Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Sobir Reses di Aek Mata, Warga: Kami ‘Belum Merdeka’

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
  • print Cetak

AEK MATA (Mandailing Online) – Jalan yang merupakan akses utama masyarakat seharusnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Namun, kondisi jalan ke Desa Aek Mata masih memprihatinkan. Padahal Aek Mata secara geografis masuk wilayah Kecamatan Panyabungan.

Kondisi jalan yang buruk ini menjadi perhatian utama warga ketika Sobir Lubis, SH, anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar menggelar Reses III DPRD Tahun Sidang 2020-2021, Jumat (27/8).

Dari pengakuan warga, kondisi jalan yang rusak parah ini mempersulit akses ke ibu kota kabupaten sehingga masyarakat di sana terkesan ‘belum merdeka’.  Jalan tak layak ini juga jadi kendala bagi ibu-ibu hamil yang mau melahirkan dan warga yang hendak berobat.

Menanggapi hal itu, Sobir Lubis menyampaikan persoalan jalan yang juga menjadi akses utama perekonomian masyarakat akan disampaikan pada rapat-rapat di DPRD, termasuk di badan anggaran.

“Kondisi jalan ini akan saya perjuangkan pada rapat-rapat di DPRD. Terutama pada saat rapat pembahasan usulan program dan badan anggaran,” katanya.

Sobir berharap kemauan dan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan ke Desa Aek Mata menjadi prioritas pada APBD tahun anggaran 2022.

Ia menegaskan tak akan bisa bekerja dan berjuang sendirian untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Kepala desa dan perangkat desa harus turut berperan aktif dan menjemput bola. Selain itu doa masyarakat juga sangat diperlukan.

Suasana reses sempat menjadi haru ketika Kepala Desa menyampaikan hingga hari ini Sobir Lubis merupakan anggota DPRD Madina pertama dan satu-satunya yang melaksanakan reses di Desa Aek Mata.

“Sepanjang pengetahuan saya, Banganda Sobir adalah anggota DPRD Madina pertama dan satu-satunya yang mau melaksanakan reses di desa kita ini,” jelasnya.

Pada akhir acara kepala desa menekankan pembangunan jalan ini penting karena Aek Mata terkenal dengan duriannya dan sedang mempersiapkan diri untuk jadi wisata Desa Durian di Madina.

Reporter: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    Asisten III Bantah Jual Proyek Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama ini para kontraktor mengabarkan bahwa salah satu oknum yang terlibat menjual proyek pemerintah daerah adalah Asisten III Pemkab Mandailing Natal (Madina), Samad Lubis, SE. Selain Samad Lubis, ada juga onum anggota DPRD Madina berinisial JS yang disebut-sebut orang dekat bupati terlibat dalam bisnis kongkalikong penjualan proyek tersebut. Ketika persoalan pengarahan […]

  • Diduga Melawan Hukum, Polisi Belum Tindak PT Jaya Kontruksi

    Diduga Melawan Hukum, Polisi Belum Tindak PT Jaya Kontruksi

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- PT Jaya Kontruksi selaku kontraktor pembangunan Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kuat dugaan telah melakukan tindakan melawan hukum dengan menggunakan material galian C tanpa izin. Dugaan tersebut berasal dari operasional penambangan galian C tanpa izin di Sungai Batang Gadis Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan dan Desa Simalagi Kecamatan […]

  • 18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Desas desus Camat Siabu Syukur Soripada di mosi 18 Desa karena tidak adanya hubungan baik beredar luas di kalangan masyarakat di Kecamatan Siabu. Surat mosi tidak percaya  pada Camat Siabu itu kabarnya sudah sampai ke Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution. Para Kepala Desa meminta Bupati mencopot jabatan Camat Syukur Soripada […]

  • Pengungsi Sinabung Segera Terima Bantuan Rp 12,8 M

    Pengungsi Sinabung Segera Terima Bantuan Rp 12,8 M

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanahkaro  – Sebanyaka 3.084 kepala keluarga (KK) pengungsi Sinabung dari 9 desa, akan menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar Rp12,8 miliar. Bantuan ini terbagi dalam tiga item seperti sewa rumah lanjutan, sewa rumah dan sewa lahan tambahan serta pendanaan padat karya disalurkan melalui BRI Cabang Kabanjahe, setelah dokumen identitas kepala keluarga 9 […]

  • Aktivis Lingkungan Hidup Laporkan Aktifitas Mesin Gelundung di Sirambas ke Polres Madina

    Aktivis Lingkungan Hidup Laporkan Aktifitas Mesin Gelundung di Sirambas ke Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – dianggap berdampak negatif, dapat merusak lingkungan, kesehatan manusia, dan potensi masalah sosial, kerusakan lingkungan meliputi erosi tanah, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Aktivis Lingkungan melaporkan aktifitas mesin gelundung atau pengolahan batuan yang mengandung emas dengan menggunakan baham mercury yang beroperasi di Desa Sirambas, […]

  • Gagasan Ketahanan Produksi di Madina Masa Covid-19

    Gagasan Ketahanan Produksi di Madina Masa Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saat ini pemerintah pusat hingga daerah, juga DPR hingga DPRD “memproklamirkan” bantuan langsung tunai (BLT) dan Sembako untuk rakyat mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Corona (Covid-19). Pertanyaannya: apakah BLT dan sembako itu cukup mengatasi krisis ekonomi rakyat? Berapa lama ketahanan sembako itu? Cukupkah untuk 3 bulan pertama? Lalu setelah 3 bulan pertama berlalu, apakah negara […]

expand_less