Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
  • print Cetak

Madina,
Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di Kantor Kemenag Madina, Kamis (30/9).

Sosialisasi ini diikuti 60-an peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, nazir masjid, pengurus gereja di Madina, serta diikuti oleh pengurus organisasi pemuda dan mahasiswa yang digelar di Kantor Kemenag Madina.

Kepala Kantor Kemenag Madina, Drs H Muksin Batubara MPd mengatakan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda berperan penting untuk menjaga kerukunan umat beragama di Madina. Dan diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk saling menjaga tingkah laku, sikap dan menunjukkan contoh-contoh yang baik.

Ketua FKUB Madina, H Zulkarnain SPdI didampingi Sekretarisnya, Drs H Imron Rosadi menjelaskan, setiap umat beragama harus saling menjaga ketentraman. Kerukunan umat beragama merupakan bagian dari kerukunan nasional yang menjadi inti dari kedamaian, ketentraman dan keharmonisan dalam masyarakat yang beraneka ragam suku, agama dan ras dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama, yakni dengan tidak memaksakan seseorang untuk memeluk agama tertentu, kemudian saling tenggang rasa, menghargai, serta toleransi antar umat beragama, melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing serta mematuhi peraturan keagamaan baik dalam agamanya maupun peraturan negara atau pemerintah,” sebut keduanya kepada METRO.

Paniti Pelaksana melalui Sekretaris Panitia, Ahmad Asrin SAg juga menyampaikan, sosialisasi tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 01 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama serta UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Kegiatan tersebut diharapkan sebagai langkah untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleransi dalam menyikapi segala permasalahan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama termasuk masalah pendirian rumah ibadah.

Di samping itu acara ini juga bertujuan untuk menciptakan suasana kedamaian antara umat beragama di mana di Kabupaten Madina ini bukan hanya terdiri dari 1 agama, urgensinya yakni sikap saling menghormati agama masing-masing serta menjunjung tinggi hukum yang berlaku dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan, semboyan dari negara RI.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pendorong bagi para tokoh-tokoh agama untuk memberikan pencerahan di tengah masyarakat baik ormas keagamaan, ormas kepemudaan yang beraliran agama serta pengurus masjid dan gereja untuk mencegah terjadinya konflik-konflik yang bernuansa SARA di bumi Madina, sehingga Madina senantiasa aman dan kondusif.

Diutarakannya, ada beberapa hal yang harus dihindari oleh umat beragama untuk mewujudkan ketentraman menjalankan agama masing-masing termasuk tidak menyudutkan agama yang berbeda dengan keyakinan sendiri baik dengan perbuatan maupun dengan ucapan. Tidak saling mengganggu para pemeluk agama saat menjalankan ibadah sesuai ajaran agama yang dianutnya dan menerapkan budaya saling menghargai terhadap sesama manusia meskipun beda agama.

Karena pada dasarnya, menurut Asrin, agama yang diakui di Indonesia tidak ada yang mengajarkan permusuhan. “Mungkin orang yang berkepentingan saja yang ingin memecah belah kerukunan tersebut,” terangnya.

Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk yang hadir sebagai pemateri menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Disampaikannya, di era globalisasi ini gangguan Kamtibmas meningkat. Dan untuk mencegah itu, menurut Kapolres, salah satu upayanya adalah meningkatkan peran tokoh agama secara maksimal, tidak hanya meningkatkan perannya dengan baik tapi juga mampu memberikan contoh, sikap, kepribadian serta tingkah laku yang baik di tengah masyarakat.

“Situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya tugas polisi, namun merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Karena tidak tertutup kemungkinan ada oknum warga yang berpikiran sempit memanfaatkan era perubahan saat ini untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” jelas Kapolres. (wan)
sumber:Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    Sengketa Lahan dengan PT ANJ Kelompok Tani Andalan Napa Datangi DPRD Tapsel

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Kelompok Tani Andalan Napa Kecamatan Angkola Selatan mendatangi DPRD Tapsel, di Padangsidimpuan, Selasa (7/2), untuk meminta dukungan moril penyelesaian sengketa lahan dengan PT Agri Nusatara Jaya (ANJ) Agri Siais. Meski sebelumnya kedua belah pihak yang bersengketa telah nelaukan upaya perdamaian yang dimediasi Polres, namun petani KTAN tetap mendatangi DPRD agar dilakukan mediasi lanjutan. Empat […]

  • Kasus Koperasi Sawit Murni, 2 Terdawka Dituntut 3,6 Tahun Penjara

    Kasus Koperasi Sawit Murni, 2 Terdawka Dituntut 3,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang terdakwa dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen di Koperasi Sawit Murni dituntut masing-masing 3 tahun 6 bulan penjara. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Panyabungan, Julius Michael,SH dan Jupri Wandy Banjarnahor,SH di Pengadilan Negeri Mandailing Natal dalam persidangan pembacaan tuntutan yang dipimpin Hakim Ketua, Deny Riswanto,SH.MH, Rabu […]

  • Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel tahanan. Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan, dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul 08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel tahanan. Hal tersebut […]

  • Tim Umumkan 10 Nama Calon Anggota KPU Madina

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah mengumumkan 10 nama hasil penyaringan, Rabu (18/9/2013). Ketua Tim Seleksi, M. Yusuf Nasution, M.si kepada wartawan mengatakan 10 nama ini hasil penyaringan dari 17 orang di tahapan seleksi wawancara. “Jadi 10 orang inilah yang lolos dan memenuhi persyaratan untuk […]

  • PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – PDI Perjuangan Tapsel dan Madina mengucapkan terimakasih kepada kapolda Sumut yang telah berhasil mengungkap kasus pembajakan akun facebook Toni Darius Sitorus. “Dengan tertangkapnya pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus, maka semua sudah jelas dan terang benderang. Oleh karenanya kita dari PDI Perjuangan Madina mengucapkan terimakasih kepada Pak Kapolda Sumut,” kata Ketua […]

  • Ivan Batubara Mendaftar ke 11 Partai Politik

    Ivan Batubara Mendaftar ke 11 Partai Politik

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara mulai memperlihatkan kesungguhannya mencalonan diri sebagi calon bupati Mandailing Natal (Madina) dalam Pilkada Madina tahun ini. Senin (27/4/2015), Ivan Batubara mengambil formulir pendaftaran kepada 11 partai politik di Madina. Partai politik tersebut meliputi, PDI Perjuangan, PPP, PKB, Golkar, Hanura, PAN, PBB, Gerindra, PKPI, Demokrat […]

expand_less