Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

18 PAC PPP Dukung Ahmad Zein

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan (Muscab PPP) Mandailing Natal (Madina) yang digelar di Hotel Madina Sejahtera, Dalan Lidang, Panyabungan, baru-baru ini, menghasilkan terbentuknya tim formatur untuk menentukan siapa yang akan memimpin PPP Madina ke depan.

Salah satu kandidat kuat menjadi Ketua DPC PPP Madina adalah Ahmad Zein Nasution yang didukung 18 PAC dari 23 PAC PPP di Madina. Dukungan 18 PAC itu muncul saat berlangsungnya muscab dan dibuktikan dengan surat pernyataan.

Selain mendukung Zein, 18 PAC dalam surat pernyataannya juga mengaku siap mundur dari PPP kalau DPW PPP Sumatera Utara tidak menetapkan Zein sebagai Ketua DPC PPP Madina.

“Dukungan 18 PAC PPP ini sudah disampaikan di forum Muscab PPP yang dilaksanakan beberapa hari lalu,” ujar PAC PPP LSM Muhammad Batubara didampingi PAC PPP lainnya.

Sementara Zein yang dikonfirmasi di kediamannya di Jalan Lingkar Timur, Panyabungan, membenarkan dukungan 18 PAC PPP tersebut.

“Dukungan itu datang dari PAC-PAC karena saya mencalonkan diri sebagai ketua dengan niat tulus untuk membesarkan PPP di Kabupaten Mandailing Natal. Kalau saya nanti telah terpilih jadi Ketua DPC PPP Madina, saya sudah sepakat dengan PAC-PAC untuk melakukan pembenahan di tubuh PPP,” jelas Zein, Kamis (27/01/2011).

Lanjut Zein, ia juga sudah menyiapkan program untuk mengembangkan PPP di Madina. Program pertamanya adalah akan membangun Kantor PAC serta langsung turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mendengar keluhan masyarakat.

“Sekali tiga bulan kita dari DPC PPP Madina akan membuat pertemuan dengan PAC dan kita akan anjurkan supaya tokoh-tokoh masyarakat dan ulama untuk hadir supaya partai ini dekat dengan masyarakat,” papar Zein.

Masih kata Zein, kalau memang diizinkan Allah SWT menjadi Ketua DPC PPP Madina, ia juga akan berusaha satu orang per dapil untuk duduk di legisaltif.

“Sedangkan untuk mengangkat marwah dan martabat PPP kembali di Madina, kita harus melakukan perubahan di tubuh partai. Kita akan menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama di Madina karena selama ini yang kita lihat PPP di sini kurang silaturahmi,” terang Zein.

Mengenai menurunnya perolehan suara PPP di Madina, Zein menilai akibat dari kurangnya komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat. Hal itulah yang perlu diubah. Zein berjanji akan berusaha lebih dekat lagi dengan masyarakat supaya PPP berkembang di tengah-tengah masyarakat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

    IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Setelah menunggu lama, akhirnya Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN SU) Medan dipastikan berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2011. Proses pengajuan sudah memasuki tahap pemberkasan dan tinggal menunggu disahkan. Hal itu ditegaskan Rektor IAIN SU Prof Dr Nur A Fadhil Lubis MA kepada wartawan di Medan, Senin (8/11). “Pada 2011, […]

  • Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    Bantuan APD Fraksi Golkar Untuk Bidan Desa Jangkau Pelosok di Pantai Barat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Rangkaian penyaluran bantuan APD dari Fraksi Golkar DPRD Madina kepada para Bidan Desa terus berlangsung. Bantuan juga menjangkau kawasan kawasan pelosok desa agar semua Bidan Desa memperoleh alat pelindung diri selama pendemi Corona. Penyaluran di kawasan Pantai Barat Madina sudah tersalur dalam sepekan terakhir hingga Minggu (19/4/2020). Bantuan APD (Alat Pelindung […]

  • MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT (Mandailing Online) – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Langkat, Sumatera Utara menerapkan berbusana Melayu tiap hari Jum’at. Itu diterapkan kepada guru dan pegawai tata usaha di sekolah itu. Dilansir dari sumut.kemenag.go.id, website Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumatera Utara, pemberlakuan berbusana Melayu itu telah berjalan sejak awal September 2021. “Mari kita perlihatkan identitas diri,” […]

  • Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sesama Mahasiswa Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara (UMSU) terlibat bentrok, gara-gara parkir sepeda motor di pelataran parkir Kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Rabu (02/03/2011) sore. Salah seorang pemilik warung yang dekat dengan pelataran parkir mengatakan, tawuran antar mahasiswa terjadi pada saat mahasiswa sore masuk ke kampus sekitar pukul 15.00 WIB. “Awalnya seorang mahasiswa memakirkan […]

  • Peran Strategis Kadin Madina Mendukung Upaya Pemkab Dalam Percepatan Pembangunan Madina

    Peran Strategis Kadin Madina Mendukung Upaya Pemkab Dalam Percepatan Pembangunan Madina

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Upaya percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal tak melulu disandarkan pada pundak pemerintah daerah. Diperlukan dukungan dan peran serta keterlibatan dari berbagai kalangan. Peran masyarakat sangat urgen karena masing-masing elemen memiliki kemampuan khusus di bidangnya. Sehingga peranan khusus itu akan memberikan daya dukung yang kuat dalam memberhasilkan program-program yang dirancang pemerintah daerah. Peranan Kamar Dagang […]

  • Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    Dispensasi Nikah Marak, Solusi Praktiskah?

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Miris, banyak sekali terjadi di berbagai daerah pengajuan dispensasi nikah usia dini, dan itu terjadi di berbagai provinsi di negeri ini. Beberapa waktu lalu digemparkan di Ponorogo dimana anak SMP dan SMA mengajukan dispensasi nikah ke KUA setempat dengan alasan mereka telah hamil sebelum menikah. Lantas muncul kembali […]

expand_less