Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

18 PAC PPP Dukung Ahmad Zein

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan (Muscab PPP) Mandailing Natal (Madina) yang digelar di Hotel Madina Sejahtera, Dalan Lidang, Panyabungan, baru-baru ini, menghasilkan terbentuknya tim formatur untuk menentukan siapa yang akan memimpin PPP Madina ke depan.

Salah satu kandidat kuat menjadi Ketua DPC PPP Madina adalah Ahmad Zein Nasution yang didukung 18 PAC dari 23 PAC PPP di Madina. Dukungan 18 PAC itu muncul saat berlangsungnya muscab dan dibuktikan dengan surat pernyataan.

Selain mendukung Zein, 18 PAC dalam surat pernyataannya juga mengaku siap mundur dari PPP kalau DPW PPP Sumatera Utara tidak menetapkan Zein sebagai Ketua DPC PPP Madina.

“Dukungan 18 PAC PPP ini sudah disampaikan di forum Muscab PPP yang dilaksanakan beberapa hari lalu,” ujar PAC PPP LSM Muhammad Batubara didampingi PAC PPP lainnya.

Sementara Zein yang dikonfirmasi di kediamannya di Jalan Lingkar Timur, Panyabungan, membenarkan dukungan 18 PAC PPP tersebut.

“Dukungan itu datang dari PAC-PAC karena saya mencalonkan diri sebagai ketua dengan niat tulus untuk membesarkan PPP di Kabupaten Mandailing Natal. Kalau saya nanti telah terpilih jadi Ketua DPC PPP Madina, saya sudah sepakat dengan PAC-PAC untuk melakukan pembenahan di tubuh PPP,” jelas Zein, Kamis (27/01/2011).

Lanjut Zein, ia juga sudah menyiapkan program untuk mengembangkan PPP di Madina. Program pertamanya adalah akan membangun Kantor PAC serta langsung turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mendengar keluhan masyarakat.

“Sekali tiga bulan kita dari DPC PPP Madina akan membuat pertemuan dengan PAC dan kita akan anjurkan supaya tokoh-tokoh masyarakat dan ulama untuk hadir supaya partai ini dekat dengan masyarakat,” papar Zein.

Masih kata Zein, kalau memang diizinkan Allah SWT menjadi Ketua DPC PPP Madina, ia juga akan berusaha satu orang per dapil untuk duduk di legisaltif.

“Sedangkan untuk mengangkat marwah dan martabat PPP kembali di Madina, kita harus melakukan perubahan di tubuh partai. Kita akan menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama di Madina karena selama ini yang kita lihat PPP di sini kurang silaturahmi,” terang Zein.

Mengenai menurunnya perolehan suara PPP di Madina, Zein menilai akibat dari kurangnya komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat. Hal itulah yang perlu diubah. Zein berjanji akan berusaha lebih dekat lagi dengan masyarakat supaya PPP berkembang di tengah-tengah masyarakat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

    Guru Harus Punya Filosofi Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Profesi guru harus dipandang sebagai pengabdian, mengabdikan diri dan waktu serta ilmu yang dimiliki bagi generasi penerus. Filosofi itu ditekankan di Sekolah Dasar Negeri 033 Desa Huta Baringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Pengabdian itu dirangkai pula dengan karya.  “Sekolah adalah tempat kita untuk mengabdi dan berkarya, agar kita biasa selalu fokus […]

  • Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – sejumlah alat peraga kampanye ( APK) di jalan nasional kota panyabungan terlihat masih belum dibersihkan meski saat ini Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 15/2023, masa tenang Pemilu 2024 jatuh pada tanggal 11 Februari 2023. Dan masa tenang kampanye merupakan masa yang tidak digunakan untuk melakukan aktivitas pemilu. Pantauan Mandailing Online, H – […]

  • Kafir Politis

    Kafir Politis

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Emha Ainun Najib Kafir Politis     Kalau menjelaskan pada jemaah-jemaah kecil kaum muslimin yang awam tentang kufur atau kafir, biasanya saya memakai entry point soal bersih atau kebersihan. Misalnya begini: sepanjang seseorang masih mandi dan makan tiap hari, maka ia tak bisa disebut sebagai kafir dalam arti total. Orang mandi, ightisal alias […]

  • Bupati Madina Resmikan Sumur Bor Program TNI Manunggal

    Bupati Madina Resmikan Sumur Bor Program TNI Manunggal

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Memenuhi keperluan air bersih sebagai solusi kesulitan akses masyarakat terhadap air bersih, TNI AD melalui program Manunggal Air membangun Sumur Bor Air Bersih di Desa Bonan Dolok. Pembangunan sumur bor ini diresmikan oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dan Dandim 0212/TS Letkol Inf Amrizal Nasution, Kapolres Madina AKBP HM Reza […]

  • Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina akan mengalokasikan 14 persen Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk penanganan dan penanggulangan dampak virus Corona atau Covid-19. Hal ini telah dirapatkan dan segera di terbitkan surat edara Bupati Mandailing Natal (Madina) terkait penggunaan DD. Itu diungkap Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution kepada Wartawan usai memimpin rapat penanganan […]

  • Terus Melorot ke Peringkat 22, MTQ Sumut 2026 Pantulkan Bayangan Suram Tata Kelola dan Religiusitas Madina

    Terus Melorot ke Peringkat 22, MTQ Sumut 2026 Pantulkan Bayangan Suram Tata Kelola dan Religiusitas Madina

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*     “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim) Kalimat Nabi Muhammad SAW itu mengingatkan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan yang indah dilantunkan, melainkan pedoman hidup yang harus membentuk manusia, keluarga, masyarakat, hingga peradaban. Maka, ketika Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) digelar […]

expand_less