Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Peresmian transaksi uang kartal antar bank (tukab) di wilayah Sumatera Utara dan Aceh tahap pertama di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

Deputi Gubernur Ronald Waas menyampaikan sambutan sekaligus meresmikan mekanisme TUKAB di Medan Pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2012 bertempat di Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh, telah dilakukan peresmian kegiatan Transaksi Uang Kartal Antar Bank (TUKAB) tahap pertama di Indonesia oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas. Peresmian transaksi perdana ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia sekaligus sebagai proyek rintisan yang jika berjalan dengan baik akan dilaksanakan di seluruh Kantor Bank Indonesia. Peresmian ini juga diikuti dengan penandatanganan bye laws atau kesepakatan antar kantor cabang bank yang berpartisipasi dalam kegiatan TUKAB di wilayah Sumatera Utara dan Aceh yang disaksikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas dan Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh Bapak Nasser Atorf beserta Pemimpin Kantor Bank Indonesia Banda Aceh, Lhokseumawe, Pematang Siantar, dan Sibolga.
Mekanisme TUKAB atau kalangan perbankan lazim menyebutnya dropshot adalah kegiatan saling memenuhi persediaan uang kartal layak edar sesama bank. Jika salah satu kantor cabang bank mengalami posisi kas yang kurang, maka kantor cabang bank tersebut bisa meminta uang kartal kepada salah satu kantor cabang bank yang posisi kasnya berlebih. Kegiatan ini dilakukan agar uang kartal yang ada dapat beredar merata di masyarakat dan tidak menumpuk di satu bank atau satu wilayah tertentu saja. Kegiatan ini merupakan proyek rintisan atau prototype dari Bank Indonesia sehingga baru dilakukan antar wilayah Kantor Bank Indonesia dalam satu wilayah Kantor Koordinator. Selain Sumatera Utara dan Aceh, proyek rintisan ini juga akan dilaksanakan di Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Padang dan Makassar. Jika proyek rintisan ini berjalan dengan baik, tidak tertutup kemungkinan akan dapat dilakukan antar wilayah Kantor Koordinator Bank Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Bapak Ronald Waas dalam sambutan peresmiannya mengatakan bahwa dengan adanya TUKAB ini diharapkan kebutuhan masyarakat akan uang layak edar akan dapat terlayani dengan baik. Hal ini sejalan dengan penerapan Undang-undang Mata Uang dimana seluruh transaksi yang dilakukan dalam negeri wajib menggunakan mata uang Rupiah. Dengan mekanisme TUKAB ini diharapkan bisa mendukung penerapan UU ini sehingga tidak akan ada dual currency atau penggunaan mata uang asing dalam setiap pelaksanaan transaksi ekonomi yang terjadi di dalam negeri. Mekanisme TUKAB ini juga diharapkan akan mendorong efisiensi bagi perbankan nasional sehingga meningkatkan daya saing industri perbankan nasional terutama dalam menghadapi pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
Bapak Ronald Waas juga mengatakan bahwa Bank Indonesia selalu mengedepankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan sistem pembayaran, misalnya dengan implementasi Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway /NPG) seperti interkoneksi jaringan ATM BCA – Mandiri yang baru saja dilakukan. Juga dengan mengedepankan mitigasi risiko dengan standarisasi kartu ATM/debit berbasis chip. Efisiensi dalam sistem pembayaran tentunya akan semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, sehingga pergerakan dan pertumbuhan perekonomian akan semakin cepat dan pada gilirannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Deputi Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumut dan Aceh  Bapak Achmad Fauzie memecahkan kendi sebelum memberangkatkan pengiriman uang perdana dengan mekanisme TUKABPeresmian TUKAB ini diikuti dengan kegiatan pengiriman uang perdana dengan mekanisme TUKAB ke Pematang Siantar pada hari Kamis tanggal 9 Februari 2012 yang pada pelaksanaannya diberangkatkan oleh Pemimpin Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh Bapak Nasser Atorf. Pengiriman uang ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia dengan menggunakan mekanisme TUKAB. Bapak Nasser Atorf mengharapkan agar dengan mekanisme ini kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh, akan uang kartal layak edar untuk melakukan berbagai transaksi ekonomi akan terpenuhi dengan baik.
sumber: Kantor Koordinator Bank Indonesia Sumatera Utara dan Aceh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailiang Natal (Madina) Saipullah-Atika (SAHATA) menyerahkan bantuan kepada Idil Adha, korban tabrakan di PT SSS tiga bulan lalu, yang masih terbaring dengan luka parah, Kamis (7/11/2024). Warga Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal itu pada Agustus 2024 lalu mengalami kecelakaan saat dumtruck yang dikemudikannya bertabrakan […]

  • Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Aditya Abdurrahman Abu Hafizh TELEVISI merupakan media massa yang sampai saat ini dianggap paling memiliki pengaruh bagi audiennya. Kedahsyatan efek yang dihasilkan dari penggabungan antara elemen gambar (visual) dan suara (audio) membuat media ini menjadi sasaran utama para kapitalis untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya melalui iklan, para politisi untuk merebut pengaruh dukungan sebesar-besarnya, maupun pihak-pihak […]

  • TNI AU minta maaf

    TNI AU minta maaf

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang […]

  • Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    Gagal Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Harus Diganti

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menyatakan bakal capres-cawapres yang gagal dalam tes kesehatan harus mengundurkan diri dari pencalonannya. Hal ini disampaikan Hadar saat mendampingi Joko Widodo dan Jusuf Kalla melakukan tes kesehatan lengkap di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, (22/5). "Kalau tidak lolos ya harus diganti calonnya," kata Hadar. Jika […]

  • Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembebasan lahan di jalan akses Bandara Kualanamu sudah mencapai 98 persen. Namun, pekerjaan jalan akses Bandara Kualanamu masih menemui hambatan dalam pengerjaannya. Hal tersebut dikarenakan beberapa bidang tanah yang totalnya 1,5 km, masih diminta ganti rugi tanahnya oleh penduduk, padahal tanah tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). “Beberapa bidang tanah sejumlah 1,5 km […]

  • Gaja Do Napagaja, dohot  bibirpe manggenjal

    Gaja Do Napagaja, dohot bibirpe manggenjal

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topetma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

expand_less