Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
  • print Cetak


PANYABUNGAN –
Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2010-2011 di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 99,88 persen dari 6.008 peserta UN. Sedangkan jumlah siswa yang tak lulus hanya 4 orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina H Imron Lubis didampingi Kabid Dikmenumjur Mustamin Nasution di Panyabungan.

“Tingkat kelulusan peserta UN di Madina, Alhamdulillah lebih baik dari kelulusan lima tahun terakhir, bahkab lebih baik dari tingkat kelulusan tingkat Sumatera Utara yaitu 99,88 persen,” ungkapnya.

Sementara tingkat kelulusan siswa peserta ujian Nasional untuk SMA/MA/SMK se-Mandailing Natal pada tahun pelajaran 2009-2010 yaitu sebesar 92,30 persen dari jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 5.938 dan yang tidak lulus sebanyak 483 orang atau sekitar 7,70 persen.

Secara rinci berdasarkan tingkat kelulusan untuk masing-masing bidang study Imron menjelaskan, untuk SMA program IPA lulus 100 persen, program IPS peserta yang lulus 99,77 persen. Sekolah MA IPA lulus 100 persen, program IPS peserta yang lulus 99,96 persen dan sekolah SMK peserta yang lulus sebanyak 99,93 persen.

“Jadi peserta UN SMA, MA dan SMK yang tidak lulus tahun ini hanya 4 orang meliputi satu siswa SMA program IPS, 2 siswa MA program IPS dan 1 orang siswa SMK,” katanya.

Dikatakan, tingkat kelulusan yang mencapai 99,88 persen itu tidak terlepas dari kerja keras seluruh komponen, mulai dari siswa, guru dan orang tua siswa yang terus- menerus mengontrol dan mendampingi anak-anaknya belajar.

”Sistem baru kelulusan memang menjadi salah satu faktornya, tapi itu bukan satu-satunya, sebab masih banyak faktor yang punya andil di antaranya kerja keras dari semua pihak. Tanpa kerja keras, mustahil bisa meraih prestasi kelulusan seperti sekarang ini,” tegas Mustamin.

Keduanya mengungkapkan, pelaksanaan UN tahun 2011 di Madina mengalami perubahan pada syarat kelulusan dimana nilai penentu kelulusan siswa SMA dan sederajat ditetapkan dengan menggabungkan nilai mata pelajaran ujian nasional (UN) dengan nilai sekolah.

“Nilai akhir adalah pembobotan 60 persen nilai UN ditambah 40 persen nilai sekolah yang digunakan pada UN TP 2010/2011. Nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah dengan nilai rapor.

Menjelang pengumuman UN, ratusan siswa sejumlah sekolah SMA negeri dan swasta di daerah itu sudah berada di lingkungan sekolahnya.Kebanyakan siswa tampak berkelompok-kelompok, ada yang berdiri serta duduk di halaman dan warung-warung dekat sekolah sambil gobrol satu sama lainnya.

Pokok utama dari perbincangan para siswa itu adalah seputar hasil UN.” Aduh, terus terang kami senang dan juga was-was menanti pengumuman UN,” kata salah seorang siswi SMA Negeri 1 Kotanopan.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)   MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina. Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Masih ingat 7 tersangka pelaku tambang enas ilegal yang diamankan Polres Mandailing Natal ( Madina) di Kecamatan Kotanopan sebulan lalu. Perkembangan nya sekarang, Penyidik Polres Madina kabarnya sudah tahap sidik, dan pelimpahan berkas nya ke Kejaksaan. Ipda Bagus Seto, Kaurbin OPS Reskrim Polres Madina mengatakan, berkas ke 7 tersangka pelaku tambang […]

  • Sumut masih akan krisis listrik

    Sumut masih akan krisis listrik

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  –  Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin oleh  Menteri ESDM selaku Ketua Harian  DEN, Sudirman Said hari menggelar sidang ke-13 yang  berlangsung di Kementerian ESDM, Jakarta. Sidang anggota DEN dengan agenda membahas isu-isu strategis dibidang energi dan pembahasan penetapan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis tenaga listrik. Dalam sambutannya Sudirman Said menyorot  kondisi kelistrikan nasional. Dikatakan, […]

  • Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sekitar 500-an warga di Dusun Bulung Gadung dan Dusun Bronjong Desa Selebaru Kecamatan Batang Gadis Kabupaten Madina, terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian akibat aksi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh pengusaha. Kepada MedanBisnis, Selasa (27/9) di Medan, Saroha Siregar (37) salah satu perwakilan masyarakat asal Madina yang ditemui mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan […]

  • Sales Beras Terkapar Dibacok di Tanjung Morawa

    Sales Beras Terkapar Dibacok di Tanjung Morawa

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    T Morawa, Seorang sales beras, Subari (45) warga Pasar III, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan terkapar dengan luka bacok di bagian kepala di Gang Rasmi, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (05/07/2011) malam pukul 19.00 WIB. Informasi diperoleh, sebelumnya Subari mendatangi Gang Rasmi untuk menagih […]

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

expand_less