Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pipa Pengeboran Geothermal Hanya Berdiameter 75 Cm

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ukuran diameter pipa pengeboran geothermal hanya sekitar 75 cm.

Itu tercuat dalam acara diskusi proyek panas bumi, kegiatan pengeboran, keselamatan kerja dan dampak proyek yang dilaksanakan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) dihadiri masyarakat  dari 3 desa, yakni Desa Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi di aula Hotel Madina Sejahtera, Sabtu (18/4).

Hadir juga Kadis Pertambangan Madina, Arpan Siregar; Kapolsek Kotanopan dan Camat Puncak Sorik Marapi, Mawardi Hasibuan.

Topik pengeboran menjadi salah satu topik yang banyak ditanyakan peserta. Beberapa diantaranya Masudan Batubara warga Sibanggor Jae, Abdul Rozak Nasution warga Sibanggor Jae.

Pertanyaan seputar pengeboran itu juga berkembang pada pertanyaan berapa luas persegi luas lokasi pengeboran, apakah ada dampak negatif jika pengeboran mengalami kegagalan.

Driling Enginering PT. SMGP, Gatot Subroto dan Government Relation Manager Janes Simanjuntak dalam menjawab pertanyaan peserta menyebutkan bahwa ukuran diameter pipa pengeboran geothermal kurang dari 1 meter, yakni  75 cm.

Pengeboran dilakukan secara bertahap-tahap. Tiap tahap memiliki ukuran tersendiri. Makin dalam pengeboran maka pipa yang digunakan semakin kecil.

Pipa yang digunakan adalah pipa khusus. Dalam kegiatan pengeboran ini juga dilakukan penyemenan yang berguna untuk pengaman pipa dan itu harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sedangkan jika terjadi kegagalan dalam artian tak ada panas bumi ditemuan, maka lobang yang dibor akan ditutup dengan cara menyemen, sehingga lokasi tetap akan bisa dipergunakan oleh masyarakat.

“Namanya eksplorasi, kadang ada juga kegagalan karena kita tidak tahu apa yang ada di dalam perut bumi. Makanya dilakukan eksplorasi yang berguna untuk mengetahui apa yang terkandung di dalam bumi tersebut, apakah ada uap panas bumi atau tidak,” kata Gatot.

“Dan bila yang dieksplorasi tersebut nantinya tidak ada uap panas buminya, akan dilakukan penyemenan yang aman sesuai dengan aturan yang berlaku dan kalau dibiarkan begitu saja tentu  perusahaan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Sebelum melakukan eksplorasi, terlebih dahulu perusahaan sudah melakukan study detail agar tidak terjadi kegagalan yang tidak diingini. Kegagalan dalam arti tidak ada uap panas bumi.

Sementara itu, areal pengeboran panas bumi hanya membutuhkan lokasi sekitar 2 hektar, luas  itupun hanya sebentar selama pengeboran, setelahnya hanya tersisa kepala sumur yang memakan tempat beberapa meter saja.

Kepala Dinas Pertambangan Madina dalam kesempatan itu mencuatkan bahwa saat ini ada beberapa isu yang muncul di tengah masyarakat, misalnya apakah debit air akan berkurang jika pengeboran dilaksanakan oleh perusahaan?

Menurut Gatot Subroto, kegiatan pengeboran yang dilaksanakan oleh PT. SMG nantinya tidak akan mengurangi debit air yang ada.

Sebab, penggunaan air dalam pengeboran nantinya hanya memakai sedikit air permukaan saja,  dan air permukaan yang digunakan adalah air yang tidak digunakan masyarakat selama ini, yakni air asam (Aek Macom), dan itu pun hanya dipergunakan pada saat pengeboran saja.

Untuk pemanfaatan air permukaan ini pun tak bisa dipakai perusahaan begitu saja, melainkan harus ada izin dari pemerintah. “Kita tidak sembarangan menggunakannya, harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Peliput  : Holik Nasution
Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran. Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf […]

  • Demi Poles Wajah Kota Panyabungan, Dinas PUPR Lembur Sampai Malam

    Demi Poles Wajah Kota Panyabungan, Dinas PUPR Lembur Sampai Malam

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Demi memoles wajah ibu kota Kabupaten Mandailing yakni Kota Panyabungan, Dinaa PUPR beserta Kontraktor rela lembur untuk melakukan pengaspalan jalan lintas barat sekitar pasar baru sampai Puskesmas Panyabungan Jae Sabtu malam 29/7/2023. Warga sekitar pun terlihat sumbringa, karena akses jalan utama lintas barat telah diperbaiki ( hotmik ) karena tahun lalu […]

  • Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh stackholder fokus benahi stunting dalam rapat kerja tim percepatan dengan Taman Pemulihan Gizi (TPG) dan enumerator dalam rangkat persiapan survey tim Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di aula Ladang Sari Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Selasa (6/9/). “Perlu kita pahami […]

  • Maret Berdarah di Sumatera Timur

    Maret Berdarah di Sumatera Timur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanah itu tak luas. Ukurannya hanya sekitar 2 x 3 meter. Kondisinya tampak tak terurus. Rumput tumbuh sembarang. Lokasinya berada di halaman depan Masjid Raya Tuan Ahmadsyah, Tanjung Balai, sekitar empat meter dari bangunan masjid. Tak banyak orang yang tahu bahwa tanah tersebut adalah sebuah kuburan massal. Sebanyak 73 nama terpahat di nisan tersebut. Mereka […]

  • Busyro Muqqodas Terpilih Sebagai Ketua KPK

    Busyro Muqqodas Terpilih Sebagai Ketua KPK

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    M. Busyro Muqoddas terpilih sebagai ketua KPK yang baru setelah unggul dalam proses voting yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI hari kamis, 25 November 2010. Busyro menyisihkan empat pimpinan KPK lainnya, yang bersaing dalam pemilihan ketua KPK, mereka adalah Chandra Hamzah, Bibit Samad Rianto, M Yasin dan Haryono. Sebelumnya di hari yang sama, Busyro […]

  • Ribuan Warga Madina Dapat Sertifikat Tanah

    Ribuan Warga Madina Dapat Sertifikat Tanah

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 1.000 lembar sertifikat tanah diterbitkan untuk masyarakat di sejumlah desa di Mandailing Natal (Madina). Masyarakat yang memperoleh sertifikat tanah itu antara lain Desa Banjar Aur Utara, Rantobi, Muara Parlampungan, Batu Sondat, Simpang Koje. Penyerahan secara simbolik dilakukan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution […]

expand_less