Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Isu Penculikan Merebak di Sibolga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


TAPTENG-Masyarakat Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah Tapteng), khususnya orangtua, resah akibat merebaknya isu melalui SMS tentang aksi penculikan terhadap anak-anak, orang dewasa, bahkan orangtua. Sesuai sms itu, orang yang diculik akan dibunuh untuk diambil organ tubuhnya seperti hati, jantung dan ginjal.

“Polsek/Polres Madina memohon maaf untuk semua. Diumumkan kepada Anda bahwa ada penculikan anak, dewasa, orangtua sudah sampai di Penyabungan. Sudah dapat empat anak yang diambil bagian dalam tubuh terutama mata dan jantung. Penculiknya baru tertangkap dua orang. Dan masih ada 148 orang yang diculiknya. Semua berita ini kenyataan, tolong bantuan kerja sama, waspadailah mobil APV Abu-abu bernomor polisi BB 18xx,” demikian SMS yang beredar ke ponsel sejumlah warga dari sumber yang mengaku Slamet Riady.

Sejumlah warga di tempat berbeda mengaku resah atas isu tersebut, apalagi SMS itu disebut berasal dari pihak kepolisian.

“Jujur saja kami sangat resah dan khawatir dengan adanya SMS tersebut. Saat ini terpaksa saya atau suami mengantar dan menjemput anak dari sekolah mereka setiap hari. Padahal biasanya mereka bisa pulang sendiri. Apalagi kita sering menonton atau membaca di media, sekarang marak pembunuhan secara mutilasi. Ini yang membuat kita khawatir. Bahkan sekarang kami tidak mengizinkan anak-anak bermain keluar dari rumah, takut menjadi korban penculikan,” ujar Umak Irma br Hasibuan, warga Pandan di Pasar Pandan, Minggu (28/11) bersama warga lain seperti Tuti br Pardede, Umak Lisa, dan Tua Panggabean.

Hal senada disampaikan Putri Br Hutagalung, Umak Ridho dan Dedek br Regar, warga Sarudik. Menurut mereka, SMS beredar hampir ke semua ponsel amat meresahkan dan mengganggu aktivitas mereka.

“Biasanya anak saya pulang pergi ke sekolah dan pengajian selalu pergi sendiri, karena sudah terbiasa. Tapi sejak beredarnya isu tersebut, saya jadi resah dan khawatir sehingga terpaksa saya mengantar jemputnya, walaupun terpaksa saya harus terlambat pergi ke tempat kerja. Orangtua mana yang tidak takut anaknya diculik dan dibunuh, terus diambil mata, jantung atau ginjalnya. Pasti semua takut. Kalau memang penculik itu ada, saya harap polisi segera menangkapnya. Kalau hanya isu, mohon dijelaskan!” ungkapnya.

Beberapa kelompok warga mengaku akan membentuk kelompok untuk menjaga daerah mereka.
“Kami warga di sini memang sudah sepakat untuk membuat kelompok penjagaan, memantau mobil APV abu-abu BB 18xx seperti yang ada di SMS tersebut datang kemari. Kalau memang datang, biar cepat kita antisipasi,” ujar warga.(ahu/smg)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    PT SMGP Harus Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang akan melaksanakan eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta melaksanakan sosialisasi secara terbuka terhadap masyarakat. Permintaan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution kepada Tim Sosialisasi Pembangunan Sorik Marapi Geothermal saat pelaksanaan sosialisasi geothermal […]

  • Kabut Asap Datang Lagi

    Kabut Asap Datang Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat hilang selama setu pekan akibat diguyur hujan, kabut asap kembali menyelimuti udara Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pantaun wartawan, Jum’at (28/3/2014) kembalinya kabut asap membuat masyarakat kembali mengeluh. “Dalam satu pekan ini masyarakat sudah kembali senang karena kabut asap sudah hilang, namun dengan datangnya kembali kita pun harus antsipasi agar […]

  • Maju Calon Bupati, Harun Dinilai Bisa Majukan UMKM Madina

    Maju Calon Bupati, Harun Dinilai Bisa Majukan UMKM Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Redupnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)di Kabupaten Mandailing Natal Madina Paslon Bupati Madina 2024 Harun dan Ihcwan dinilai bisa akselerasi kemajuan UMKM. Pasalnya, UMKM di Madina tak punya sandaran dan perhatian dari Pemkab Madina. Namun tampaknya pesta demokrasi Pilkada 2024 memberikan semangat baru bagi pelaku UMKM di Madina. Hal ini […]

  • Kopi Simalungun Kini Mendunia

    Kopi Simalungun Kini Mendunia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Produk asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara telah mendunia. Kopi jenis arabica ini sudah menjadi langganan gerai kopi kelas dunia, salah satunya Starbucks. Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun (HMKSS) Wala Tindaon mengatakan, kopi dari Simalungun ini sudah diminta oleh Starbucks, langsung dari California Amerika Serikat, yang diekspor sejak 2014 sebanyak 30 ton. “Awal mulanya bisa […]

  • Kasus Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, DPRD Jangan Jadi Penonton

    Kasus Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, DPRD Jangan Jadi Penonton

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat ini pembahasan LKPJ bupati tahun anggaran 2020 sedang terjadwal di DPRD Mandailing Natal. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah merupakan bagian dari mekanisme dalam sistem penyelenggara pemerintah yang berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah. Oleh karena itu kasus dana DAK di Dinas Pendidikan Mandailing Natal seharusnya […]

  • Kasus Cikeusik, bukti intelejen lemah

    Kasus Cikeusik, bukti intelejen lemah

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Minggu (6/2) kemarin bentrokan warga masyarakat dengan jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang menjadi peristiwa berdarah. Pasalnya, peristiwa itu menewaskan 3 orang, merusak sejumlah mobil dan rumah. Kejadian itu menjadi perhatian. Menkopolhukam, Kapolri, Menteri Agama dan Kejaksaan Agung menggelar rapat mendadak menyikapi kondisi yang terjadi. Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanudin, menilai kasus […]

expand_less