Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Taman Kota Panyabungan, Madina di Kelurahan Kayu Jati Pasar Lama tepatnya di depan atau seberang jalan Pos Lalu Lintas Kota akan dijadikan sebagai pusat jajajan malam.
Nantinya, para pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sepanjang pinggir jalan protokol pada malam akan dipindahkan atau dilokalisasi ke Taman Kota itu.
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution bersama Kepala Disperindag, Koperasi dan Pasar, Lis Mulyadi, Camat Panyabungan Drs Sahnan Batubara saat meninjau taman kota yang dekat dengan RSU Panyabungan, Jumat (13/1).
Wabup mengatakan, Pemkab Madina bekerja sama dengan PT Bank Sumut Panyabungan berencana akan melokalisasi tempat jualan jajanan malam yang ada di sepanjang jalan protokol Panyabungan ke taman kota yang berukuran sekitar 70×40 meter per segi tersebut.
Bank Sumut dalam hal ini terang Dahlan, siap membantu memfasilitasi sarana atau perlengkapan semisal tenda, kursi dan sebagainya, sebagai bentuk Control Sosial Responsibility (CSR).
”Kebijakan ini atas kerja sama antara Pemkab Madina bersama PT Bank Sumut Panyabungan. Taman kota ini kami nilai sangat potensial untuk dijadikan sebagai tempat jualan pedagang makanan atau jajanan di malam hari. Dan ini juga langkah untuk melestarikan keindahan Kota Panyabungan,” ucap Dahlan.
Diterangkan Dahlan, selama ini pihaknya telah sering mendapat kabar bahwa taman kota Panyabungan tidak banyak diberdayakan. Bahkan, taman terasa nyaman dan sejuk serta asri karena ditanami pohon pinus yang sudah menjulang tinggi tersebut pada awalnya sebagai tempat menyantai warga Panyabungan. Tetapi, beberapa tahun terakhir ini sudah sering dijadikan sebagai tempat mesum. Bahkan perbuatan amoral diduga sering terjadi di lokasi tersebut.
”Kami sudah sering menerima kabar bahwa di taman kota ini beberapa tahun ini tidak difungsikan lagi sebagai tempat suatu keindahan, tetapi dugaan kita sering terjadi perbuatan amoral. Untuk itulah kita akan fungsikan taman ini sebagai pusat dagangan makanan di malam hari,” tambahnya.
Sementara, Kabid Pasar Pemkab Madina, Ir Mangatas Tua kepada METRO mengatakan bahwa rencana pembukaannya akan dimulai di bulan Februari, karena pihaknya masih akan bekerja sama dengan pihak Dinas PU terkait teknis bangunan yang mungkin saja masih ada yang akan ditambahi.
Dikatakan Mangatas, barang dagangan yang akan ditempatkan di taman itu tergantung kepada pedagang, tetapi pihaknya mengutamakan bagi pedagang makanan saja.
”Rencananya akan dimulai di bulan Februari, dan kita masih berkoordinasi dengan PU dan Bank Sumut terkait bangunannya,” tuturnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal (MAN 1 Madina) selama ini dikenal sebagai sekolah yang berprestasi di bidang pengetahuan dan teknologi (Imtek). Berbagai prestasi di tingkat Nasional dan internasional telah ditorehkan sekolah yang beralamat di Jl. Lintas Medan-Padang, Dalan Lidang ini. Namun, ternyata madrasah yang dipimpin Salbiah, S.Ag, MM ini juga […]

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

  • Rakornas Produk Hukum Daerah Dihadiri Bupati Madina

    Rakornas Produk Hukum Daerah Dihadiri Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KENDARI (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengikuti rapat koordinasi nasional (rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) di Kendari, Sulawesi Tenggara. Seluruh kepal daerah turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari, 26-28 Agustus 2025, Bupati Saipullah hadir bersama Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Sekretaris Dewan Afrizal Nasution, […]

  • Darul Mursyid Dominasi OSN Dari Tapsel

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) mendominasi kontingen Kabupaten Tapanuli Selatan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Berastagi pada 3 hingga 4 Juni 2013. Berdasarkan data yang ada, kontingen OSN provinsi dari Tapanuli Selatan tahun ini sebanyak 32 orang. Dan 20 orang diantaranya berasal […]

  • PKS Madina  Galang Kekuatan Untuk  Yusuf-Imron

    PKS Madina Galang Kekuatan Untuk Yusuf-Imron

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal (Madina) mulai menggalang  kekuatan dii kawasan Mandailing Julu dalam memperjuangkan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina H.M Yusuf Nasution, M.Si/Imron Lubis,S.Pd.MM. Pengalangan diawali dengan pertemuan dan konsolidasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang  (PAC), simpatisan dan kader  PKS se-wilayah Mandailing Julu yang dimulai pada Sabtu (19/9) […]

  • Syariah Tak Diterapkan, Perempuan Jadi Korban

    Syariah Tak Diterapkan, Perempuan Jadi Korban

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Indonesia makin tidak aman dan tidak ramah untuk perempuan. Mereka terus diintai kejahatan seksual. Baru-baru ini publik dikejutkan oleh tragedi kekerasan seksual disertai pembunuhan seorang remaja putri di daerah Rojong Lebong, Bengkulu. Korban bernama Yuyun diperkosa oleh 14 pemuda yang sedang pesta miras. Yuyun lalu dibunuh dan jasadnya secara keji dibuang ke jurang. Menyusul kasus […]

expand_less