Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
  • print Cetak

 

Tehnologi Informasi grafis

Sumber : Bisnis.com / Editor : Dahlan Batubara

JAKARTA (Mandailing Online) – Jika Anda atau anak Anda bingung memilih jurusan di perguruan tinggi, dan mudah mencari kerja setelah wisuda, maka ini satu solusi.

Permintaan terhadap tenaga ahli Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Indonesia mencapai 1.000 per bulan.

Tetapi akibat minimnya generasi muda yang menekuni bidang ini menyebabkan perusahaan-perusahaan kelimpungan mencari pelamar dari bidang TIK.

Indonesia Chief Information Officer (CIO) Community mngungkap selisih antara kebutuhan dan permintaan tenaga ahli teknologi, informasi, dan komunikasi di Indonesia sangat terlihat signifikan, terbukti dari banyaknya perusahaan teknologi yang merekrut tenaga ahli dari luar negeri.

“Entah karena memang talent-nya sedikit atau perusahaan ngga tahu mau cari talent di mana, karena belum ada struktur yang bagus untuk bisa mencari tenaga ahli yang bagus,” kata Sekretaris Jenderal ICIO Cummunity yang juga CEO Line Indonesia Ongky Kurniawan di Jakarta, Selasa(9/5/2017) yang dilansir Bisnis.com.

Beberapa perusahaan teknologi menyediakan sistem pelatihan dan edukasi yang mumpuni bagi para tenaga ahli, tetapi banyak pula yang hanya berpikir instan untuk memperoleh tenaga ahli dari perusahaan lain yang sudah mapan.

Oleh karena itu, sambungnya, harus ada kerja sama antara seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan tenaga ahli yang mumpuni agar tak ketinggalan berkompetisi dengan negara lain.

Frans Dirgantoro, CEO Hire Today, sebuah perusahaan aplikasi rekrutmen tenaga kerja digital menggambarkan, terdapat 1.000 permintaan tenaga ahli TIK dari berbagai perusahaan setiap bulan, dan tak seluruhnya bisa dipenuhi. Hal itu membuktikan terjadi kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan tenaga kerja.

Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan pemerintah kesenjangan tenaga ahli TIK terjadi karena Indonesia bukan pencipta teknologi, melainkan pengikut perkembangan teknologi.

“Jadi kita ngga tahu teknologi mau ke arah mana, timbul lah kesenjangan. Persoalan yang dihadappi sekarang, kita ngga tahu berapa kebutuhan industri. Kalau tahu datanya, baru bisa diterbitkan kebijakan,”paparnya.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow, Meski di Dalam Penjara, Jagading Meraih 1 Kursi di Pemilu

    Wow, Meski di Dalam Penjara, Jagading Meraih 1 Kursi di Pemilu

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding diprediksi meraih kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) pada Pemilu 2014 ini dari Dapil I. Ali Makmur pria yang juga menjabat ketua DPC Hanura Madina sudah mendekam di LP Sipapaga sejak bulan Pebruari 2014 lalu setelah keluarnya putusan kasasi Mahkamah Agung tanggal 12 September 2013 lalu […]

  • Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madina periode 2022-2025 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Sabtu (17/9/2022). Adapun yang dilantik sebagai pengurus adalah Ketua dr. Syafran Halim Harahap, Sp.PD, Finasim, Wakil ketua I […]

  • Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Koperasi Mitra Manindo (KMM) kembali melakukan bedah rumah milik warga. Rumah yang dibedah adalah milik Sahronia, warga Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peletakan batu pertama berlangsung Senin (24/10/2022). Sahronia anggota KMM. Ia menjadi anggota sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Berdasarkan proses […]

  • Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

    Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya. Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay […]

  • Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sosok jenderal yang dicalonkan adalah yang tak terlibat pelanggaran HAM, korupsi, patuh membayar pajak, dan bisa menjalin kerjasama dengan lembaga terkait. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau Museum Polri dalam acara perayaan ulang tahun Bhayangkara (HUT Polri) ke-63, di Markas Besar Polri, Jakarta, 1 Juli 2009. [TEMPO/ Panca Syurkani] Masa jabatan Jenderal Bambang Hendarso Danuri tinggal […]

  • Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    Atika : Varietas Siganteng Harus Dimuliakan Untuk Mendongkrak Penghasilan Petani

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Sukhairi-Atika akan melakukan pemuliaan bibit padi varietas Siganteng sebagai salah satu upaya nyata meningkatkan intensifikasi persawahan di Mandailing Natal (Madina). Varietas Siganteng adalah varietas yang ditemukan petani bernama Imran (almarhum) di Desa Huraba, Siabu, Madina beberapa tahun lalu. Varietas ini mampu memproduksi 9 hingga 11 ton per Ha. Nyaris menyamai […]

expand_less