Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Filosofi Shalat Berjamaah Dalam Kepemimpinan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
  • print Cetak

Ustad Sahminan Rangkuti. Raja Bangun Nasution (inset)

 

Catatan : RAJA BANGUN NASUTION

Ikhtisar terhadap khutbah Jum’at Ustad Sahminan Rangkuti
di Masjid Agung Nur Ala Nur, 9 agustus 2019

 

Dalam setiap kegiatan sholat berjamaah yang sudah pasti ada di dalamnya adalah adanya imam dan makmum.

Imam di sini berfungsi sebagai pemimpin dalam sholat, yang semua gerakannya (gerakan dalam arti gerakan sholat) harus diikuti oleh makmumnya. Dalam setiap gerakannya, sangat tidak diperbolehkan seorang makmun mendahului gerakan imam.

Namun adakalanya gerakan sholat yang dilakukan seorang imam boleh tidak diikuti makmum, yaitu saat seorang imam melakukan gerakan atau membaca bacaan yang salah.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh imam, makmum harus mengingatkannya, caranya untuk makmum laki-laki yaitu dengan mengucapkan kalimat Subhanallah, dan menepukkan tangan (sebelah luar telapak tangan/punggung telapak tangan) bagi makmum perempuan.

Dari itu, bisa diambil pelajaran bagi seorang pemimpin, baik pemimpin daerah atau pemimpin keluarga yang notabene seorang manusia biasa yang tak lepas dari salah. Karena pemimpin merupakan manusia biasa tentulah bisa saja salah, jadi pemimpin tidaklah mutlak.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan seorang pemimpin, bagi masyarakat yang dipimpinnya hendaknya juga belajar dari kegiatan sholat berjamaah juga. Bahwa jika pemimpin melakukan sebuah kesalahan hendaklah diingatkan, jangan malah dicaci, dihujat, dan ditinggalkan, cara mengingatkannya juga dengan cara-cara yang baik dan santun, bukan dengan melecehkan.

Dan jika itu terjadi, pemimpin yang diingatkan oleh rakyatnya juga harus menerimanya dan berintrospeksi, bukan malah ngotot dengan kebenarannya yang di mata masyarakatnya salah.

Dalam sholat berjamaah juga mengajarkan jika memang seorang pemimpin itu sudah tidak mampu untuk memimpin, hendaklah dirinya mundur dari kepamimpinannya. Misalnya, dalam sholat berjamaah, seorang imam jika merasakan buang angin dan sudah tidak bisa menahannya atau bahkan sudah buang angin, seorang imam harus mengundurkan diri dari posisinya sebagai imam.

Jika itu terjadi, imam harus keluar dari posisinya sebagai imam, dan jamaah dilanjutkan dengan dipimpin oleh seorang jamaah yang berada tepat di belakang imam dengan melangkahkan kakinya untuk maju ke posisi imam dan menjadi imam. Dan sholat berjamaah tetap dilanjutkan sampai akhir.

Seorang pemimpin pun juga harusnya punya sifat seperti imam dalam sholat, jika dirinya merasa sudah tidak mampu untuk memimpin, jangan malah dipaksakan yang nantinya akan membawa keburukan bagi masyarakatnya.

Seorang pemimpin harus sadar diri akan kemampuannya, bukan malah mencari beribu alasan atas kinerjanya yang tidak memuaskan masyarakatnya.

Adapun di dalam konteks pemerintahan daerah, secara struktural yang menduduki shaf pertama adalah DPRD, mestinya mereka yang selalu pro aktif terdepan memberikan peringatan jika pemimpin bersalah, jangan diam karena alasan loyalitas tapi berbicaralah karena mereka digaji oleh rakyat untuk berbicara dan mengawasi proses perjalanan pemerintahan untuk terciptanya keseimbangan. Jika itu terjadi maka proses berjalannya pemerintahan akan lebih baik.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Personel Polres Mandailing Natal (Madina) bersama Tim Inafis dan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Jum’at sore (3/7/2020). Sekitar 70 personel turun menyisir lokasi, yaitu dari Polres Madina serta Ditreskrimum, Tim Inafis dan Batalyon C Brimob Polda Sumut. “Hari ini kami bisa turun […]

  • Sulit Didapat, Harga Meroket

    Sulit Didapat, Harga Meroket

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar. Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga […]

  • Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 1)

    Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cukup jarang badan intelijen membuat rilis yang disebarkan ke media. Tapi itulah yang terjadi tak lama setelah persidangan Ahok pada pekan lalu (Selasa, 31/1). Pertanyaan tim kuasa hukum kepada K.H. Ma'ruf Amin yang hadir sebagai saksi bergulir menjadi isu penyadapan, terutama setelah Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers. Bola pun bergulir ke arah Badan Intelijen Negara (BIN), […]

  • Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Harga cabe merah naik Rp. 3.000 dari harga sebelumnya Rp. 12.000 sampai Rp13.000. Naiknya harga cabai akibat kurangnya pasokan cabai yang masuk dari luar daerah ke pasar pasar tradisonal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Selain cabai merah, harga cabe hijau dan cabe rawit juga ikut naik, cabe rawit yang awalnya […]

  • Evakuasi Istri dan Anak dari Dapur

    Evakuasi Istri dan Anak dari Dapur

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah Ketua KPU Madina Dibakar MADINA- Rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal Jefri Antoni SH dibakar orang tak dikenal, Kamis (3/2) subuh sekira pukul 04.00 WIB. Akibatnya, ruang tamu, pintu depan, dan seluruh perabotan serta lukisan di ruang tengah rumah, dilalap api. Alhamdulilah keluarga Jefri Antoni selamat. Jefri Antoni saat ditemui di rumahnya di […]

  • Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

    Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim panas tahun 1991, Aisha Roberson menemukan ajaran Kristen di dalam Alquran. Ini dilakukannya selama dua tahun, sebelum akhirnya ia memutuskan menjadi Muslim. Alhamdulillah. “Aku menemukan kebenaran dalam Alquran. Aku baca surat Al-Maidah ayat 82-85. Ini menguatkan kerinduanku menjadi Muslim,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (20/11). Aisha mengalami perubahan drastis dalam hidupnya selama menjalani […]

expand_less