Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Istana: Penyadapan Berpotensi Ganggu Hubungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono telah mengetahui ramainya pemberitaan seputar penyadapan oleh Australia terhadap dirinya, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah tokoh.

Menurut Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, pemerintah Australia perlu memberi klarifikasi pada Indonesia terkait enyadapan itu.

“Sepengetahuan saya menlu telah menyampaikan informasi awal ke Bapak Presiden atas berita yang mengemuka tersebut. Pemerintah Australia perlu klarifikasikan hal ini ke Pemerintah Indonesia,” kata Faizasyah melalui keterangan pers pada wartawan, Senin, (18/11).

Faizasyah menyesalkan aksi penyadapan itu. Ia menyatakan itu akan berpotensi ganggu hubungan kerjasama antara Australia dan Indonesia yang telah terjalin selama ini.

“Klarifikasi dari mereka penting untuk menjernihkan suasana. Adanya berita tersebut saja sudah berpotensi mengganggu hubungan,” tegas Faizasyah.

Directorate Signal Defense (DSD) Australia dikabarkan telah menyadap pembicaraan telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan lingkaran dekatnya. Dari dokumen bocoran Edwad Snowden yang dimuat harian The Guardian itu terungkap bahwa sejumlah nama yang disadap memang memiliki posisi penting.

Secara rinci, DSD menulis daftar nama pejabat Indonesia yang disadap mulai semester kedua 2007, lengkap dengan merek handphone yang disadap. Misalnya, dari sejumlah nama pejabat tinggi, diketahui baru Boediono dan Dino Patti Djalal yang sudah menggunakan BlackBerry. Lainnya masih menggunakan Nokia yang kala itu begitu populer.

Lantas siapa saja yang disadap DSD? Dalam laporan bertitel “IA Ladership Targets + Handsets” diketahui bahwa Presiden SBY ada di nomor pertama daftar sadapan. Selanjutnya ada nama Ibu Negara Kristiani Herawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bu Ani. Keduanya diketahui menggunakan gadget Nokia E90-1.

Nomor ketiga dalam daftar sadapan itu adalah Boediono dengan BlackBerry Bold 9000. Nomor empat dalam daftar sadapan adalah Jusuf Kalla dengan handphone Samsung SGH-Z370.

Kemudian nama Dino Patti Djalal yang kala itu menjadi Juru Bicara Kepresidenan untuk urusan luar negeri menempati urutan kelima. Dari dokumen DSD itu diketahui bahwa Dino menggunakan BlackBerry Bold 9000.

Di urutan keenam ada Andi Mallarangeng yang kala itu masih Juru Bicara Kepresidenan untuk dalam negeri. Pria yang belakangan jadi Menteri Pemuda dan Olahraga itu diketahui menggunakan handphone Nokia E71.

Sedangkan Hatta Rajasa yang kala itu menjadi Menteri Sekretars Negara ada di nomor urut tujuh dalam daftar pejabat yang disadap DSD. Hatta menggunakan handphone Nokia E90-1.

Menteri Keuangan kalau itu, Sri Mulyani juga masuk dalam daftar nama yang disadap. Berada di urutan kedelapan dalam daftar nama versi DSD, Sri Mulyani diketahui menggunakan handphone Nokia E90-1.

Selanjutnya Widodo AS yang kala itu menjadi menkopolhukam masuk dalam daftar sadapan di urutan sembilan. Mantan Panglima TNI AL itu menggunakan handphone Nokie E66.

Sedangkan di urutan sepuluh daftar sadapan adalah Sofyan Djalil yang kala itu menjadi menteri BUMN. Sofyan diketahui menggunakan handphone Nokia E90-1. (flo/jpnn)

Putra Presiden Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

MOSKOW–Kecelakaan pesawat terjadi di Rusia dan menewaskan 50 orang di dalamnya. Di antara korban tewas adalah Irek Minnikhanov, putra Presiden Republik Tatarstan.

Komite penyidik resmi, Vladimir Markin, mengatakan kepada Rossiya 24 TV bahwa sejumlah pakar sedang memeriksa apakah kualitas bahan bakar dan kondisi cuaca menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan. Pasalnya, saat peristiwa naas terjadi Kazan dalam kondisi diguyur hujan.

