Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Rela Antri Belasan Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Langkanya minyak tanah di Mandailing Natal masyarakat rela antri belasan jam untuk mendapatkan jatah lima liter minyak tanah. Hal ini terpaksa dilakukan warga karena sulitnya memperoleh minyak tanah dalam satu bulan terakhir.

Dalam satu bulan terakhir minyak tanah bersubsidi langka di Madina akibat adanya program pemerintah memberlakukan konversi minyak tanah ke gas yang rencananya berlaku awal Tahun 2011 di Madina.

Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak tanah, Pemkab Madina dan agen minyak tanah melakukan operasi pasar minyak tanah di daerah-daerah yang banyak penduduknya. Walapun operasi pasar minyak tanah dilakukan tetap saja minyak di Madina sulit karena jatah minyak tanah di Madina sangat minim sekali. Untuk sekitar 500 ribu jiwa penduduk Madina, jatah operasi pasar hanya 20 kilo liter.

Akibat kurangnya jatah minyak tanah di Madina warga terpaksa mengejar operasi pasar minyak tanah yang dilakukan pemerintah. Seperti pantuan wartwan di operasi pasar minyak tanah di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, warga nekad antri belasan jam dari pagi hingga sore untuk mendapat jatah lima liter minyak tanah dengan harga Rp 3.100 per liter.

Salah satu warga yang bernama Masnun (35) yang ikut antri di Kelurahan Dalan Lidang yang berhasil dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/12/2010) mengatakan bahwa beliau terpaksa ikut antri dengan membawa tiga anaknya yang masih kecil karena beliau telah terlalu lama mengantri untuk membeli minyak tanah di Lapangan Bola Dalan Lidang tersebut.

“Kalau kita tidak antri dari pagi di sini mungkin kita tidak akan dapat jatah, minyak sekarang sangat sulit didapat terpaksa kita ambil kesempatan di sini. Sangking payahnya minyak tanah warga mau membeli minyak tanah dengan harga tinggi,” jelas warga.

Pantauan wartawan, kelangkaan minyak tanah ini sangat dikeluhkan para ibu rumah tangga di Madina karena sulitnya mendapatkan salah satu kebutuhan pokok di dapur tersebut. Minyak tanah ini sangat dibutuhkan ibu-ibu, apalagi warung nasi.

Sampai saat ini harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah di pangkalan adalah Rp 3.400 per liter. Namun yang ditemukan di lapangan saat ini minyak tanah diecer dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu per liter.

warga berharap Pemkab Madina serius memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi warga di akhir Tahun 2010 ini. Terutama minyak tanah yang saat ini sudah sulit didapatkan.

Sementara itu Kabag Perekonomian Kabupaten Madina Ridi AP saat dikonfirmasi melalui seluler untuk mempertanyakan tentang kelangkaan dan tidak sesuainya harga eceran yang dijual oleh pangkalan dengan HET dari pemerintah, berkali-kali tidak dapat dihubungi. Menurut salah seorang stafnya, beliau sedang tugas luar yaitu ke Medan untuk menghadiri rapat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

    Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Asosiasi industri rokok kecil dan menengah yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (FORMASI) mendesak pemerintah meninjau kembali tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 tahun 2013. PMK 131 sendiri mengatur tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan. Ketua Harian FORMASI Heri […]

  • Jalan Terbangun, Kenderaan Sudah Mudah Ke Sawah

    Jalan Terbangun, Kenderaan Sudah Mudah Ke Sawah

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para petani senyum sumringah setalah jalan jenis rabat beton selesai dikerjakan pada jalur Saba Apas, Desa Gunung Tua Iparbondar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Sarbein Lubis (53), seorang petani kepada wartawan, Selasa (8/10/2013) mengatakan, sejak selesainya pembangunan jalan ini, para petani sangat terbantu karena kenderaan sudah bisa langsung dibawa ke pinggir sawah […]

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIBOLGA (Mandailing Online) – Sebuah ledakan terjadi di Tangkahan Baringin, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Senin (24/1). Akibatnya 3 orang dilarikan ke rumah sakit. Ledakan keras tersebut terjadi di sebuah gudang. Suara ledakan membuat warga di sana geger. Bahkan warga yang bermukim tak jauh dari […]

  • Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat 3 terduga pelaku pemerkosaan yakni WF, D dan P terhadap SN (20) Wanita Desa Pidoli Lombang, Panyabungan. Kini 1 diantara 3 pelaku yang sempat buron berhasil diamankan polisi dari Polres Madina. WF (21) diduga salah satu pelaku pemerkosaan diketahui di amankan kepolisian pada Minggu Malam (24/11). Hal itu dibenarkan […]

  • Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution Menolak

    Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution Menolak

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebanyak tiga pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) menandatangani kesepakatan pilkada damai di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Madina, Panyabungan, Kamis (24/02/2011). Ketiga pasangan calon yang menandatangani kesepakatan yakni, Calon Bupati Nomor Urut 2 Aswin Parinduri, Calon Bupati Nomor Urut 5 Arsyad Lubis, Calon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 6 Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution. Sedangkan […]

expand_less