Selasa, 2 Jun 2026
light_mode

Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak


Panyabungan (MO)-
Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas Hawaii itu. Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa software itu bagus dari segi sistem alogaritme komputernya. “Sayangnya, font yang digunakan dalam aplikasi itu belum standar, karena belum mengacu pada unicode aksara Mandailing yang benar,” kata Uli Kozok. Lebih lanjut penulis buku “Aksara Batak” itu menjelaskan bahwa konstruksi font yang digunakan dan diyakini di Mandailing selama ini, sebenarnya bersumber dari konstruksi yang dikembangkan misionaris Jerman di masa kolonialisme. “Konstruksi aksara tersebut tidak benar,” katanya.

Askolani mewakili Tympanum Novem kepada Mandailingonline mengakui bahwa sistem aksara yang digunakan sebagai dasar acuan mereka memang hanya bersumber dari buku-buku pembelajaran huruf Tulak-Tulak yang digunakan di sekolah-sekolah di masa Mandailing masih bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan. “Kita belum memiliki acuan yang lebih valid, karena selama ini belum ada referensi yang sahih tentang aksara Mandailing,” katanya.

Prof. Uli Kozok mengatakan bahwa saat ini timnya di Universitas Hawaii sedang menyusun unicode berbagai rumpun bahasa Tapanuli, termasuk unicode Mandailing. Beliau menjanjikan akan segera memberikan format unicode dimaksud kepada Tympanum Novem untuk dibuatkan sistem alogaritmenya. “Sistem alogaritme yang dikembangkan idealnya berbasis Linux, jangan berbasis Windows, karena OS Linux merupakan aplikasi OpenSource yang lebih banyak dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi internasional. Uli Kozok juga menyampaikan kesalutannya, karena Tympanum memiliki keahlian mengembangkan alogaritme yang begitu rumit.

“Kita sebenarnya belum terlalu menguasai aplikasi berbasis Linux, terutama aplikasi pengembang multimedia dan database. Apalagi selama ini kita lebih userfull dengan OS berbasis Windows. Tapi insya allah, kita bisa segera menyesuaikan diri dengan gaya OpenSource Linux, karena OS dimaksud pernah juga kita gunakan,” kata Askolani.

Hal senada juga disampaikan Ahmad “Aes” Sukri. “Insyaallah kita bisa memenuhi keinginan Uli Kozok. Dengan begitu nanti, Mandailing nanti bisa lebih dikenali di dunia internasional,” kata penanggung jawab Desain & Software di Tympanum Novem itu . “Kita berharap Tympanum Novem ke depan dapat menjadi mitra Universitas Hawaii di Mandailing dalam mengembangkan berbagai penelitian dan pengembangan aplikasi berbasis lokal. Tentu saja melalui Prof Uli Kozok yang selama beberapa dekade amat getol meneliti dimensi-dimensi adat dan budaya rumpun Tapanuli. Dengan begitu, Mandailing dapat segera dikenali di lingkungan akademisi internasional, bukan hanya sebatas Gordang Sambilan saja.(holik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedimen Parit Panyabungan Harus Dikeruk 1 Meter

    Sedimen Parit Panyabungan Harus Dikeruk 1 Meter

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedimen parit di sepanjang pasar lama Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut butuh pengerukan setebal 1 meter. Itu pendapat sejumlah warga Panyabungan, Selasa pagi (5/9/2023) menyusul banjir di Jalan Willem Iskander setalah kota diguyur hujan. Padahal hujan baru sekitar 10 menit air tak muat di dalam parit. Pantauan Mandailing Online, air memenuhi jalan […]

  • Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Idul Adha yang lebih familiar disebut dengan lebaran haji, melekat dengan ibadah haji. Tahun ini sekitar dua ratus ribu jamaah haji yang menunaikan rukun Islam ini. Idul Adha yang dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya adalah wujud penerapan Syari’ah Allah. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sangat identik dengan pengorbanan totalitas seorang […]

  • Berita Orang Hilang

    Berita Orang Hilang

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – “Ayah kami belum pulang, kabar beritanya tak ada. Bagia siapa yang menemukan tolong memberitahu kami”. Itulah yang disampaikan Ugi pemilik Rumah Makan Ratu Jembatan Bosi, Panyabungan Selatan, Mandailing Natal. Ayahnya bernama Rusdi, hingga kini belum kembali dan tak ada kabar beritanya sejak meninggalkan rumah pada hari Rabu 14 Oktober […]

  • TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal (TNBG Madina) menyampaikan tidak pernah melakukan pungutan atau pengutipan uang dari para pelaku tambang di wilayah Madina. Hal itu disampaikan Kepala Tata Usaha TNBG Bobby Nopandry mengklarifikasi adanya oknum mengaku bernama Rudi yang melakukan pengutipan uang kepada sejumlah pelaku tambang di Kecamatan Batang Natal. […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Pada awalnya semua suku bangsa memiliki sistem aturan tersendiri yang mengatur pola tingkah laku antar-individu masyarakatnya. Mandailing, sebagai satu suku bangsa, bukan sebatas etnik dalam pengertian sempit, juga memiliki sistem aturan tersebut. Saya tentu tak berkompetensi untuk menjelaskan berbagai pengertian hukum, baik dari segi hukum adat, […]

  • Pengadilan Belum Terima Surat Pemprov soal Status Terdakwa Hidayat

    Pengadilan Belum Terima Surat Pemprov soal Status Terdakwa Hidayat

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Sampai pukul 16.40 WIB, pihak Pengadilan Tipikor/Pengadilan Negeri (PN) Medan, menyatakan belum ada mendapatkan surat resmi dari Pemprov Sumut soal status terdakwa Bupati Madina Hidayat Batubara. Juru Bicara PN Medan Nelson Japasar Marbun menyatakan, dirinya sudah mengecek ke bagian Pamud Pidana, dan menyatakan belum ada permintaan surat itu. “Saya tadi sudah cek ke […]

expand_less