Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Reses di Hutabargot Lombang, Zubaidah: Saya Tidak Berjanji, tapi Akan Berusaha

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
  • print Cetak

Zubaidah Nasution (2 dari kanan) Melaksanakan Reses di Hutabargot Lombang/Roy Adam.

HUTABARGOT (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Zubaidah Nasution melaksanakan reses I tahun sidang 2021-2022 di Hutabargot Lombang, Senin (20/12).

Reses Ketua Komisi I DPRD ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Termasuk pihak kecamatan.

Sekretaris Kecamatan Elvi Adila mengaku bangga dengan Zubaidah yang memilih Hutabargot Lombang sebagai tempat reses meskipun bukan daerah basis suara pada pileg 2019 lalu.

“Saya bangga dengan Bu Zubaidah yang memilih desa kita sebagai tempat reses. Padahal pada pileg 2019, Hutabargot ini bukan daerah basis suara Bu Zubaidah,” katanya.

Elvi berharap kedatangan Ketua Komisi I DPRD ini bisa menimbang dan mengakomodir aspirasi masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Samidun. Ia meminta agar permintaan masyarakat tidak sebatas dicatat saja.

Reses yang berjalan dengan penuh kekeluargaan ini menghasilkan beberapa aspirasi untuk dibawa Zubaidah ke gedung dewan dan menyampaikannya kepada pemerintah.

Adapun poin-poin yang menjadi aspirasi masyarakat adalah pembangunan jalan desa sepanjang 500 meter, perbaikan dek parit, perbaikan saluran irigasi yang rusak akibat banjir beberapa hari lalu, dan perbaikan musala di desa tersebut.

“Kami minta perbaikan aliran irigasi yang rusak akibat banjir. Kalau ini tidak diperbaiki masyarakat akan berhenti bersawah di Saba Dolok,” ujar Suhron, salah satu peserta reses.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Zubaidah mengatakan, tidak berjanji permintaan masyarakat akan dipenuhi pemerintah, tapi akan berusaha maksimal dan mengawal aspirasi itu sehingga bisa menjadi prioritas.

“Kita harapkan ini juga disampaikan di Musrenbang. Saya datang ke sini memang untuk menjemput aspirasi, saya tidak berjanji, tapi saya berusaha ini yang diusulkan kita sampaikan agar menjadi rencana kerja dan rencana prioritas,” katanya.

Zubaidah mengungkapkan, sengaja memilih Hutabargot Lombang sebagai tempat reses karena masyarakat di wilayah tersebut merupakan bagian dari konstituennya.

“Kebetulan rezekinya dulu tidak banyak dari sini. Sebelumnya saya sudah reses di beberapa kecamatan lain. Tidak elok tidak menghadiri masyarakat di dapil kita. Soal rezeki itu urusan Allah,” sebutnya.

Reses Ketua KPPG ini turut dihadiri Sekcam Hutabargot Elvi Adila, Kepdes Hutabargot Lombang Suhron, Tokoh Agama Muhammad Sofyan, Ketua PK Golkar Hutabargot, dan ratusan warga lainnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aekkanopan. Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerbitkan surat rekomendasi Bupati H Kharuddinsyah tentang persetujuan pindah salah seorang pegawainya Mhd Idris Batubara ke Pemkab Madina. Soal surat rekomendasi yang kini beredar diduga palsu. Namun, Pemkab Labura tidak akan melakukan upaya hukum atas dugaan pemalsuan surat rekomendasi itu. Soal tindaklanjutnya berupa sanksi, misalnya, […]

  • Peraturan Berubah, Penyaluran Benih Padi Telat

    Peraturan Berubah, Penyaluran Benih Padi Telat

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) menyatakan penyaluran benih kepada petani melorot dari jadwal, diperkirakan baru akan tersalur pada September ini. Keterlambatan penyaluran benih unggul ini menyebabkan terganggunya satu kali musim tanam, yakni musim tanam bulan Maret. Melorotnya jadwal itu akibat adanya perubahan kebijakan pemerintah Jakarta tentang perubahan dari Bantuan Langsung Banih […]

  • PKB Madina Target 7 Kursi

    PKB Madina Target 7 Kursi

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal menarget perolehan 7 kursi di Pemilu 2019. Target itu mencuat di Rapat Kordinasi Cabang DPC PKB Mandailing Natal (Madina) sekaligus pengukuhan badan otonom partai, Rabu, (25/1/2016) di Aula Hotel Rindang, Panyabungan. Rakoorcab yang dihadiri Ketua DPW Sumatera Utara, Ance Silean itu juga mematangkan bangunan optimalisasi […]

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Bicara cita rasa dan aroma, bulung gadung naiduda goreng ini ternyata sangat berbeda dengan bulung gadung naiduda gulai. Ada semacam rasa orisinil dari kaldu daun ubi di dalam bulung gadung naiduda goreng tersebut. Saya bukan ahli kuliner, tetapi saya bisa merasakan zat-zat ekstraktif yang terdapat di dalam bulung gadung naiduda […]

  • KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilukada ulang belum juga dijadwalkan atau disiapkan. Ini dikarenakan belum adanya dana yang dibutuhkan. Hal itu disampaikan Ketua KPUD Madina, Jefri Antoni SH saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya, Selasa (4/1). “Kita kan masih menunggu dana, karena tanpa dana itu KPUD tidak […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

expand_less