Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kejatisu harus tahan Buyung Ritonga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN – Kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar bukan hanya menyeret Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin saja. Tetapi juga turut didalamnya mantan bendahara umum sekaligus pemegang kas Pemkab Langkat, Buyung Ritonga.

Jika Syamsul Arifin, kasusnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, sedangkan Buyung Ritonga ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Buyung Ritonga sendiri telah ditetapkan oleh Kejatisu sebagai tersangka, namun hingga kini belum ditahan.

Praktisi hukum dari Universitas Medan Area (UMA), Zamzami Umar, meminta pihak Kejatisu segera menahan Buyung Ritonga. “Buyung Ritonga itu kan saksi mahkota Syamsul Arifin, jadi dikhawatirkan bisa menghilangkan alat bukti. Atau jangan-jangan, Buyung Ritonga sendiri yang hilang,” kata Zamzami kepada Waspada Online, tadi malam.

Disinggung tentang Buyung Ritonga yang akan diperiksa KPK, Zamzami, mengatakan KPK juga harus segera memeriksanya. Dalam kasus ini, kata Zamzami, KPK janganlah bermain-main. Karena, jika nanti pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Buyung Ritonga diperlambat, dikhawatirkan Buyung Ritonga bisa menghapuskan alat bukti.

Menurut Zamzami, secara hukum KPK sah-sah saja memeriksa Syamsul Arifin terlebih dahulu. Namun, jika pengakuan Syamsul sendiri tidak mengetahui pengeluaran uang, maka keterangan Syamsul itu harus segera dikonfrontir dengan keterangan Buyung Ritonga.

Ditanya apakah KPK bisa mengambil alih kasus ini, karena Buyung Ritonga sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejatisu dalam kasus yang sama, menurut Zamzami, bisa-bisa saja.

Jika dalam pemeriksaan Buyung Ritonga nantinya ada terbukti melakukan tindak pidana korupsi itu secara bersama-sama, kata Zamzami, maka KPK bisa mengambil alih kasus ini. Prinsip hukum, sebut Zamzami, adalah efektif dan efisien.

“Artinya, jika KPK memandang untuk lebih mengefisienkan serta mengefektifkan konfrontir keterangan mereka berdua (Syamsul dan Buyung, red), maka KPK bisa mengambil alih kasus yang ditangani Kejatisu,” kata Zamzami.
Sumber Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedang Nyari Emas, Dua Warga Lubuk Sibegu Tewas Tertimbun Material Tanah

    Sedang Nyari Emas, Dua Warga Lubuk Sibegu Tewas Tertimbun Material Tanah

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Dua Pria asal Lubuk Sibegu kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) tewas tertimbun material tanah saat sedang mencari emas di pinggiran sungai batang gadis. Kejadiannya sekitar pukul 17:00, senin sore 8/7/2024. Kata Warga yang minta identitasnya dirahasiakan. Lokasi kejadian Memang selain tempat pengambilan pasir dan batu, juga dibuat tempat mencari […]

  • Goa Pastab Beraura Gaib

    Goa Pastab Beraura Gaib

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, wisata sejarah, hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab hanya berkisar 3 km dari jalan […]

  • Budidaya Jamur di Tapsel Menjanjikan

    Budidaya Jamur di Tapsel Menjanjikan

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Tapsel – Usaha budidaya jamur tiram memang sangat menjanjikan. Dilihat dari finansial usaha ini layak untuk dikembangkan sebagai usaha home industri yang dapat menopang ekonomi keluarga. Sudarto (37) warga lingkungan II Kelurahan Sigalangan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini misalnya telah memulai atau merintis budidaya jamur tiram di rumahnya sendiri. Awalnya hanya coba-coba ternyata bisa. […]

  • Kadistan Madina Minta Petani Segera Tanam Ulang Setelah Masa Panen. Kenapa ?

    Kadistan Madina Minta Petani Segera Tanam Ulang Setelah Masa Panen. Kenapa ?

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) Siar Nasution Meminta para petani di wilayah Madina agar tak berlama lama untuk segera melakukan tanam ulang guna menghindari dampak Fenemona El Nino. El Nino kata Kadis dapat berdampak terhadap sektor pertanian. Beberapa dampaknya adalah, kekeringan, gangguan musim tanam, banyaknya penyakit dan hama tanaman, penurunan […]

  • Harun Mustafa Mendaftar di Gerindra

    Harun Mustafa Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kabar beredar selama ini yang menyebut H.Harun Musthafa Nasution akan maju sebagai calon bupati di Pilkada Madina 2024 mengandung kebenaran. Akhirnya cucu pendiri pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru itu mendaftarkan diri di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara, Medan, Jum’at (5/7/2024). “Sebenarnya saya mendaftar calon bupati Madina atas dorongan […]

  • Samakan Persepsi, Bupati Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi

    Samakan Persepsi, Bupati Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka menyamakan persepsi tindak pidana korupsi, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengikuti rapat koordinasi pemberantasan korupsi yang diselenggarakan KPK di aula Tengku Rizal Nurdin, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan pada Rabu (23/2). Bupati mengikuti rapat tersebut secara virtual dari aula kantor Bupati Madina bersama Sekdakab Gozali […]

expand_less