Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak


Panyabungan (MO)-
Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas Hawaii itu. Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa software itu bagus dari segi sistem alogaritme komputernya. “Sayangnya, font yang digunakan dalam aplikasi itu belum standar, karena belum mengacu pada unicode aksara Mandailing yang benar,” kata Uli Kozok. Lebih lanjut penulis buku “Aksara Batak” itu menjelaskan bahwa konstruksi font yang digunakan dan diyakini di Mandailing selama ini, sebenarnya bersumber dari konstruksi yang dikembangkan misionaris Jerman di masa kolonialisme. “Konstruksi aksara tersebut tidak benar,” katanya.

Askolani mewakili Tympanum Novem kepada Mandailingonline mengakui bahwa sistem aksara yang digunakan sebagai dasar acuan mereka memang hanya bersumber dari buku-buku pembelajaran huruf Tulak-Tulak yang digunakan di sekolah-sekolah di masa Mandailing masih bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan. “Kita belum memiliki acuan yang lebih valid, karena selama ini belum ada referensi yang sahih tentang aksara Mandailing,” katanya.

Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa saat ini timnya di Universitas Hawaii sedang menyusun unicode berbagai rumpun bahasa Tapanuli, termasuk unicode Mandailing. Beliau menjanjikan akan segera memberikan format unicode dimaksud kepada Tympanum Novem untuk dibuatkan sistem alogaritmenya. “Sistem alogaritme yang dikembangkan idealnya berbasis Linux, jangan berbasis Windows, karena OS Linux merupakan aplikasi OpenSource yang lebih banyak dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi internasional. Uli Kozok juga menyampaikan kesalutannya, karena Tympanum memiliki keahlian mengembangkan alogaritme yang begitu rumit.

“Kita sebenarnya belum terlalu menguasai aplikasi berbasis Linux, terutama aplikasi pengembang multimedia dan database. Apalagi selama ini kita lebih userfull dengan OS berbasis Windows. Tapi insya allah, kita bisa segera menyesuaikan diri dengan gaya OpenSource Linux, karena OS dimaksud pernah juga kita gunakan,” kata Askolani.

Hal senada juga disampaikan Ahmad “Aes” Sukri. “Insyaallah kita bisa memenuhi keinginan Uli Kozok. Dengan begitu nanti, Mandailing nanti bisa lebih dikenali di dunia internasional,” kata penanggung jawab Desain & Software di Tympanum Novem itu . “Kita berharap Tympanum Novem ke depan dapat menjadi mitra Universitas Hawaii di Mandailing dalam mengembangkan berbagai penelitian dan pengembangan aplikasi berbasis lokal. Tentu saja melalui Prof Uli Kozok yang selama beberapa dekade amat getol meneliti dimensi-dimensi adat dan budaya rumpun Tapanuli. Dengan begitu, Mandailing dapat segera dikenali di lingkungan akademisi internasional, bukan hanya sebatas Gordang Sambilan saja.(holik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Jepang masuk ke Aceh, mereka juga membawa ratusan perempuan dukungan, pemuas birahi para tentara dalam perang dunia kedua. Orang Aceh menyebut para perempuan itu sebagai Nyai Jepang, sementara orang Jepang sendiri menamainya Jugun Ianfu . Kisahnya hampir sama dengan tempat prostistusi masa kolonial Belanda berkuasa di Aceh yang dibangun pensiunan tentara berkebangsaan Yahudi bernama […]

  • Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar. “Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata […]

  • Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, Jumat (19/7), akhirnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). “Sekarang tersangkanya masih dalam perjalanan, dijemput anggota kita dari sana (Labusel, red). Kelimanya akan langsung kita tahan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol […]

  • Dukungan Arus Bawah Untuk Bobby Nasution Jadi Sumut Satu Mengalir Dari Madina

    Dukungan Arus Bawah Untuk Bobby Nasution Jadi Sumut Satu Mengalir Dari Madina

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Dukungan pada Bobby Afib Nasution untuk mencalonka diri jadi Gubernur Sumatera Utara mulai mengalir. Di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ratusan masyarakat mengatasnamakan dari Posko Bobby Madina Point menggelar konvoi di jalur tengah lintas sumatera. Ada 367 Kendaraan berbagai jenis yang Gelar Konvoi Bersama itu. Mereka mengaku siap mendukung […]

  • Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WINA – Kabar bahagia datang dari negara Austria. Di ibu kota negara ini, Wina, telah berdiri sebuah Islamic Center besar yang menyedot perhatian publik. Islamic Center ini pun semakin menunjukkan taringnya dengan menggelar banyak program agar lebih aktif dan lebih banyak menggandeng masyarakat setempat. Kepala Islamic Center Wina Hasyim A Mahrougi mengatakan, ia sangat senang […]

  • Kenaikan Harga Pupuk Beratkan Petani

    Kenaikan Harga Pupuk Beratkan Petani

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menilai kenaikan harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk urea bersubsidi sebesar 12,5% per 1 Januari 2012 dari sebelumnya Rp 1.600 per kg menjadi Rp1.800 per kg akan memberatkan petani. “Petani yang mempunyai lahan kecil atau kurang dari 0,3 hektare akan kesulitan dengan naiknya harga pupuk […]

expand_less