Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ukuran diameter pipa pengeboran geothermal hanya sekitar 75 cm.

Itu tercuat dalam acara diskusi proyek panas bumi, kegiatan pengeboran, keselamatan kerja dan dampak proyek yang dilaksanakan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) dihadiri masyarakat  dari 3 desa, yakni Desa Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi di aula Hotel Madina Sejahtera, Sabtu (18/4).

Hadir juga Kadis Pertambangan Madina, Arpan Siregar; Kapolsek Kotanopan dan Camat Puncak Sorik Marapi, Mawardi Hasibuan.

Topik pengeboran menjadi salah satu topik yang banyak ditanyakan peserta. Beberapa diantaranya Masudan Batubara warga Sibanggor Jae, Abdul Rozak Nasution warga Sibanggor Jae.

Pertanyaan seputar pengeboran itu juga berkembang pada pertanyaan berapa luas persegi luas lokasi pengeboran, apakah ada dampak negatif jika pengeboran mengalami kegagalan.

Driling Enginering PT. SMGP, Gatot Subroto dan Government Relation Manager Janes Simanjuntak dalam menjawab pertanyaan peserta menyebutkan bahwa ukuran diameter pipa pengeboran geothermal kurang dari 1 meter, yakni  75 cm.

Pengeboran dilakukan secara bertahap-tahap. Tiap tahap memiliki ukuran tersendiri. Makin dalam pengeboran maka pipa yang digunakan semakin kecil.

Pipa yang digunakan adalah pipa khusus. Dalam kegiatan pengeboran ini juga dilakukan penyemenan yang berguna untuk pengaman pipa dan itu harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sedangkan jika terjadi kegagalan dalam artian tak ada panas bumi ditemuan, maka lobang yang dibor akan ditutup dengan cara menyemen, sehingga lokasi tetap akan bisa dipergunakan oleh masyarakat.

“Namanya eksplorasi, kadang ada juga kegagalan karena kita tidak tahu apa yang ada di dalam perut bumi. Makanya dilakukan eksplorasi yang berguna untuk mengetahui apa yang terkandung di dalam bumi tersebut, apakah ada uap panas bumi atau tidak,” kata Gatot.

“Dan bila yang dieksplorasi tersebut nantinya tidak ada uap panas buminya, akan dilakukan penyemenan yang aman sesuai dengan aturan yang berlaku dan kalau dibiarkan begitu saja tentu  perusahaan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Sebelum melakukan eksplorasi, terlebih dahulu perusahaan sudah melakukan study detail agar tidak terjadi kegagalan yang tidak diingini. Kegagalan dalam arti tidak ada uap panas bumi.

Sementara itu, areal pengeboran panas bumi hanya membutuhkan lokasi sekitar 2 hektar, luas  itupun hanya sebentar selama pengeboran, setelahnya hanya tersisa kepala sumur yang memakan tempat beberapa meter saja.

Kepala Dinas Pertambangan Madina dalam kesempatan itu mencuatkan bahwa saat ini ada beberapa isu yang muncul di tengah masyarakat, misalnya apakah debit air akan berkurang jika pengeboran dilaksanakan oleh perusahaan?

Menurut Gatot Subroto, kegiatan pengeboran yang dilaksanakan oleh PT. SMG nantinya tidak akan mengurangi debit air yang ada.

Sebab, penggunaan air dalam pengeboran nantinya hanya memakai sedikit air permukaan saja,  dan air permukaan yang digunakan adalah air yang tidak digunakan masyarakat selama ini, yakni air asam (Aek Macom), dan itu pun hanya dipergunakan pada saat pengeboran saja.

Untuk pemanfaatan air permukaan ini pun tak bisa dipakai perusahaan begitu saja, melainkan harus ada izin dari pemerintah. “Kita tidak sembarangan menggunakannya, harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Peliput  : Holik Nasution
Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Hutan Lindung Register 86 terletak di desa Siregar Aek Nalas Simarsarudung dan Desa Sampuara Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, persis di bibir pantai Danau Toba dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alhasil ekosistem danau toba yang di banggakan sebagai objek wisata Provinsi Sumatera ini terancam, baik erosi dan pendangkalan air danau […]

  • Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      GOWA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo segera mewujudkan optimalisasi peran penyuluh kecamatan. Untuk memuluskan optimalisasi itu, pemerintah membentuk Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) dalam 100 hari pertama. Itu diungkap Syahrul di Rumah Kayu Gowa, Minggu (27/10) seusai mengikuti Car Free Day. Seluruh aktivitas level lapangan, pengendalian dan operasionalnya dipusatkan di kecamatan-kecamatan. […]

  • Gelar Perkara Kelar. Kasus Kades Jamburbaru Madina Tinggal Menunggu Keputusan Bupati

    Gelar Perkara Kelar. Kasus Kades Jamburbaru Madina Tinggal Menunggu Keputusan Bupati

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Setelah periksa pelapor, saksi, hingga gelar perkara, Inspektorat Mandailing Natal resmi naikkan berkas dugaan korupsi Dana Desa 2024-2025 dan perusakan aset jalan Rp147,6 juta oleh Kepala Desa Jambur Baru ke Bupati. “Tim sudah gelar perkara. Hari ini hasilnya kita naikkan ke Pak Bupati untuk ditindaklanjuti,” tegas Kepala Inspektorat Madina, Munawar, SH, Senin […]

  • Golkar Madina Tetapkan 5 Calon Bupati

    Golkar Madina Tetapkan 5 Calon Bupati

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat Pleno diperluas DPD Partai Golkar Madina, Sabtu (14/12/2019) menetapkan 5 calon bupati Madina yang akan diajukan ke DPD Golkar Sumut. Kelima calon itu adalah H. Aswin Parinduri, M. Sofwat Nasution, Dahlan Hasan Nasution, Indra Porkas Lubis dan Ahmad Huzein Nasution. Rapat pleno diperluas itu berlangsung di D’San Hotel, […]

  • Empat Kesenian Madina Akan Tampil di PRSU

    Empat Kesenian Madina Akan Tampil di PRSU

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal akan menampilkan 4 kesenian mandailing di Pekan Raya Sumatera Utara 18 Maret 2016. Keempat seni itu meliputi pagelaran Gordang Sambilan, tari, musik khas Mandailing dan drama Willem Iskander. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda dan Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Ervin Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis […]

  • LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. “Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024). Desakan LBH Madina Yustisia […]

expand_less