Seperti dilansir laman BBC (17/11), pesawat naas Boeing 737 berangkat dari Moscow dan mencoba untuk mendarat tetapi pesawat ini malah meledak dalam benturan yang terjadi Minggu malam (17//11) malam Wib.

Total ada 44 penumpang dan enam kru dalam penerbangan maskapai Tatarstan Airlines. Selain putra presiden Tatarstan, turut menjadi korban adalah Aleksander Antonov, yang menjadi kepala Layanan Keamanan Federal Tatarstan.

Para penyidik sendiri kini sedang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah kecelakaan disebabkan oleh kesalahan teknis atau kesalahan dari kru pesawat. Namun, beberapa laporan mengatakan, pilot berusia 47 tahun bernama Rustem Salikhov, sudah mencoba untuk mendaratkan pesawat beberapa kali sebelum akhirnya celaka.

Seorang wartawan yang pernah naik pesawat sama dari Kazan ke Moskow pada Minggu pagi mengatakan kepada televisi Rusia, Channel TV, bahwa ada getaran sangat kuat saat pesawat mendarat di ibu kota Rusia.

“Ketika kami mendarat, tidak jelas apakah (getaran) itu karena angin yang kuat, walau di Moskow cuaca tampak baik, atau karena masalah teknis dalam penerbangan,” kata Lenara Kashafutdinova. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden tetapkan gubernur definitif Sumut

    Presiden tetapkan gubernur definitif Sumut

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan Gatot Pujo Nugroho sebagai gubernur definitif Sumatera Utara setelah sebelumnya menjadi pelaksana tugas orang nomor satu di provinsi itu. Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Pelindung Masyarakat Sumatera Utara Eddy Syofian kepada wartawan melalui telepon seluler di Jakarta, Selasa bahwa presiden resmi menetapkan status gubernur di […]

  • Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

    Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rantauprapat, . Dalam kurun waktu seminggu, Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Labuhanbatu meringkus dua residivis atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan tiga tersangka lainnya diduga spesialis pencurian kendaraan becak bermotor (Betor). “Dua tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor tersebut baru saja bebas dua minggu lalu dari LP,” jelas Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak […]

  • Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

    Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi menyampaikan beberapa masukan pada acara rakorwil Apkasi yang dilaksanakan di Serdang Begadai, Kamis (19/5). “Sebagai pemerintahan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, Pemkab Madina juga punya beberapa saran dan masukan yang nantinya diharapkan bisa didengar oleh pemerintah pusat,” tulis Atika pada […]

  • Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanjungbalai, Tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan biaya operasional kepala daerah, mantan Walikota Tanjungbalai Dr.H SH SpOG mengembalikan uang negara sebesar Rp 500 juta dari total Rp 947 juta yang diduga diambil secara melawan hukum dari APBD Tanjungbalai 2001-2004 kepada tim penyidik Kejari Tanjungbalai, Kamis (23/12). Informasi diperoleh di kantor Kejari Tanjungbalai menyebutkan, seyogianya penyidik kejaksaan melakukan […]

  • Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    Anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution Desak Poldasu Tetapkan Tersangka di SMGP

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution, SH Glr Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam Nasution mendesak Polda Sumut menetapkan tersangka tragedi pembukaan sumur PLTP Sorik Marapi yang menewaskan 5 warga Sibanggor Julu. “Setelah Tim Polda Sumut turun melakukan investigasi, semestinya saat ini sudah ada tersangka dari manajemen PT SMGP,” kata Fahrizal […]

  • Dugaan Rekayasa Kasus Mantan Dishut Tapsel Mulai Terungkap

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Dugaan adanya rekayasa pada kasus pemalsuan surat dengan terdakwa SS mantan Kadis Kehutanan Tapsel dan HJ mantan pengelola PT. PLS mulai terungkap. Hal itu terlihat dalam sidang lanjutan register perkara No. 200/Pid.B/2012/PN.Psp yang digelar digedung Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Kamis (28/6) sore. Keterangan saksi-saksi maupun terdakwa HJ, ternyata kayu-kayu yang diklaim Pr dan Bud […]

expand_less