Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Danrem Tinjau Latihan Tempur, Temukan 18 Ha Ladang Ganja, Warga Panyabungan Timur Serahkan Senjata Rakitan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
  • print Cetak
Warga menyerahkan senjata rakitan kepada Korem 023/KS Kol. Inf Richard TH.Tampubolon

Warga menyerahkan senjata rakitan kepada Korem 023/KS Kol. Inf Richard TH.Tampubolon

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Danrem 023/KS Kol. Inf Richard TH.Tampubolon meninjau pelaksanaan Latihan Tehnis Bertempur Yonif 123/RW sekaligus  melaksanakan patroli dan mencari ladang ganja di Panyabunga Timur, Mandailing Natal, Kamis (8/9).

Demikian rilis pers dari Korem Kawal Samudra melalui Ramil Panyabungan yang diterima Mandailing Online, Kamis (8/9).

Selain itu juga dilaksanakan kegiatan Komando Teritorial Korem 023/KS, melakukan kegiatan Komunikasi Sosial Dialogis atau konsep dialogis dengan masyarakat yang ada di 5 desa Kecamatan Panyabungan Timur.

“Hasil yang kita dapatkan ada 9 titik lahan ganja seluas 18,1 Ha dengan usia yang berpariatif tersebar di perbukitan Tor Sihete dan antara. Selanjutnya  melalui kegiatan Teritorial Komsos Dialogis kita mendapatkan senjata rakitan sebanyak 27 pucuk dengan terjalinnya kedekatan Babinsa dengan masyarakat yang merupakan ujung tombak satuan teritorial,” tulis rilis itu.

Konsep Komsos Dialogis yang diterapkan oleh Babinsa itu melahirkan terjalinnya  hubungan yang harmonis. Dan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi serta dengan sukarela menyerahkan senjata rakitan yang dimiliki mereka. Sebagai imbal balik dari kedekatan Babinsa terhadap masyarakat binaannya.

Di kesempatan itu, Danrem menerima keluhan masyarakat menyangkut masalah keamanan dan ketertinggalan perekonomian, terutama masalah infrastruktur jalan yang tidak memadai dan perlunya pencerahan dan pendampingan terhadap masyarakat sehingga masyarakat dapat merubah tanaman yang produktif.

Danrem berjanji akan berkoordinasi dan menindaklanjuti keinginan masyarakat tersebut agar nantinya taraf kehidupan masyarakat di kawasan itu dapat lebih maju.

Pada Kesempatan itu Kapolres Madina, AKBP Rudy Rifani menghimbau masyarakat yang memiliki senjata rakitan agar jangan menyimpan dan menggunakannya, sebab hal itu perbuatan pidana dan masyarakat yang berladang ganja segerahlah beralih menanam tanaman yang prodoktif.

Turut Hadir pada acara tersebut, Dandim 0212/TS, Letkol Inf Sevta Viandi; Danyonif 123/RW, Letkol Inf IGB Wijangsa; Kepala BNNK Madina, AKBP Edy Mashuri Nasution; Asesten I Pemkab  Madina serta masyarakat 5 desa Kecamatan Panyabungan Timur.

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal 2 Oknum PNS, Wakil Bupati Minta Polisi Proses Tuntas

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyerahkan sepenuhnya kepada polis memproses hukum dua oknum PNS yang terlibat meneror dan memeras remaja di kawasan Panyabungan. “Tidak ada perbedaan di mata hukum, bahkan saya sangat menyesalkan ini. PNS semestinya jadi panutan keluarga dan masyarakat, nah ini sebaliknya menakut-nakuti bahkan memeras warga […]

  • Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Aksi terorisme belum lama ini kembali terjadi di Indonesia, kali ini menyasar Katedral Makassar dan Mabes Polri, Jakarta. Dari tiga pelaku, dua diantaranya berjenis kelamin perempuan. Peneliti hukum dan HAM LP3ES sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Milda Istiqomah mengatakan, ada peningkatan tren aksi teror yang melibatkan perempuan dalam beberapa […]

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

  • Rektor USU: Pendidikan itu Mahal

    Rektor USU: Pendidikan itu Mahal

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel- Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dalam orasi ilmiahnya, di acara pelantikan 117 siswa SMAN 2 Plus Sipirok, TA 2011/2012, menyampaikan bahwa pendidikan sekarang ini cukup sulit, mahal, dan penuh persaingan. “Saya minta kepada seluruh siswa dan siswi SMAN 2 Plus Sipirok, khsusnya yang baru diterima di tahun ajaran 2011/2012, tekunlah belajar. Jangan sia-siakan kesempatan […]

  • Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) didesak bekerja secara profesional manangani kasus Jeffry Barata Lubis, wartawan Harian Andalas yang dianiaya puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di halaman penjara Sipapaga, Panyabungan 25 Maret 2014 lalu. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan akan mengembalikan Berkas Acara Perkara (BAP) karena dianggap belum lengkap alias P19. “Merasa janggal […]

  • Dibangun Tahun 2009, Jembatan ke Desa Adangkahan Tak Selesai

    Dibangun Tahun 2009, Jembatan ke Desa Adangkahan Tak Selesai

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Jembatan yang menghubungkan jalan negara ke Desa Adangkahan. Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) tak pernah difungsikan sejak dibangun tahun 2009 lalu. Pasalnya, jembatan itu tak pernah diselesaikan hingga kini. Padahal hanya jembatan ini satu-satunya penghubung ke desa itu. Alhasil, jembatan itu mubazir hingga kini, dan penduduk desa tetap harus […]

expand_less