Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Rektor USU: Pendidikan itu Mahal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
  • print Cetak

Tapsel- Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dalam orasi ilmiahnya, di acara pelantikan 117 siswa SMAN 2 Plus Sipirok, TA 2011/2012, menyampaikan bahwa pendidikan sekarang ini cukup sulit, mahal, dan penuh persaingan.
“Saya minta kepada seluruh siswa dan siswi SMAN 2 Plus Sipirok, khsusnya yang baru diterima di tahun ajaran 2011/2012, tekunlah belajar. Jangan sia-siakan kesempatan serta harapan dan perjuangan orangtua kita,” pesan Rektor USU Rabu (14/9).
Prof Syahril menyampaikan bagaimana sulitnya mendapatkan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi (PT), seperti pada penerimaan mahasiswa baru USU tahun ini. Dimana jumlah pendaftar sebanyak 54.000 orang, tapi yang diterima hanya 8.000 orang.
Sulitnya untuk mendapat kesempatan dan tingginya persaingan sambung Prof Syahril, mengakibatkan 46.000 orang harus rela meninggalkan keinginannya untuk mendapatkan pendidikan di USU. Akhirnya, para pendaftar terpaksa beralih ke PT lain dan itupun belum tentu bisa ditampung semuanya. “Meski belajar di perguruan tinggi itu harus mengeluarkan biaya banyak, ternyata minat dan persaingan untuk bisa memerolehnya tetaplah tinggi. Sisi positifnya, saya bangga generasi kita benar-benar tidak mau menyerah untuk menimba ilmu. Negatifnya, saya takut yang tidak bisa masuk perguruan tinggi akan terjerumus ke pergaulan dan perilaku buruk,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof Syahril menjelaskan, sekarang ini USU dengan SMAN 2 Plus Sipirok telah menjalin kerjasama peningkatan mutu pendidikan dan teknologi informasi yang telah dituangkan pada sebuah nota kesepahaman (MoU). Dalam kerjasama tersbeut, USU akan membantu meningkatan mutu sumber daya tenaga pendidik SMAN 2 Plus Sipirok, membantu kebutuhan sarana dan pengetahuan teknologi informasi, serta menyiapkan siswa mengikuti olimpiade matematika, biologi, fisika dan lainnya.
Selain itu, kata Prof Syahril, pada penerimaan siswa-siswi angkatan 2011/2012 ini, USU juga membantu SMAN 2 Plus Sipirok dalam hal penilaian psikologi dan IQ calon siswa yang mendaftar. USU ingin siswa-siswi yang menimba ilmu di SMAN 2 Plus Sipirok benar-benar orang yang siap untuk dijadikan cikal bakal pemimpin masa depan di negara ini.
Di akhir orasinya, Rektor USU berpesan kepada seluruh siswa-siswi SMAN 2 Plus Sipirok agar benar-benar tekun belajar, jangan sia-siakan harapan orangtua, jangan permalukan alumni, dan jaga nama besar almarhum Raja Inal Siregar sebagai simbol kebesaran sekolah tersebut.
Sementara Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe selaku pendiri dan pengelola SMAN 2 Plus Sipirok, melalui ketuanya Ir Kumala Siregar pada upacara pelantikan tersebut mengucapkan selamat datang kepada 59 siswa dan 58 siswi baru angkatan ke-17.
Ketua yayasan juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar almarhum Raja Inal Siregar yang telah memberikan bantuan berupa rehabilitasi sarana olah raga (GOR), asrama dan aula dengan total bantuan sekitar Rp450 juta. (neo/dro)

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Aparat kepolisian diminta untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambang emas ilegal yang beroperasi di lahan bekas tambang M3 Simpang Durian dan Kelurahan Tapus  di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Berikut adalah daftar inisial nama yang diduga pemilik tambang emas ilegal sekaligus alat berat yang beroperasi di lokasi: AM, AD, […]

  • Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    Soal Teror Harimau, Pemkab Jangan Takut Tersandung Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diharapkan jangan ragu-ragu menerbitkan kebijakan tentang membunuh harimau yang telah meneror dan membunuh manusia di Kecamatan Muara Batang Gadis. Baik bupati maupun wakil bupati tidak akan tersandung hukum ketika menerbitkan surat keputusan tentang memburu harimau yang telah menelan korban jiwa manusia. Sudah hampir 7 tahun teror harimau […]

  • Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy, berusaha memperbaiki kesalahan dengan membangun kembali jalan lingkungan yang dirusak. Musyawarah desa dilakukan untuk mencari solusi, namun hasilnya menuai kritik dari warga. Warga desa mengungkapkan bahwa setiap kepala keluarga dipaksa menyetor 2 buah batu untuk material perbaikan jalan lingkungan yang […]

  • Terkait Dugaan Kader Selingkuh DPP Demokrat Tunggu Tim DPD

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kabar dugaan perselingkuhan antara anggota DPRD Sumatera Utara Megalia Agustina dengan fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan, sudah sampai ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Hanya saja, DPP belum berani mengambil sikap. Ketua DPP Demokrat, Sutan Bhatoegana menjelaskan, masalah tersebut diserahkan ke DPD Demokrat Sumut. “DPD membentuk tim pencari […]

  • Moncak di Mandailing

    Moncak di Mandailing

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     LATAR BELAKANG Moncak adalah seni bela diri yang terdapat di dalam suku Mandailing. Baik di Mandailing Godang, Mandailing Julu dan Mandailing Angkola. Mocak ini mirip dengan seni bela diri Silat, juga hampir sama dengan Silek di Sumatera Barat. Di dalam suku Toba juga dinamakan Moncak (baca: Mossak). Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah penggiat budaya Mandailing, […]

  • Jalinsum Berlumpur, Pengendara Diminta Hati-Hati

    Jalinsum Berlumpur, Pengendara Diminta Hati-Hati

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-; Pengengara diminta hati-hati melintas di jalan lintas Sumatra (jalinsum) Sipirok-Tarutung, soalnya, sekitar 3 kilometer ruas jalan itu licin dan berlumpur. Kondisi itu mulai km 5 hingga km 8 tepatnya di wilayah Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Amatan METRO Rabu (27/10) menyebutkan, pengedara ekstra hati-hati karena berlumpur tebalnya sekitar 2 sampai 5 cm. Selain […]

expand_less