUKAB ini diharapkan bisa mendukung penerapan UU ini sehingga tidak akan ada dual currency atau penggunaan mata uang asing dalam setiap pelaksanaan transaksi ekonomi yang terjadi di dalam negeri. Mekanisme TUKAB ini juga diharapkan akan mendorong efisiensi bagi perbankan nasional sehingga meningkatkan daya saing industri perbankan nasional terutama dalam menghadapi pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
Bapak Ronald Waas juga mengatakan bahwa Bank Indonesia selalu mengedepankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan sistem pembayaran, misalnya dengan implementasi Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway /NPG) seperti interkoneksi jaringan ATM BCA – Mandiri yang baru saja dilakukan. Juga dengan mengedepankan mitigasi risiko dengan standarisasi kartu ATM/debit berbasis chip. Efisiensi dalam sistem pembayaran tentunya akan semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, sehingga pergerakan dan pertumbuhan perekonomian akan semakin cepat dan pada gilirannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Deputi Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumut dan Aceh  Bapak Achmad Fauzie memecahkan kendi sebelum memberangkatkan pengiriman uang perdana dengan mekanisme TUKABPeresmian TUKAB ini diikuti dengan kegiatan pengiriman uang perdana dengan mekanisme TUKAB ke Pematang Siantar pada hari Kamis tanggal 9 Februari 2012 yang pada pelaksanaannya diberangkatkan oleh Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh Bapak Nasser Atorf. Pengiriman uang ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia dengan menggunakan mekanisme TUKAB. Bapak Nasser Atorf mengharapkan agar dengan mekanisme ini kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh, akan uang kartal layak edar untuk melakukan berbagai transaksi ekonomi akan terpenuhi dengan baik.
sumber: Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Visi-Misi SAHATA Sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    Visi-Misi SAHATA Sejalan dengan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan visi-misi pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA). H. Saipullah Nasution menegaskan hal itu usai menghadiri pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia se-Tapanuli bagian selatan […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada sebuah ungkapan yang sangat dikenal di dunia Melayu: ”Kalau tak pandai berpantun, jangan mengaku orang Melayu”. Adagium ini menunjukkan bagaimana pantun telah memegang peran penting dalam kehidupan sehari hari masyarakat Melayu. Bagi mereka, jika hendak dipandang sebagai orang yang berilmu dan berpengaruh, harus tahu bagaimana menafsir pantun. Juga harus tahu bagaimana cara membalas pantun. […]

  • Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungann ( Mandailing Online) : Peduli terhadap journalis, Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution jenguk Wartawan senior Iskandar Hasibuan yang sedang sakit di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Harun sendiri tiba di RSUD Panyabungan malam malam usai kegiatan kunjungan selesai. Ia didampingi tim dan sejumlah wartawan. ” Bang Iskandar Hasibuan […]

  • Tergantung Keuangan Daerah

    Tergantung Keuangan Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Perintah Mahkamah Konstitusi kepada KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan pemungutan suara ulang sangat tergantung kemampuan keuangan daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay di rumah dinasnya di Panyabungan, Selasa (14/12/2010), menepis anggapan sejumlah kalangan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat. Dikatakannya, sejauh ini DPRD masih mempersiapakan pembahasan RAPBD 2011. […]

  • Longsor Jalur Ulu Pungkut Madina Masih Berlanjut

    Longsor Jalur Ulu Pungkut Madina Masih Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Longsor susulan ruas jalan jalur Kotanopan-Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) kembali terjadi, Senin ( 24/11). Hingga Selasa ( 25/11), akses dari Muara Pungkut hingga Simpang Banyak Kecamatan Ulupungkut masih terputus. Hujan yang terus melanda menyebabkan longsoran pada tebing jalan terjadi sekira pukul pukul 12.30 Wib, Senin, di titik Muara Sabut atau […]

expand_less