Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Filosofi Shalat Berjamaah Dalam Kepemimpinan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
  • print Cetak

Ustad Sahminan Rangkuti. Raja Bangun Nasution (inset)

 

Catatan : RAJA BANGUN NASUTION

Ikhtisar terhadap khutbah Jum’at Ustad Sahminan Rangkuti
di Masjid Agung Nur Ala Nur, 9 agustus 2019

 

Dalam setiap kegiatan sholat berjamaah yang sudah pasti ada di dalamnya adalah adanya imam dan makmum.

Imam di sini berfungsi sebagai pemimpin dalam sholat, yang semua gerakannya (gerakan dalam arti gerakan sholat) harus diikuti oleh makmumnya. Dalam setiap gerakannya, sangat tidak diperbolehkan seorang makmun mendahului gerakan imam.

Namun adakalanya gerakan sholat yang dilakukan seorang imam boleh tidak diikuti makmum, yaitu saat seorang imam melakukan gerakan atau membaca bacaan yang salah.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh imam, makmum harus mengingatkannya, caranya untuk makmum laki-laki yaitu dengan mengucapkan kalimat Subhanallah, dan menepukkan tangan (sebelah luar telapak tangan/punggung telapak tangan) bagi makmum perempuan.

Dari itu, bisa diambil pelajaran bagi seorang pemimpin, baik pemimpin daerah atau pemimpin keluarga yang notabene seorang manusia biasa yang tak lepas dari salah. Karena pemimpin merupakan manusia biasa tentulah bisa saja salah, jadi pemimpin tidaklah mutlak.

Jika terjadi kesalahan yang dilakukan seorang pemimpin, bagi masyarakat yang dipimpinnya hendaknya juga belajar dari kegiatan sholat berjamaah juga. Bahwa jika pemimpin melakukan sebuah kesalahan hendaklah diingatkan, jangan malah dicaci, dihujat, dan ditinggalkan, cara mengingatkannya juga dengan cara-cara yang baik dan santun, bukan dengan melecehkan.

Dan jika itu terjadi, pemimpin yang diingatkan oleh rakyatnya juga harus menerimanya dan berintrospeksi, bukan malah ngotot dengan kebenarannya yang di mata masyarakatnya salah.

Dalam sholat berjamaah juga mengajarkan jika memang seorang pemimpin itu sudah tidak mampu untuk memimpin, hendaklah dirinya mundur dari kepamimpinannya. Misalnya, dalam sholat berjamaah, seorang imam jika merasakan buang angin dan sudah tidak bisa menahannya atau bahkan sudah buang angin, seorang imam harus mengundurkan diri dari posisinya sebagai imam.

Jika itu terjadi, imam harus keluar dari posisinya sebagai imam, dan jamaah dilanjutkan dengan dipimpin oleh seorang jamaah yang berada tepat di belakang imam dengan melangkahkan kakinya untuk maju ke posisi imam dan menjadi imam. Dan sholat berjamaah tetap dilanjutkan sampai akhir.

Seorang pemimpin pun juga harusnya punya sifat seperti imam dalam sholat, jika dirinya merasa sudah tidak mampu untuk memimpin, jangan malah dipaksakan yang nantinya akan membawa keburukan bagi masyarakatnya.

Seorang pemimpin harus sadar diri akan kemampuannya, bukan malah mencari beribu alasan atas kinerjanya yang tidak memuaskan masyarakatnya.

Adapun di dalam konteks pemerintahan daerah, secara struktural yang menduduki shaf pertama adalah DPRD, mestinya mereka yang selalu pro aktif terdepan memberikan peringatan jika pemimpin bersalah, jangan diam karena alasan loyalitas tapi berbicaralah karena mereka digaji oleh rakyat untuk berbicara dan mengawasi proses perjalanan pemerintahan untuk terciptanya keseimbangan. Jika itu terjadi maka proses berjalannya pemerintahan akan lebih baik.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Pada tanggal 28 April 2021 KPU Madina menyatakan menunda penetapan pemenang Pilkada Madina. Padahal sejatinya jadwal Penetapan Calon Terpilih adalah tanggal 30 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021. Tetapi, pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif berbalik arah. Kepada media massa Fadillah […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Yel Yel “On Ma”  Bergema Ditournamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I se Sumut di Madina

    Yel Yel “On Ma” Bergema Ditournamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I se Sumut di Madina

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina ) nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution membuka tournamen tenis meja Harun Mustafa Cup I se Sumatera Utara yang berlangsung di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan Kota Sabtu 12/10/2024. Ahmad Sukri Panitia Tornamen Tenis Meja Harun Mustafa dengan tema ” bermain fair play junjung […]

  • Syamsul Arifin Nonaktif Sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

    Syamsul Arifin Nonaktif Sebagai Ketua DPD I Golkar Sumut

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin untuk sementara dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut periode 2010-2015. Pencopotan Syamsul Arifin disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HR Agung Laksono kepada wartawan di Medan, Rabu, 27 April 2011. “Untuk sementara Syamsul Arifin digantikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu […]

  • Jalan Lumpur Sudah Diaspal

    Jalan Lumpur Sudah Diaspal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Warga Angkola Selatan Sambut Gembira   Tapsel –  Pembangunan di segala sektor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dilakukan secara besar-besaran. Seluruh 14 kecamatan yang ada sudah tersentuh pembangunan khususnya infrastruktur jalan. Warga masyarakat Angkola Selatan sangat bergembira dengan perubahan yang terjadi saat ini di daerah mereka. Dimana beberapa ruas jalannya direhab total menjadi jalan mulus […]

  • Ketua PP Kutambaru Tewas Dibantai

    Ketua PP Kutambaru Tewas Dibantai

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SALAPIAN- Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Kutambaru (dulu Salapian, Red), Sopan Perangin-angin (32), tewas bersimbah darah, Rabu (13/7) malam. Sekujur tubuhnya penuh luka menganga diduga akibat tebasan senjata tajam. Menurut sumber POSMETRO MEDAN (grup Sumut Pos) di kepolisian, pembunuhan itu terjadi pukul 20.30 WIB di sebuah warung di Dusun Penusunan, Desa […]

expand_less