Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Reses di Hutabargot Lombang, Zubaidah: Saya Tidak Berjanji, tapi Akan Berusaha

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
  • print Cetak

Zubaidah Nasution (2 dari kanan) Melaksanakan Reses di Hutabargot Lombang/Roy Adam.

HUTABARGOT (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Zubaidah Nasution melaksanakan reses I tahun sidang 2021-2022 di Hutabargot Lombang, Senin (20/12).

Reses Ketua Komisi I DPRD ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Termasuk pihak kecamatan.

Sekretaris Kecamatan Elvi Adila mengaku bangga dengan Zubaidah yang memilih Hutabargot Lombang sebagai tempat reses meskipun bukan daerah basis suara pada pileg 2019 lalu.

“Saya bangga dengan Bu Zubaidah yang memilih desa kita sebagai tempat reses. Padahal pada pileg 2019, Hutabargot ini bukan daerah basis suara Bu Zubaidah,” katanya.

Elvi berharap kedatangan Ketua Komisi I DPRD ini bisa menimbang dan mengakomodir aspirasi masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Samidun. Ia meminta agar permintaan masyarakat tidak sebatas dicatat saja.

Reses yang berjalan dengan penuh kekeluargaan ini menghasilkan beberapa aspirasi untuk dibawa Zubaidah ke gedung dewan dan menyampaikannya kepada pemerintah.

Adapun poin-poin yang menjadi aspirasi masyarakat adalah pembangunan jalan desa sepanjang 500 meter, perbaikan dek parit, perbaikan saluran irigasi yang rusak akibat banjir beberapa hari lalu, dan perbaikan musala di desa tersebut.

“Kami minta perbaikan aliran irigasi yang rusak akibat banjir. Kalau ini tidak diperbaiki masyarakat akan berhenti bersawah di Saba Dolok,” ujar Suhron, salah satu peserta reses.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Zubaidah mengatakan, tidak berjanji permintaan masyarakat akan dipenuhi pemerintah, tapi akan berusaha maksimal dan mengawal aspirasi itu sehingga bisa menjadi prioritas.

“Kita harapkan ini juga disampaikan di Musrenbang. Saya datang ke sini memang untuk menjemput aspirasi, saya tidak berjanji, tapi saya berusaha ini yang diusulkan kita sampaikan agar menjadi rencana kerja dan rencana prioritas,” katanya.

Zubaidah mengungkapkan, sengaja memilih Hutabargot Lombang sebagai tempat reses karena masyarakat di wilayah tersebut merupakan bagian dari konstituennya.

“Kebetulan rezekinya dulu tidak banyak dari sini. Sebelumnya saya sudah reses di beberapa kecamatan lain. Tidak elok tidak menghadiri masyarakat di dapil kita. Soal rezeki itu urusan Allah,” sebutnya.

Reses Ketua KPPG ini turut dihadiri Sekcam Hutabargot Elvi Adila, Kepdes Hutabargot Lombang Suhron, Tokoh Agama Muhammad Sofyan, Ketua PK Golkar Hutabargot, dan ratusan warga lainnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    Demo, Mahasiswa UGN Pertanyakan Status Lahan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Rupanya, selain menuntut kejelasan tentang status kampus UGN yang belum kunjung menjadi PTN, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di kampus I Jalan Sutomo juga mempertanyakan persoalan lahan milik kampus mereka yang berada di daerah Simarsayang. Hendra Ibrahim Siregar, selaku kordinator aksi, saat diterima pihak Yayasan bersama dengan puluhan mahasiswa lainnya, di […]

  • Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sejumlah kalangan menilai calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin.MFin sangat tajam melakukan pemetaan kekuatan potensi ekonomi rakyat. Penilaian itu merangkum hasil wawancara audio visual Atika di Mandailing Online yang ditayangkan pada Senin (9/11/2020). Meski wawacara itu masih sebatas membahas satu bidang yakni perikanan darat, tetapi telah menunjukkan ketajaman pisau akademis […]

  • Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

    Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ukuran diameter pipa pengeboran geothermal hanya sekitar 75 cm. Itu tercuat dalam acara diskusi proyek panas bumi, kegiatan pengeboran, keselamatan kerja dan dampak proyek yang dilaksanakan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) dihadiri masyarakat  dari 3 desa, yakni Desa Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi di […]

  • Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya. Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara […]

  • Dua Unit Rumah di Banjar Pagur Terbakar

    Dua Unit Rumah di Banjar Pagur Terbakar

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kebakaran melanda 2 unit rumah di Banjar Pagur, Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina siang ini Jum’at 27/6/2025 sekitar pukul 13.30 wib. Dari keterangan warga, belum diketahui pasti awal mula api dari mana karena saat kejadian warga baru selesai melaksanakan sholad jum’at. ” warga yang keluar dari masjid yang […]

  • Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Divisi Humas Mabes Polri merilis kronologi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Kampung Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (28/9/2010). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas. Berikut konologi yang dirilis via jejaring sosial facebook oleh Divisi Humas Mabes Polri. Minggu tanggal 26 September 2010 sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat Abdul Rahmansyah, Warga Kel […]

expand_less