Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Saham Pemkab Madina di Sorikmas Mining Wajib Diraih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
  • print Cetak

Raja Bangun Nasution

PANYABYNGAN (Mandailing Online) – Saham Pemkab Madina di PT Sorikmas Mining masih nihil ditengah akan mulainya perusahaan itu menambang emas di Sihayo, Madina.

Pemkab Madina dan rakyat Madina jangan hanya menjadi penonton melihat emas dikuras dan diangkut dari tanah Madina.

Saat ini perusahaan itu akan memasuki tahap konstruksi menuju tahap eksploitasi di perbukitan Tor Sihayo.

“Saham Pemkab Madina harus diraih agar daerah ini tidak jadi penonton saja,” kata tokoh pemuda Madina, Raja Bangun Nasution, Jum’at (24/4/2020) di Panyabungan.

Menurutnya, posisi saham pemerintah daerah sudah dibicarakan melalui rapat-rapat sejak tahun 2016 hingga 2017 dengan DPRD Sumut, DPRD Madina, Pemkab Madina termasuk masyarakat, namun hingga kini belum ada hasilnya.

Posisi nol saham Pemkab Madina di PT Sorikmas Mining sangat kontras dengan pertambangan emas di Tambang Martabe, Batang Toru dimana saham Pemkab Tapsel dan Pemprovsu sebesar 5% melalui PT Artha Nugraha Agung, yang 70% sahamnya dimiliki oleh Kabupaten Tapanuli Selatan, dan 30% lainnya untuk Provinsi Sumatera Utara.

Raja Bangun Nasution mendesaak Pemkab Madina merebut kepemilikan 10% saham di Sorikmas Mining.

“Paradigma lama harus ditinggalkan, jangan cuma sekedar berharap dana CSR (Corporate Social Responsblity), itu cuma residunya alias ampasnya saja,” ujar Raja Bangun.

Upaya meraih saham itu, katanya, memang sulit karena besarnya berbagai tarik menarik kepentingan di dalamnya, maka perlu merangkul setiap elemen masyarakat agar situasi kondusif.

Menurut Raja Bangun Nasution, 10 persen saham daerah itu bertujuan agar masyarakat Madina mendapatkan manfaat yang maksimal dari pengerukan emas di daerah ini.

Sebelumnya, Manajer Humas PT. Sorikmas Mining, Adi Handi menjawab wartawan di kantornya, Panyabungan, Rabu (28/8/2019) lalu menyatakan potensi saham Pemerintan Daerah Mandailing Natal (Madina) sudah lama diwacanakan di perusahaan yang berinvestasi eksplorasi emas di Madina itu.

Adi mengungkapkan, komposisi saham di PT. Sorikmas Mining sejauh ini meliputi 75 % saham publik dan 25 % saham pemerintah melalui PT. Antam.

Jika kelak persentase saham pemerintah daerah sudah klir, maka akan diambil dari saham milik Antam.

Sebab, tak mungkin diambil dari saham publik.

Untuk memastikan posisi saham pemerintah daerah itu, tentu nantinya tergantung hasil-hasil audiensi dan diskusi lebih lanjut antara pihak Pemkab Madina pemerintah pusat melalui Antam.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul Pengaman Jembatan Naga Juang Hampir Rampung

    Tanggul Pengaman Jembatan Naga Juang Hampir Rampung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pembangunan tanggul pengaman jembatan Naga Juang mulai rampung. Tanggul ini sangat penting mengingat hantaman sungai Batang Gadis sudah nyaris memutus abutmen jembatan yang menghubungan kawasan Kecamatan Naga Juang dengan jalur jalan negara. “Selanjutnya kita akan memasang tiang-tiang pengaman serta melakukan pelurusan sungai,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina, Risfan […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Rabu, Pukul : 10.15 s/d 12.45 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000041 DEDI MISWAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 12)

    MARSIDAO-DAO (episode 12)

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Imada, les adong ma dungkap-dungkap ni balanjo. Dungi, 35.000 utiop dope ambaen tambang tu Huraba. Harana adong angan-angan ni ami nangkan kehe marsidao-dao tu Huraba ancogot,” ning Si Imran. “Bo, maua ma langa saba i sadun,” ning Si Siti. “Dompak manyabi rupana maso on. Pala ngada dapot ancogot pangomoan […]

  • Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah Jabatan H Amru Daulay berakhir jadi Bupati Madina pada tanggal 12 September 2010 lalu yang sekaranga di Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara, para para kepala SKPD nya juga ingin hengkang dari Madina ini untuk lari dari tanggung jawab, dalam hala ini di harapkan kep0ada Pjs Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara untuk […]

  • Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – KPK telah menggeledah rumah dinas dan ruang kerja Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Dari dua penggeledahan itu, KPK total menyita uang dengan jumlah Rp 7,2 miliar. Dari data yang dihimpun detikcom, Jumat (4/10/2013), pada saat operasi tangkap tangan terhadap Akil di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Rabu (2/10) sekitar pukul 22.00 WIB, […]

  • Selain Guru juga Editor Film

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (Mandailing Online), Ali Fikri Pulungan (a.fickri). Lahir di desa Hutabangun tanggal 1 Pebruari 1977. Menamatkan sekolah di SD Muhammadiyah Hutabangun tahun 1989, SMP Negeri Siabu tahun 1992, SMA Negeri 2 Padangsidimpuan 1995. Menikah tahun 2005 dan dikaruania 3 orang anak.Selain seorang pendidik juga editor di Tympanum Novem Films. Ia menjadi tenaga pendidik sejak 1997 […]

expand_less